Cara Membuat Daftar Isi Manual dan Otomatis di Microsoft Word

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi menjadi bagian yang tak bisa lepas dari karya tulis, baik skripsi, buku hingga makalah. Sebab, daftar isi memuat petunjuk untuk memudahkan pembacanya mencari halaman yang diinginkan.
Namun, pembuatan daftar isi seringkali mempersulit dan memakan waktu si penulis. Penempatan titik-titik dan penomoran pada daftar isi menjadi kendala utama yang cukup sulit untuk ditata.
Meski begitu, Anda yang hendak membuat daftar isi tak perlu khawatir. Sebab, Anda dapat mengatur daftar isi dengan mudah melalui Microsoft Word. Daftar isi tersebut dapat dibuat dengan cara manual maupun otomatis.
Lantas bagaimana caranya? Berikut cara membuat daftar isi secara manual dan otomatis di Microsoft Word.
Langkah-Langkah Membuat Daftar Isi secara Manual
Biasanya cara manual ini dipilih kebanyakan orang, apabila tugas yang dikerjakan tidak memiliki sub bagian atau tidak begitu panjang isinya. Dihimpun dalam buku Panduan Karya Tulis Ilmiah dengan Microsoft Word 365 dan 2019 karya Kristian Agung P, inilah langkah-langkahnya:
1. Mengatur Right Tab
Untuk menampilkan ikon Right Tab ini, pengguna harus terlebih dahulu menampilkan Ruler pada tab View. Setelah Ruler ditampilkan, pengguna baru bisa melihat ikon Tab ini di pojok kiri atas, tepatnya di bawah ikon Paste. Klik ikon Tab tersebut hingga terpilih Right Tab.
Selanjutnya, pengguna bisa mengatur posisi Right Tab tersebut melalui Ruler yang telah ditampilkan tadi, yakni di bagian atas dokumen. Dari sini pengguna bisa meletakkan nomor halaman dengan rapi.
2. Memunculkan Titik-Titik dengan Rapi
Selanjutnya, lakukan double click pada Tab tersebut hingga muncul menu pop-up. Pada menu pop-up tersebut, pilih opsi kedua, yaitu titik-titik yang biasa digunakan dalam daftar isi.
3. Memasukkan Daftar Isi
Langkah terakhir, pengguna tinggal memasukkan isi dari daftar isi tersebut sesuai kebutuhan. Setelah memasukkan judul, tekan tombol Tab pada keyboard untuk memunculkan titik-titik. Kemudian, pengguna tinggal memasukkan nomor halaman sesuai dengan judul bagian tersebut.
Langkah-Langkah Membuat Daftar Isi secara Otomatis
Perhatikan langkah-langkahnya berikut ini yang dirangkum dari buku Cara Membuat Daftar Isi Otomatis di Microsoft Word milik Toni Al-Munawwar.
1. Mengatur Heading
Mengatur heading bertujuan agar bagian dan sub bagian dapat dibaca oleh Microsoft Word. Cara mengatur heading ialah sebagai berikut:
Blok bagian yang ingin dibuat menjadi daftar isi terlebih dahulu.
Kemudian atur Heading dengan menggunakan fitur Styles yang terletak pada tab Home.
Selanjutnya, pilih Heading 1 untuk bagian utama dan Heading 2 untuk sub bagian.
Ulangi langkah di atas secara terus-menerus bila dokumen yang dibuat memiliki banyak bagian dan sub bagian.
2. Memasukkan Daftar Isi
Langkah berikutnya adalah memasukkan daftar isi. Ikuti cara-caranya berikut ini:
Masuk ke tab References, kemudian pilih Table of Contents.
Pengguna bisa memilih antara membuat daftar isi secara otomatis atau manual di sini.
Opsi pertama dan kedua adalah Tabel Otomatis (Automatic Table 1 dan Automatic Table 2), sedangkan opsi ketiga merupakan Tabel Manual (Manual Table).
Setelah memilih salah satu opsi di atas, maka daftar isi yang pengguna masukkan akan langsung menjadi rapi.
Selanjutnya, pengguna hanya perlu mengubah beberapa kata yang dibutuhkan.
3. Melakukan Pembaruan Tabel
Jika terdapat beberapa perubahan dokumen yang memerlukan adanya perubahan pada daftar isi pula, pengguna tinggal menekan tombol Update Table di pojok kiri atas. Pengguna bisa memilih untuk update nomor halaman saja atau update tabel secara keseluruhan.
Mengatur Page Number (Nomor Halaman) di Word
Cara membuat daftar isi di Word tentunya tidak akan lepas dari penggunaan Page Number. Page Number dapat memudahkan pengguna dalam memeriksa dokumen dan menemukan informasi tertentu yang dibutuhkan.
Berikut cara menambahkan Page Number di Word:
Pilih Insert -> Page Number.
Kemudian pilih lokasi (seperti Top of Page atau Bottom of Page). Word akan secara otomatis menambahkan Page Number di setiap halamannya.
Setelah selesai, pilih Close Header and Footer atau klik dua kali di luar area header dan footer.
Apa Perbedaan Cara Membuat Daftar Isi Otomatis dan Manual?
Beberapa orang menganggap, daftar isi yang dibuat secara manual lekat dengan citra yang berantakan. Padahal, kenyataannya tidak selalu seperti itu. Daftar isi manual bisa dibuat dengan rapi, meski harus dilakukan dengan pengaturan yang sedikit lebih rumit.
Membuat daftar isi manual memang dinilai lebih fleksibel. Cocok digunakan untuk tugas atau makalah dengan skala kecil dan mudah untuk dicek kembali kesesuaian halaman dan judulnya.
Sebenarnya, tidak menjadi masalah apabila membuat skripsi atau laporan dengan metode daftar isi manual. Namun, penulis harus lebih teliti dengan segala perubahan halaman yang dibuat. Jika tidak, daftar isi bisa menjadi berantakan.
Lain halnya dengan membuat daftar isi secara otomatis. Tak jarang bagi pemula, membuat daftar isi secara otomatis dinilai cukup sulit dan sukar untuk diikuti. Padahal, metode pembuatan secara otomatis ini tidak serumit yang orang bicarakan.
Pembuatan daftar isi secara otomatis cocok untuk mereka yang membuat tugas berupa makalah, laporan, dan skripsi dengan skala besar. Pasalnya, metode pembuatan daftar isi secara otomatis dinilai lebih praktis.
Jika terjadi perubahan judul dan halaman, pengguna bisa langsung melakukan update table untuk menyesuaikannya. Singkatnya, metode otomatis cocok diaplikasikan pada dokumen Word yang panjang dengan jumlah di atas 20 halaman.
Kegunaan Daftar Isi
Mengutip dalam buku Most Wanted Tips Word 2019 karangan Arista Prasetyo Adi, daftar isi dibuat karena memiliki kegunaan yang sangat penting dalam sebuah karya tulis. Adapun manfaat pembuatannya sebagai berikut:
1. Membuat Kesan yang Baik
Dokumen dengan daftar isi tentunya memiliki penampilan yang lebih profesional daripada dokumen tanpa daftar isi.
2. Mengatur Materi atau Isi Karya Tulis
Ketika membuat atau mengedit sebuah dokumen, daftar isi membantu menguraikan dan mengatur pemikiran penulis, sehingga mereka tidak akan meninggalkan hal-hal penting.
3. Mengelola Harapan Pembaca
Daftar isi memberi pembacanya berupa tampilan tingkat tinggi sebuah konten yang berada di dalam dokumen. Singkatnya, penulis dapat menggunakan daftar isi untuk mengatur kerangka kerja untuk sebuah dokumen.
4. Memberikan Peta Jalan
Pembaca memerlukan referensi umum untuk mencari informasi penting secara cepat. Nomor halaman yang tertera pada daftar isi, membantu penggunanya ketika membaca salinan cetak atau dikenal dengan istilah hardcopy.
Sementara itu, saat melihat softcopy dari dokumen Word, pengguna dapat menikmati navigasi bergaya Web dengan mengklik item pada daftar isi.
(GTT & VIO)
