Cara Membuat Esai Mahasiswa yang Baik dan Benar dengan Mudah

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Esai adalah karangan prosa yang membahas masalah tertentu berdasarkan sudut pandang penulis. Melalui esai, penulis berusaha meyakinkan pembaca untuk menerima opininya. Meski bersifat subjektif, esai harus tetap didukung dengan fakta yang logis dan mudah dipahami.
Di perguruan tinggi, esai menjadi salah satu bentuk tugas yang sering diberikan dosen kepada mahasiswa. Tema yang diangkat beragam, biasanya masih berhubungan dengan jurusan atau mata kuliah terkait. Misalnya, tentang lingkungan, budaya, kesehatan, dan lain-lain.
Beberapa perguruan tinggi juga menjadikan esai sebagai syarat masuk universitas. Pihak kampus akan melihat apakah seseorang layak diterima atau tidak berdasarkan esai yang ditulis.
Mengutip buku Essay is Essay 11 Tips Pasti Juara Lomba Esai Ilmiah dan Populer tulisan Ngakan Putu Anom Harjana, sebuah esai setidaknya harus mencakup tiga unsur, yaitu pendahuluan, isi, dan penutup.
Pendahuluan merupakan latar belakang yang berisi penjelasan mengenai isu yang dibahas. Lalu, bagian isi terdiri dari gagasan-gagasan yang diajukan untuk menyelesaikan permasalahan dan bagian penutup adalah kesimpulan.
Cara Membuat Esai Mahasiswa
Membuat esai mahasiswa tidak semudah yang dibayangkan. Sebab, mahasiswa harus benar-benar memahami topik yang dibahas agar opininya dinilai valid dan mudah dipercaya pembaca.
Bagi yang butuh panduan, berikut cara membuat esai mahasiswa dikutip dari buku CMS Cara Menguasai Soal Bahasa Indonesia oleh Tomi Rianto.
1. Menentukan Tema atau Topik
Langkah pertama dalam proses penulisan esai adalah mencari tahu apa yang harus ditulis. Bagi mahasiswa, topik atau tema esai biasanya sudah ditentukan oleh dosen. Meski demikian, penulis tetap harus memastikan tema esai yang diangkat tidak melebar agar mudah dipahami.
Tentukan pula posisi yang ingin diambil, apakah pro, kontra, atau netral terhadap topik yang diangkat. Tujuannya agar argumen dan sudut pandang penulis dapat tersampaikan dengan jelas.
2. Membuat Outline
Jika topik sudah ditentukan, langkah selanjutnya adalah membagi struktur penulisan menjadi tiga bagian seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Buatlah poin-poin yang ingin dibahas sesuai dengan tema yang sudah dipilih untuk memudahkan penulisan.
3. Menulis Pendapat dengan Singkat, Jelas, dan Padat
Agar esai yang ditulis berkualitas dan mengandung fakta yang bisa mendukung argumen penulis, perlu dilakukan riset secara mendalam terlebih dahulu. Riset bisa dilakukan melalui buku, internet, dan sumber informasi lainnya.
Jika referensi sudah cukup memadai, mulailah menulis pendapat tentang topik yang diangkat. Kembangkan outline yang sudah dibuat menjadi sebuah paragraf yang terdiri dari kalimat utama dan argumen sebagai pendukung.
4. Menulis Tubuh Esai
Selain memperhatikan struktur penulisan, bahasa yang digunakan dalam esai harus sesuai dengan kaidah penulisan bahasa Indonesia. Terlebih jika esai yang ditulis adalah esai akademik. Meski esai bersifat subjektif, hindari menulis opini yang tidak didasarkan fakta.
Setelah selesai ditulis, jangan lupa untuk mengcek ulang esai yang dibuat. Pastikan fakta dan argumen yang disampaikan sudah sesuai serta kaidah penulisan sudah benar sehingga pembaca mudah memahami isi esai tersebut.
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Essay itu seperti apa?

Essay itu seperti apa?
Esai adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah tertentu berdasarkan sudut pandang penulis.
Apa saja isi dari essay?

Apa saja isi dari essay?
Sebuah esai setidaknya harus mencakup tiga unsur, yaitu pendahuluan, isi, dan penutup.
Bagaimana langkah-langkah membuat esai?

Bagaimana langkah-langkah membuat esai?
Menentukan tema atau topik, membuat outline, menulis pendapat dengan singkat, jelas, dan padat, dan menulis tubuh esai.
