Cara Membuat Kisi-Kisi Soal yang Baik dan Benar

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kisi-kisi soal adalah suatu format atau matriks yang memuat kriteria tentang soal-soal yang hendak disusun. Format ini juga bisa diartikan sebagai test blue-print atau table of specification yang memuat deskripsi kompetensi dan materi untuk diujikan.
Biasanya, kisi-kisi berbentuk sebuah tabel yang memuat tentang perincian indikator yang dikehendaki oleh penilai. Nantinya, tiap kotak akan diisi dengan bilangan yang menunjukkan jumlah soal.
Adapun tujuan pembuatan kisi-kisi adalah untuk menentukan ruang lingkup dan petunjuk dalam menulis soal. Kisi-kisi tersebut biasanya terdiri dari 2 aspek, yakni aspek isi pengetahuan dan aspek tujuan yang dirumuskan dalam tujuan pembelajaran khusus (TPK).
Disebutkan dalam buku Teknik Evaluasi Pembelajaran karya Dr. Ajat Rukajat, penentuan materi yang akan dijadikan indikator kisi-kisi perlu dilakukan secara teliti dan hati-hati. Bagaimana cara membuat kisi-kisi soal?
Cara Membuat Kisi-Kisi Soal
Kisi-kisi soal yang baik umumnya memuat identitas dan matriks spesifikasi rumusan butir soal. Pada bagian identitas, penilai harus memasukkan informasi tentang nama satuan pendidikan, mata pelajaran, program studi, kurikulum, alokasi waktu, dan bentuk soal.
Sementara pada matriks spesifikasi, penilai setidaknya memasukkan informasi tentang kompetensi inti dan dasar (KD/KI), materi, kelas dan semester, bentuk soal, dan nomor soal. Mengutip buku Sistem Evaluasi Pembelajaran karya Uswatun Hasanah, dkk., berikut syarat pembuatan kisi-kisi yang harus dipenuhi:
Kisi-kisi harus dapat mewakili isi silabus/kurikulum atau materi yang telah diajarkan secara tepat dan proporsional.
Komponen-komponennya dibuat dengan jelas dan mudah dipahami.
Materi yang hendak ditanyakan dapat dibuatkan soalnya.
Cara Membuat Kisi-Kisi Soal
Berikut cara membuat kisi-kisi soal yang bisa Anda ikuti langkah-langkahnya:
1. Menentukan KD yang akan diukur
Tentukan Kompetensi Dasar (KD) yang akan diukur sebagai bahan penilaian. KD ini mengacu pada kemampuan minimal yang harus dikuasai peserta didik setelah mempelajari materi tertentu. Anda bisa menyesuaikannya dengan kurikulum yang berlaku.
2. Memilih materi yang esensial
Pilih materi yang esensial sesuai dengan proses pembelajaran di kelas. Hendaknya penentuan materi ini disesuaikan dengan indikator kisi-kisi.
3. Merumuskan Indikator
Indikator memuat ciri-ciri perilaku yang bisa diukur sebagai petunjuk untuk membuat soal. Biasanya, perumusan indikator dilakukan dengan memerhatikan level kognitif para siswa. Materi harus sudah dipelajari sebelumnya, berkesinambungan dengan semua jenjang kelas, dan memiliki nilai terapan yang tinggi.
(MSD)
