Cara Membuat Telur Asin dengan Abu Gosok, Mudah dan Praktis

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Telur asin adalah makanan khas yang berasal dari Brebes, Jawa Tengah. Makanan ini biasa disantap menjadi lauk sehari-hari atau dijadikan sebagai camilan oleh masyarakat Indonesia.
Tidak hanya direbus, telur asin juga diolah dengan cara dibakar. Makanan ini berasal dari telur itik atau bebek yang diawetkan sekaligus diasinkan dengan menggunakan garam.
Dikutip dari buku Panduan Lengkap Beternak Itik karya Ranto dan Maloedyn Sitanggang, olahan telur asin banyak ditemui di daerah Cirebon, Brebes, dan Tegal. Makanan khas ini biasa dijadikan sebagai oleh-oleh ketika berkunjung ke daerah tersebut.
Proses pembuatannya bisa dilakukan dengan menggunakan bahan batu bata ataupun abu gosok. Bagaimana cara membuat telur asin dengan abu gosok? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut.
Cara Membuat Telur Asin
Olahan telur asin dapat dibuat sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang sederhan meliputi telur bebek, abu gosok, garam dapur, dan tanah liat. Dirangkum dari buku Itik Petelur Unggul karya Ir. Supriyadi, MM., berikut cara membuat telur asin dengan abu gosok selengkapnya:
Cara Membuat Telur Asin dengan Abu Gosok
Berikut cara membuat telur asin dengan abu gosok yang bisa Anda ikuti langkah-langkahnya:
1. Bersihkan telur bebek
Bersihkan telur bebek dari kotoran yang menempel pada cangkangnya. Gunakan air bersih yang mengalir agar kotoran lebih mudah dihilangkan.
2. Buat adonan telur asin
Buat adonan untuk mengasinkan telur yang tediri dari abu gosok, tanah liat, dan garam. Pastikan Anda mengaduknya secara rata. Kemudian, tambahkan air secukupnya sampai adonan bertekstur lembap dan mudah untuk dibentuk.
3. Bungkus telur dengan adonan
Bungkus telur bebek yang sudah dibersihkan dengan adonan. Pada tahapan ini, telur harus tertutup rata sehingga tidak ada bagian yang terlihat. Usahakan adonan tetap basah dan lembap agar air garam dapat masuk ke pori-pori telur.
4. Simpan telur yang sudah dibungkus
Telur yang sudah dibungkus bisa disimpan dan dibiarkan hingga beberapa hari sesuai selera. Dalam 7-8 hari, telur sudah terasa asin, tetapi kuning telurnya belum berminyak. Sehingga waktu yang disarankan adalah 12-15 hari.
5. Bersihkan dan rebus telur asin
Bersihkan telur yang sudah diasinkan tadi hingga tak tersisa abu gosoknya. Jika sudah, telur asin siap untuk direbus dan disantap. Olahan telur asin ini bisa tahan di suhu ruangan sampai 6 minggu.
(MSD)
