Cara Memelihara Kelinci di Rumah bagi Pemula

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelinci merupakan salah satu hewan peliharaan yang cocok dirawat di rumah. Hewan ini memiliki raut muka yang lucu serta bulu yang halus, sehingga disukai banyak kalangan.
Kelinci memiliki sifat yang tenang, penurut, dan bersahabat, sehingga cocok dijadikan sebagai teman bermain. Di luar negeri, hewan ini cukup populer dijadikan sebagai hewan peliharaan.
Di Indonesia, minat terhadap kelinci pun semakin meningkat seiring berjalannya waktu. Ada banyak jenis kelinci yang biasa dipelihara, mulai dari anggora, dutch, dwarf, rex, lyon, hingga polish.
Sebelum memutuskan memeliharanya, Anda wajib mengetahui cara menjinakkannya terlebih dulu. Bagaimana caranya?
Bagaimana Cara Merawat Kelinci Supaya Nurut?
Agar menjadi kelinci penurut, Anda perlu melatihnya sesering mungkin. Dijelaskan dalam buku Panduan Memelihara Kelinci Hias karya Rudy Hustamin, pelatihan tersebut bisa dilakukan dengan cara rajin menggendong dan merabanya.
Selain itu, disarankan pula untuk menjauhkan kelinci dari kebisingan dan ancaman binatang predator lainnya. Dengan begitu, kelinci akan berubah menjadi lebih penurut dalam waktu satu bulan saja.
Jika ingin dibawa pada acara kontes, sebaiknya Anda memelihara kelinci jenis anggora, anggora Inggris, tan, dan rex. Juri biasanya akan menilai kesehatan kelinci, kelincahan, kejinakan, serta kepatuhannya terhadap pemilik.
Tentu Anda bertanya-tanya, apakah kelinci bisa mengenali pemiliknya? Jawabannya adalah bisa. Namun, hal ini sulit diidentifikasi karena karakter kelinci cenderung cuek dan kurang ekspresif.
Dalam habitat aslinya, kelinci hidup berkelompok dengan beberapa ekor kelinci lainnya. Oleh sebab itu, beberapa orang menyebutkan bahwa kelinci harus punya teman.
Anda harus memenuhi kebutuhan fisiologis dan sosialnya agar ia tidak stres. Di sisi lain, pemenuhan ini juga membuat kelinci berperilaku secara alami sesuai dengan naluriahnya.
Bagaimana Cara Memelihara Kelinci dengan Baik?
Ada banyak hal yang perlu diperhatikan dalam memelihara kelinci. Dirangkum dari buku Kelinci Hias karya NS Budiana, dkk dan sumber lain, berikut penjelasan lengkapnya:
1. Menyisir bulu
Anda bisa menyisir bulu 2-3 kali seminggu agar kelinci tidak tampak kumal. Jika bulu terasa sedikit lengket, sebaiknya taburkan bedak bayi ke permukaan bulunya. Semua peralatan yang dibutuhkan bisa Anda dapatkan di petshop atau swalayan.
2. Menggunting bulu
Bulu kelinci yang dibiarkan memanjang akan terlihat berantakan. Oleh karena itu, Anda perlu rajin memotongnya menggunakan gunting stainless steel. Beberapa bagian bulu yang bisa digunting antara lain bulu sekitar anus, bulu di leher, dada, dan perut.
3. Memandikan
Kelinci adalah hewan yang tidak tahan air. Oleh karena itu, disarankan untuk memandikan kelinci menggunakan air hangat dan dilakukan sebulan dua kali saja. Sambil disiram, badan kelinci diusap perlahan agar air meresap hingga ke kulitnya.
4. Menjaga kesehatan mata, telinga, kuku, dan gigi
Anda bisa membersihkan telinga kelinci secara perlahan-lahan menggunakan cotton bud yang sudah dilapisi baby oil. Kemudian, mata kelinci juga harus dibersihkan menggunakan kapas yang dibasahi air. Anda juga bisa memotong kuku kucing dan menyikat giginya jika terlihat sudah kotor.
Baca juga: Cara Merawat Anjing untuk Pemula yang Mudah
Apa Saja yang Membuat Kelinci Stres?
Ada banyak hal yang harus dihindari saat memelihara kelinci karena dapat membuatnya stres. Dirangkum dari buku Kelinci Potong & Hias karya B. Sarwono (2007) berikut penjelasan lengkapnya yang bisa Anda simak:
Suasana kandang yang berisik dan gaduh.
Ancaman predator lain seperti musang, ular, tikus, anjing, dan lain-lain.
Tidak memiliki teman.
Kandang yang kotor dan bau.
Kandang yang terlalu sempit dan tidak sesuai ukuran.
Dimandikan terlalu sering.
Tidak dimandikan dengan bersih.
Terlalu sering digendong kesana kemari.
Bagaimana Cara agar Kelinci Tidak Stres?
Agar kelinci tidak stres, Anda bisa memberikan pakan yang bervariatif pada kelinci. Lebih kreatif lah dalam memilih makanan kelinci agar nafsu makannya kembali meningkat.
Jangan lupa untuk membersihkan kandang secara rutin. Sebab, kandang yang kotor dan lembab sangat berpotensi membuat kelinci stres.
Anda bisa membersihkan kandang minimal seminggu sekali. Kemudian, ajak kelinci bermain di luar kandang minimal seminggu dua kali agar ia tidak bosan.
Kemudian, Anda juga harus memandikan kelinci dengan hati-hati. Sebab, kelinci takut dengan air. Jika dilakukan secara sembarangan, kelinci bisa stres dan sakit.
Jangan memandikan kelinci dengan cara merendamnya. Dijelaskan dalam buku Hewan Kesayangan Mini dan Eksotis karya Kanda Y. Muhammad, dkk., merendam seluruh tubuh kelinci, baik yang masih kecil atau sudah dewasa, dapat mengakibatkan stres berkepanjangan.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Mengapa kelinci banyak disukai?

Mengapa kelinci banyak disukai?
Hewan ini memiliki raut muka yang lucu serta bulu yang halus, sehingga disukai oleh banyak kalangan.
Bagaimana sifat kelinci?

Bagaimana sifat kelinci?
Kelinci memiliki sifat yang tenang, penurut, dan bersahabat, sehingga cocok dijadikan sebagai teman bermain.
Apa yang membuat kelinci stres?

Apa yang membuat kelinci stres?
Kandang yang kotor dan sempit, suasana bising, dan tidak memiliki teman.
