Konten dari Pengguna

Cara Menanam Bawang Merah di Rumah yang Mudah Dipraktikan

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bawang merah. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bawang merah. Foto: Shutter Stock

Di Indonesia, bawang merah dikenal sebagai bumbu masak pokok dalam setiap sajian. Umbinya biasa digunakan sebagai bumbu halus, bumbu potong, dan bawang goreng. Pemanfaatan bawang merah sangat lekat dalam kehidupan masyarakat.

Tidak hanya memiliki daya guna, bawang merah juga menyimpan khasiat yang banyak bagi kesehatan. Dikutip dari buku Sehat & Cantik Alami Berkat: Khasiat Bumbu Dapur oleh Nia Kurniawati, bawang merah terbukti bisa memelihara kesehatan jantung, mencegah risiko diabetes, dan menyembuhkan alergi.

Oleh karena itu, tak ada salahnya jika selalu sedia tanaman bawang merah di rumah. Panduan cara menanam bawang merah pun perlu diketahui pebudidaya agar hasil panennya bisa maksimal.

Hal ini mencakup strategi dalam pemilihan bibit, perencanaan lahan, pengairan, penanaman, pemupukan, dan pemeliharaan. Seperti apa caranya? Simak langkah-langkah mudahnya di bawah ini.

Cara Menanam Bawang Merah di Rumah

Ilustrasi bawang merah Foto: dok.pixabay/gate74

Untuk menanam bawang merah, tidak harus dimulai dari bibit. Anda bisa menggunakan umbi yang tersedia di rumah saja. Pekarangan pun tak perlu luas, Anda bisa memanfaatkan sedikit lahan kosong atau media tanam seperti pot dan polybag.

Cara Menanam Bawang Merah di Rumah

Dikutip dari buku Meraup Untung Budidaya Tanaman Bawang Putih dan Bawang Merah karya Siti Nur Aidah, berikut langkah-langkah menanam bawang merah di rumah yang bisa Anda simak:

  1. 1. Lakukan persiapan awal

    Sediakan bahan baku terlebih dahulu mencakup bawang merah yang sudah tua, tanah kompos, dan wadah menanam seperti pot, polybag atau gelas air mineral. Pilihlah bawang merah yang sudah berwarna ungu tua dan tanpa bercak-bercak hitam. Ini karena bercak hitam menandakan bawang merah sudah terpapar penyakit atau jamur.

  2. 2. Potong bawang

    Langkah selanjutnya, potong bawang merah untuk mempercepat proses penumbuhan tunas. Pastikan bawang yang digunakan sudah tua dan siap untuk ditanam.

  3. 3. Letakkan di dalam pot

    Tanam bawang merah dengan kedalaman sekitar 2,5 hingga 5 cm. Pastikan bagian bawah tertutup tanah, namun bagian atas tidak terlalu jauh dari permukaan tanah. Beri jarak yang cukup antara bawang merah satu dengan lainnya. Jangan letakkan tanaman bawang terlalu berdempetan.

  4. 4. Lakukan penyiraman

    Sirami tanaman bawang merah setiap pagi dan sore. Untuk hasil yang lebih maksimal, gunakan semprotan air dan hindari pemberian air terlalu banyak. Jangan sampai air merendam pot, karena akan membuat bawang merah menjadi busuk.

  5. 5. Tunggu hingga panen

    Masa panen bawang merah berkisar antara 60-90 hari. Pastikan bawang merah tumbuh dengan baik di masa itu. Kemudian, Anda bisa memanennya jika sudah memasuki masa panen dan daun berubah menjadi layu.

(MSD)