Konten dari Pengguna

Cara Mencari Persamaan Termokimia dan Contoh Soalnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengerjakan soal persamaan termokimia. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengerjakan soal persamaan termokimia. Foto: Pexels

Cara mencari persamaan termokimia merupakan salah satu materi kimia yang menjelaskan tentang jumlah mol dalam suatu reaksi. Termokimia sendiri merupakan cabang ilmu kimia yang membahas tentang perubahan energi dalam proses kimia.

Pengertian persamaan termokimia adalah persamaan reaksi kimia yang menunjukkan perpindahan kalor atau perubahan entalpi reaksi. Perubahan entalpi dilambangkan dengan notasi ∆H. Lantas, bagaimana cara mencari persamaan termokimia?

Cara Mencari Persamaan Termokimia

Ilustrasi seorang mahasiswa yang mengerjakan soal persamaan termokimia. Foto: Pexels

Persamaan termokimia merupakan persamaan kimia yang dilengkapi dengan perubahan entalpi. Mengutip buku Rangkuman Kimia SMA oleh Nurhayati Rahayu, ada beberapa aturan dalam penulisan persamaan termokimia, yaitu:

  1. Koefisien reaksi pada persamaan termokimia menyatakan jumlah mol yang bereaksi.

  2. Persamaan termokimia menyertakan nilai perubahan entalpi.

  3. Jika persamaan reaksi dibalik, Anda tinggal membalik nilai ∆H dari (+) menjadi (-), atau sebaliknya.

  4. Jika persamaan reaksi dikalikan x, maka ∆H juga harus dikalikan dengan x.

  5. Jika persamaan reaksi dijumlahkan, Anda juga harus menjumlahkan ∆H.

Berdasarkan aturan di atas, persamaan termokimia dapat ditulis sebagai berikut:

  • A(s) + B(aq) → C(aq) ∆H = -x kJ

Untuk memahami lebih jelas, perhatikan contoh persamaan reaksi berikut:

  • 2Al(s) + Fe2O3(s) → 2Fe(s) + Al2O3(s)

Anda dapat menuliskan persamaan reaksi di atas dengan persamaan termokimianya, yaitu:

  • 2Al(s) + Fe2O3(s) → 2Fe(s) + Al2O3(s) ∆H = -x kJ

Dalam persamaan termokimia, koefesien menunjukkan jumlah mol zat-zat yang terlibat reaksi. Contoh:

  • 2AI(s) + Fe2O3(s) → 2Fe(s) + Al2O3(s) ∆H = - 851,5 kJ

Persamaan termokimia di atas menunjukkan bahwa 2 mol Al bereaksi dengan 1 mol Fe2O3, menghasilkan 2 mol Fe dan 1 mol Al2O3, serta melepas kalor sebesar 851,5 kJ.

Contoh Soal Persamaan Termokimia

Ilustrasi mengerjakan soal persamaan termokimia. Foto: Pexels

Berikut adalah beberapa contoh soal mencari persamaan termokimia yang bisa dipelajari.

Contoh Soal 1

Reaksi 1 mol gas metana dengan 2 mol gas oksigen yang menghasilkan karbon dioksida dan air membebaskan kalor sebesar 802,3 kJ. Bagaimana persamaan termokimianya?

Jawab:

Persamaan termokimianya dapat ditulis sebagai berikut:

CH4(g) + 2 O2(g) → CO2(g) + 2 O2(g) ∆H = -802,3 kJ

Contoh Soal 2

Reaksi gas H2 dan O2 membentuk H2O. Jika air yang dihasilkan berwujud cair, kalor yang dilepaskan sebesar 571,7 kJ. Akan tetapi, jika air yang dihasilkan berupa uap, kalor yang dilepaskan sebesar 483,7 kJ. Bagaimana persamaan termokimianya?

Jawab:

Persamaan termokimianya dapat ditulis sebagai berikut:

2H2(g) + O2(g) → 2H2O(0) ∆H = -571,7 kJ

2H2(g) + O2(g) → 2H2O(g) ∆H = 483,7 kJ

Fenomena di atas dapat terjadi karena pada saat air diuapkan menjadi uap air, ia memerlukan kalor sebesar selisih ∆H kedua reaksi tersebut.

Contoh Soal 3

Pembakaran sempurna 2 mol logam magnesium menghasilkan magnesium oksida dan kalor sebesar 602 kJ. Tuliskan persamaan termokimia reaksi tersebut!

Jawab:

Persamaan termokimianya dapat ditulis sebagai berikut:

2Mg(s) + O(g) → 2MgO(s) ∆H = -602 kJ

Itulah penjelasan mengenai cara mencari persamaan termokimia dan contoh soalnya.

(SFR)

Baca juga: Rumus Layang-Layang dalam Matematika dan Contoh Soalnya