Konten dari Pengguna

Cara Mencegah Diabetes di Usia Muda yang Perlu Diketahui

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi diabetes. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi diabetes. Foto: pixabay

Diabetes Melitus adalah penyakit global endemik yang ditandai dengan hiperglikemia kronik dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, serta protein. Penyakit ini berhubungan erat dengan defisiensi absolut atau reaktif pada sekresi dan aksi insulin.

Sederhananya, diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh meningkatnya kadar gula dalam darah. Masyarakat umum biasa menyebutnya dengan istilah Kencing Manis.

Mengutip jurnal berjudul Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia karya Sutjahjo, dkk., gejala yang ditimbulkan pasien diabetes umumnya ditandai dengan rasa lemah, menurunnya berat badan, mata kabur, disfungsi ereksi pada pria, dan pruritus vulvae pada wanita.

Penyakit diabetes bisa menjangkit siapa saja, termasuk anak muda. Sebelum terlambat, adakah cara mencegah diabetes di usia muda? Simak artikel berikut untuk mengetahui jawabannya.

Cara Mencegah Diabetes di Usia Muda

Upaya pencegahan penyakit diabetes ternyata bisa dilakukan sedini mungkin. Kalangan muda harus membiasakan diri memulai gaya hidup sehat dan rajin berolahraga.

Ilustrasi diabetes. Foto: pixabay

Hal ini selaras dengan analisis yang dilakukan oleh ilmuwan terhadap sekelompok orang dengan perubahan gaya hidup intensif. Mengutip laman Kementerian Kesehatan, pencegahan diabetes ini erat kaitannya dengan penurunan berat badan.

Penurunan berat badan 5-10% dapat mencegah atau memperlambat munculnya Diabetes Melitus tipe 2. Dalam hal ini, anak muda disarankan untuk menerapkan pola makan yang sehat.

Biasakan diri untuk mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, sedikit lemak jenuh, dan tinggi serat larut. Asupan kalori yang cukup juga dibutuhkan untuk mencapai berat badan ideal.

Perlu juga dilakukan latihan fisik secara teratur dan menghilangkan kebiasaan buruk seperti merokok dan minum alkohol. Lakukan kontrol Dyslipidaemia, Hiperglikemia, dan kadar gula darah secara rutin.

Dijelaskan dalam jurnal berjudul Pencegahan dan Pengendalian Diabetes Melitus Melalui Olahraga karya Sigit Nugroho (2012), olahraga juga disarankan untuk mencegah penyakit diabetes. Anda bisa melakukan olahraga aerobic low impact dan rithmis seperti senam, jogging, berenang dan naik sepeda.

Ilustrasi diabetes. Foto: pixabay

Jangan lupa, porsi latihan juga harus diperhatikan. Olahraga berlebihan akan merugikan kesehatan, sedangkan olahraga yang terlalu sedikit tidak begitu bermanfaat.

Bagi penderita dan keturunan diabetes, olahraga menyimpan banyak sekali manfaat. Berikut uraiannya:

  • Membakar kalori dan mengurangi lemak tubuh. Sehingga, mampu meningkatkan kemampuan metabolisme sel dalam menyerap dan menyimpan glukosa.

  • Meningkatkan sirkulasi darah, terutama pada kaki dan tangan, di mana biasanya penderita diabetes memiliki masalah.

  • Mengurangi kenaikan glukosa dalam darah dan melepaskan diri dari ketergantungan obat.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu diabetes melitus?

chevron-down

Sederhananya, diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh meningkatnya kadar gula dalam darah.

Apa nama lain penyakit diabetes?

chevron-down

Masyarakat umum biasa menyebutnya kencing manis.

Apa gejala dari penyakit diabetes?

chevron-down

Ditandai dengan rasa lemah, menurunnya berat badan, mata kabur, disfungsi ereksi pada pria, dan pruritus vulvae pada wanita.