Konten dari Pengguna

Cara Mengatasi Dapodik Terdeteksi Prefill Lama, Ini Panduannya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Operator Sekolah. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Operator Sekolah. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Memasuki tahun ajaran baru, seluruh satuan pendidikan diimbau untuk segera menggunakan Dapodik versi 2027 agar proses pendataan berjalan lebih optimal. Untuk beralih ke versi terbaru, sekolah perlu menginstal aplikasi Dapodik 2027, kemudian melakukan registrasi.

Registrasi dapat dilakukan secara daring (online) maupun luring (offline). Pada registrasi luring, operator sekolah harus terlebih dahulu mengunduh prefill yang berisi data pendidikan yang telah tersimpan sebelumnya.

Namun, saat melakukan registrasi atau sinkronisasi data, tidak sedikit operator sekolah yang menjumpai notifikasi "Anda terdeteksi menggunakan prefill lama." Akibatnya, proses penggunaan aplikasi tidak dapat dilanjutkan hingga masalah tersebut diselesaikan.

Lantas, apa penyebab munculnya notifikasi tersebut di Dapodik, dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Penyebab dan Cara Mengatasi Dapodik Terdeteksi Prefill Lama

Ilustrasi Operator Sekolah. Foto: Inside Creative House/Shutterstock

Berdasarkan penjelasan dari unggahan TikTok @pakmunz, notifikasi "Anda terdeteksi menggunakan prefill lama" umumnya muncul karena terjadi perbedaan data antara server pusat Dapodik dan database yang tersimpan pada aplikasi di perangkat pengguna.

Ketidaksesuaian tersebut membuat sistem keamanan Dapodik secara otomatis mengaktifkan proteksi. Akibatnya, muncul notifikasi "Anda terdeteksi menggunakan prefill lama", sehingga proses registrasi atau sinkronisasi tidak dapat dilanjutkan.

Dikutip dari akun Threads @dapodik_official, pengguna yang mengalami kendala ini disarankan untuk melakukan Tarik Data agar data pada aplikasi kembali selaras dengan data di server. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

1. Bersihkan Cache dan Riwayat Browser

Langkah pertama adalah menghapus cache dan riwayat browser, terutama jika Anda menggunakan fitur Tarik Data melalui akun operator sekolah. Caranya sebagai berikut:

  • Buka browser yang digunakan.

  • Tekan Ctrl + Shift + Delete.

  • Pilih rentang waktu All Time.

  • Centang seluruh opsi, seperti Browsing History, Cookies, serta Cached Images and Files.

  • Klik Clear Data atau Delete.

2. Lakukan Tarik Data

Setelah membersihkan cache browser, langkah berikutnya adalah melakukan Tarik Data untuk mengambil data terbaru dari server pusat Dapodik. Berikut langkah-langkahnya:

  • Login ke aplikasi menggunakan akun Dapodik yang telah terdaftar.

  • Pilih menu Tarik Data.

  • Tunggu hingga proses pengunduhan data selesai sepenuhnya.

  • Pastikan seluruh data berhasil dimuat ke dalam aplikasi sebelum melanjutkan proses pengelolaan atau pembaruan data.

3. Logout dan Login Kembali

Setelah proses Tarik Data selesai, lakukan logout dari aplikasi Dapodik, lalu tutup browser hingga benar-benar keluar. Selanjutnya, login kembali menggunakan akun operator sekolah. Jika notifikasi sudah tidak muncul, Anda dapat kembali melanjutkan pengelolaan maupun sinkronisasi data seperti biasa.

4. Instal Ulang dan Registrasi Online

Jika ketiga langkah di atas belum berhasil mengatasi masalah, Anda dapat melakukan instal ulang aplikasi Dapodik, kemudian melanjutkannya dengan registrasi secara online.

Namun, sebelum memilih cara ini, ada hal penting yang perlu diperhatikan. Instal ulang akan menghapus data yang tersimpan secara lokal pada aplikasi. Apabila sebelumnya sekolah belum melakukan sinkronisasi, perubahan data yang hanya tersimpan di komputer belum terkirim ke server.

Oleh karena itu, data yang belum sempat disinkronkan berpotensi hilang dan harus diinput kembali setelah aplikasi diinstal ulang dan diregistrasi kembali.

Baca Juga: Cara Instal Dapodik 2027 Terbaru, Ini Langkah-langkahnya

(ANB)