Konten dari Pengguna

Cara Mengatasi Kucing Birahi agar Tetap Tenang dan Tidak Hamil

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Mengatasi Kucing Birahi agar Tetap Tenang dan Tidak Hamil. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Cara Mengatasi Kucing Birahi agar Tetap Tenang dan Tidak Hamil. Foto: Pexels

Sebagai makhluk hidup, kucing juga mengalami fase birahi saat menginjak usia 6 bulan yang akan terus berulang pada bulan Februari dan Oktober. Cara mengatasi kucing birahi yang paling sederhana adalah mendistraksi mereka dengan mainan.

Kucing yang sedang birahi akan menunjukkan ciri-ciri tertentu, seperti mengeong lebih sering daripada biasanya. Mereka juga akan tampak gelisah, melengkungkan tubuh ke belakang, menjilat tubuh berlebihan, dan mencari kasih sayang dengan menggesekkan tubuh ke benda atau kaki manusia.

Meskipun tampak tidak nyaman, menurut informasi di situs Animal Trust, birahi tidak menyebabkan rasa sakit pada kucing. Birahi juga tidak membuat kucing pendarahan sebagaimana anjing ketika birahi.

Cara Mengatasi Kucing Birahi

Cara Mengatasi Kucing Birahi. Foto: Pexels

Durasi birahi pada kucing bisa berbeda-beda, tapi biasanya berlangsung sekitar 7 hari. Kemudian siklus birahinya akan terulang setelah dua atau tiga minggu sampai musim kawin berlalu.

Selama periode itu, Anda dapat melakukan cara berikut ini untuk mengatasi kucing birahi agar mereka tidak hamil.

1. Manjakan Kucing

Dr. Evan Ware, Direktur University Animal Hospital mengatakan pada PureWow bahwa kucing yang sedang birahi hendaknya diberi perhatian istimewa dari pemiliknya.

Manjakan kucing dengan menyikat bulu atau memeluknya lebih sering. Menyikat bulu kucing dengan benar setiap hari juga dapat membantu merontokkan bulu yang berlebih.

Untuk mengurangi frustrasi kucing birahi, si pemilik juga bisa menyiapkan tempat tidur yang hangat untuk mereka.

2. Distraksi Kucing dengan Permainan

Menurut situs Animal Trust, buat perhatian kucing tetap teralihkan selama masa birahi. Berikan mainan baru atau camilan karena keduanya merupakan alat pengalih perhatian kucing yang efektif.Pemilik juga sebaiknya menemani kucing saat sedang bermain agar perhatian mereka tetap berada pada permainan.

3. Jangan Biarkan Kucing Keluar Rumah

Cara Mengatasi Kucing Birahi. Foto: Pexels

Saat kucing betina birahi, pikiran dan tubuhnya terus menyuruh untuk kawin. Jadi, mereka akan melakukan segala cara untuk mencari kucing jantan, sekalipun harus kabur dari rumah. Jika tidak ingin kucing Anda hamil, selalu kunci jendela dan pintu agar kucing tidak kabur mencari jantannya.

4. Beri Aroma Menenangkan Kucing

Aroma tertentu dapat membantu kucing birahi tetap tenang di saat mereka frustrasi. Biasanya kucing sangat suka dengan aroma alami tanaman catnip. Jadi, belilah tanaman tersebut dan letakkan di dalam rumah.

Alternatif lainnya adalah membeli feliway diffuser untuk kucing. Produk tersebut dapat menghasilkan aroma yang mirip dengan facial pheromones tubuh kucing. Dengan feromon itulah kucing sering menandai wilayahnya dan menarik lawan jenis.

5. Kebiri Kucing

Jika memutuskan tidak ingin membuat kucing Anda hamil selamanya, kebiri bisa jadi pilihan yang tepat. Dalam laman Animal Trust dijelaskan bahwa kucing yang telah dikebiri atau disterilisasi tidak akan mengalami birahi.

Penting untuk dicatat bahwa praktik kebiri kucing hanya boleh dilakukan oleh dokter hewan untuk mencegah hal-hal yang dapat membahayakan kucing.

Baca Juga: Alasan Kucing Sering Muntah yang Perlu Diketahui Pemilik

(DEL)