Konten dari Pengguna

Cara Mengempukkan Daging Bebek untuk Sajian Lebaran

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mengempukkan daging (Pexels).
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengempukkan daging (Pexels).

Daging bebek kerap dijadikan sebagai salah satu makanan yang disajikan pada momen lebaran. Namun, Anda harus tahu cara mengempukkan daging bebek agar nikmat saat disantap bersama keluarga atau sahabat.

Daging bebek memang terkenal memiliki tekstur yang lebih alot ketimbang daging ayam. Menurut buku Awet Muda Ala China, bebek punya cita rasa yang lezat dan gurih serta kaya akan kandungan gizi.

Salah satu manfaat daging bebek adalah sumber protein dan lemak yang baik. Daging bebek juga menjadi sumber mineral penting (selenium dan zinc) serta kaya vitamin yang berguna bagi tubuh (vitamin B6, B12, tiamin, dan riboflavin).

Semua manfaat itu akan terasa sempurna jika daging bebek yang disantap juga terasa empuk. Lantas, bagaimana cara mengempukkan daging bebek yang tepat untuk sajian lebaran?

Baca Juga: Tradisi Makanan untuk Lebaran dari Beberapa Daerah di Indonesia

Tips Memilih Daging Bebek yang Tepat

Ilustrasi cara mengempukkan daging (Pexels).

Sebelum membahas soal cara mengempukkannya, Anda harus mengetahui bagaimana memilih daging bebek yang tepat untuk diolah jadi masakan lebaran. Berikut dua tips memilih daging bebek:

1. Pilih bebek yang masih muda karena cenderung tidak alot dan gurih.

2. Pilih daging yang segar, yaitu yang kulitnya berwarna putih. Daging yang tidak segar biasanya berwarna kebiruan dan mengeluarkan bau tidak sedap.

Itulah dua tips untuk memilih daging bebek yang tepat. Jangan sampai asal pilih karena akan berpengaruh pada cita rasa masakan.

Cara Mengempukkan Daging Bebek

Ilustrasi cara mengempukkan daging (Pexels).

Bebek adalah salah satu bahan yang digunakan untuk menjadi makanan wajib saat lebaran di beberapa daerah di Indonesia. Contohnya adalah bebek gulai kurma dari Aceh dan geseng mentok dari Banyuwangi.

Untuk membuat masakan-masakan tersebut menjadi nikmat, bebek yang digunakan tentu harus empuk. Berikut tips mengempukkan daging bebek yang dikutip dari buku Variasi Masakan Bebek karya Dapur Demedia:

1. Meat tenderizer

Setelah dicuci bersih, potong daging bebek yang akan digunakan menjadi beberapa bagian. Larutkan bumbu bersama meat tenderizer atau pengempuk daging.

Kemudian, lumuri daging bebek dengan larutan tersebut secara merata. Anda bisa mendapatkan meat tenderizer berbentuk serbuk putih dalam kemasan botol kecil di pasar.

2. Soda kue

Masukkan 1 sendok teh soda kue ke dalam potongan daging bebek. Setelah didiamkan beberapa saat, daging bebek pun siap untuk diolah.

3. Daun pepaya

Daun pepaya juga bisa mengempukkan daging bebek berkat kandungan enzim papain. Caranya, remas-remas daun pepaya, lalu gunakan untuk membungkus daging bebek, simpan dalam lemari es, dan dibiarkan selama semalaman.

Apabila ingin lebih praktis, gunakan bubuk pepaya yang juga bisa dipakai untuk mengempukkan daging. Bubuk itu bisa dibeli di pasar swalayan atau warung bumbu kering.

4. Parutan nanas

Buah nanas bisa menjadi bahan yang mengempukkan daging bebek. Caranya, parut nanas dan aduk bersama daging bebek yang telah dipotong-potong.

Getah nanas itulah yang akan mengempukkan daging bebek. Rasa asam manis dari nanas juga bisa menambah cita rasa yang sedap.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Hilangkan Bau Amis Daging Bebek

Frequently Asked Question Section

Apa saja jenis makanan daerah khas lebaran yang terbuat dari bahan dasar daging
chevron-down

Di antaranya adalah bebek gulai kurma dari Aceh dan geseng mentok khas Banyuwangi.

Apa manfaat daging bebek untuk tubuh?
chevron-down

Daging bebek adalah sumber protein dan lemak yang baik, pemasok mineral penting (selenium dan zinc) dan vitamin yang berguna bagi tubuh (vitamin B6, B12, tiamin, dan riboflavin).

(NSA)