Konten dari Pengguna

Cara Mengganti Rekening BSU yang Sudah Tidak Aktif, Cek Panduannya di Sini!

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rekening Himbara penyaluran BSU 2025. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rekening Himbara penyaluran BSU 2025. Foto: Unsplash

Bantuan Subsidi Upah (BSU) merupakan salah satu program pemerintah yang dinanti oleh para pekerja. Program ini memberikan bantuan sebesar Rp600 ribu untuk dua bulan dan ditujukan bagi pekerja atau buruh berpenghasilan rendah yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli pekerja dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun dalam pelaksanaannya, banyak penerima yang mengalami kendala karena rekening yang terdaftar untuk menerima BSU sudah tidak aktif atau tidak dapat digunakan lagi.

Masalah ini tentu menjadi hambatan yang cukup serius, karena dana bantuan tidak dapat dicairkan apabila nomor rekening yang terdaftar bermasalah. Lantas, bagaimana cara mengganti rekening BSU yang sudah tidak aktif? Agar lebih jelas, simak panduan lengkapnya berikut.

Cara Mengganti Rekening BSU yang Sudah Tidak Aktif

Ilustrasi cara mengganti rekening BSU yang sudah tidak aktif. Foto: Pexels

Rekening penerima BSU berperan sebagai jalur utama dalam proses pencairan dana bantuan. Jika rekening yang tercatat di data BPJS Ketenagakerjaan sudah tidak aktif, terblokir, atau bahkan sudah ditutup, maka penyaluran dana secara otomatis akan mengalami kegagalan.

Rekening yang digunakan untuk menerima BSU 2025 harus memenuhi beberapa syarat, yakni masih aktif dan bisa menerima transfer, terdaftar atas nama pribadi penerima bantuan, serta merupakan rekening dari salah satu bank Himbara (Mandiri, BNI, BRI, atau BTN).

Apabila muncul status seperti “gagal transfer” atau “rekening tidak ditemukan” itu berarti ada masalah pada rekening yang terdaftar. Dalam kasus ini, mengganti nomor rekening adalah solusi terbaik agar dana BSU tetap bisa dicairkan tepat waktu.

Penggantian rekening ini dapat dilakukan secara online, baik melalui situs resmi BPJS Ketenagakerjaan maupun lewat aplikasi JMO (Jamsostek Mobile). Adapun cara mengganti rekening BSU yang sudah tidak aktif adalah sebagai berikut:

1. Melalui Situs BPJS Ketenagakerjaan

  • Akses situs resmi BSU di bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.

  • Isi data yang diminta, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), tanggal lahir, nama ibu kandung, nomor handphone, dan alamat email.

  • Setelah itu, sistem akan menampilkan status kepesertaan Anda. Jika termasuk penerima BSU, Anda bisa melanjutkan ke tahap pembaruan rekening.

  • Pilih salah satu bank dari Himbara, lalu masukkan nomor rekening aktif sesuai dengan nama Anda yang terdaftar di buku tabungan.

  • Klik tombol “Lanjutkan”, dan tunggu hingga muncul notifikasi bahwa pembaruan rekening berhasil.

  • Jika seluruh proses verifikasi telah selesai, dana BSU sebesar Rp600.000 akan langsung ditransfer ke rekening baru Anda.

2. Melalui Aplikasi JMO

  • Buka aplikasi JMO di handphone (HP) Anda.

  • Login ke akun Anda menggunakan email dan password yang terdaftar.

  • Pada halaman Beranda (Home), pilih menu "Pengkinian Data".

  • Lengkapi semua informasi yang diminta, termasuk nomor rekening bank yang masih aktif.

  • Ikuti petunjuk selanjutnya hingga proses pengkinian data selesai dan tersimpan dengan sukses.

Baca juga: Kapan BSU Cair Setelah Lolos Verifikasi? Ini Estimasi Waktu dan Cara ceknya

(RK)