Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air dengan Ramuan Tradisional

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cacar air atau Varicella merupakan penyakit menular yang dapat menyerang anak-anak usia balita dan dewasa. Penyakit ini disebabkan oleh virus Varicella Zoster yang ditularkan melalui tetes-tetes kecil (air liur dan napas) dalam udara.
Mengutip buku Obat-Obat Sederhana Gangguan Sakit Sehari-hari karangan Kirana Rahardja, gejala yang timbul pada penyakit cacar setelah masa inkubasi 2 sampai 3 minggu akan diawali dengan demam ringan. Kemudian akan timbul bintik-bintik kecil merah yang berisi cairan pada bagian tubuh seperti muka, leher, tangan, dan kaki.
Biasanya, cacar air tidak akan meninggalkan bekas luka secara permanen, namun tetap butuh 2-3 minggu agar bekas lukanya benar-benar hilang. Jika cacar air yang dialami termasuk parah, maka bekas luka akibat penyakit juga bisa lebih lama.
Hal tersebut dapat membuat penderitanya merasa kurang nyaman dan mengurangi kepercayaan diri. Bagi yang ingin segera menghilangkan bekas luka tersebut, mungkin beberapa tips ini bisa dicoba.
Cara Menghilangkan Bekas Cacar Air
Mengutip dari buku Tips Cantik dan Sehat Alami terbitan Subhan Media, cara menghilangkan bekas cacar air yang sudah menghitam dengan ramuan tradisional adalah sebagai berikut:
Kulit Telur. Campurkan kulit telur yang telah dicuci dan dibersihkan dari lapisan putihnya, kemudian oleskan pada kulit bekas luka cacar.
Cendana. Hancurkan beberapa potong cendana hingga halus, lalu campurkan dengan sedikit air dan aduk sampai berwarna cokelat kemudian oleskan pada bekas luka.
Pelepah Pohon Aren. Haluskan pelepah pohon aren yang sudah kering, kemudian gosokkan pada kulit bekas luka cacar air.
Buah Bengkuang. Haluskan buah bengkuang, kemudian beri sedikit air dan oleskan pada wajah seperti menggunakan masker.
Kulit Pisang. Usapkan kulit pisang pada luka cacar secara teratur sampai cacar air menghilang. Cara ini harus digunakan ketika baru saja terkena cacar air.
Jagung Muda. Parut jagung muda, kemudian gosokkan pada wajah atau tubuh yang terdapat bintik-bintik merah secara teratur.
Kacang Hijau. Rendam kacang hijau di dalam air sampai mengembang, kemudian haluskan. Setelah itu, kacang hijau dapat dioleskan pada bekas luka cacar yang menghitam.
Namun, sebelum mengaplikasikan cara-cara di atas, alangkah baiknya melakukan tindakan pencegahan agar cacar air tidak membekas terlebih dahulu. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan seperti dikutip dari laman Medical News Today:
Hindari Menggaruk. Menggaruk luka cacar air dapat menyebabkan jaringan parut atau bahkan menyebarkan kuman dari kuku tangan ke permukaan kulit lainnya. Akibatnya, ruam pun menyebar ke bagian tubuh lainnya dan membekas saat cacar sudah mulai sembuh.
Memakai Sunscreen atau Tabir Surya. Menggunakan sunscreen saat sudah pulih dari cacar air dapat membantu mengurangi serta mencegah bekas luka cacar menjadi gelap.
Menjaga Kebersihan Kulit. Saat terkena cacar air, tetaplah mandi dua kali sehari dengan air hangat agar kulit terhidrasi. Kebersihan kulit dan tubuh yang tidak terjaga dengan baik justru akan memudahkan kuman lain masuk ke dalam tubuh dan memicu terjadinya infeksi tambahan.
Mengonsumsi Antihistamin. Penggunaan obat antihistamin ini dapat mengurangi rasa gatal di seluruh tubuh. Potensi menggaruk yang akan mengakibatkan luka pada tubuh dan membekas pun berkurang. Numun, mengonsumsi obat ini tetap memerlukan pengawasan dan resep dari dokter.
(IMR)
