Cara Menghilangkan Kudis Secara Permanen dan Mencegahnya Kambuh Kembali

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kudis merupakan jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit tungau bernama sarcoptes scabiei. Orang yang menderita kudis biasanya tinggal di tempat yang kumuh dan kurang bersih.
Mengutip buku Pendidikan Kesehatan & Gizi Anak Usia Dini susunan Dita Primashanti, dkk., gejala kudis dapat berupa rasa gatal di area sela-sela jari kaki, tangan, di bawah ketiak, alat kelamin, pinggang, dan lain sebagainya. Biasanya, rasa gatal ini semakin memburuk pada malam hari.
Kudis sangat mudah menular pada orang lain melalui handuk atau pakaian yang terkontaminasi. Penyebabnya beragam, mulai dari alergi serbuk sari tanaman, debu, iklim, masalah sanitasi, hingga masalah emosi.
Pada penderita eksim, gejala kudis dapat terlihat lebih parah. Bagaimana cara menghilangkan kudis secara permanen? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut ini.
Cara Menghilangkan Kudis Secara Permanen
Pada dasarnya, penyakit kudis disebabkan oleh kebersihan badan yang tak terjaga. Di sisi lain, penyakit ini juga bisa disebabkan oleh alergi akut dan kelembapan kulit yang kurang terjaga.
Menurut catatan, penyakit kudis sudah banyak diderita oleh orang-orang di seluruh dunia. Diperkirakan sekitar 300 juta kasus kudis dilaporkan setiap tahunnya.
Tidak hanya gatal, gejala penyakit kudis juga bisa berupa bentol atau benjolan merah seperti jerawat, kulit lecet atau melepuh, dan luka yang disebabkan oleh garukan. Biasanya, gejala tersebut akan terasa 4-6 minggu pasca infeksi.
Untuk mencegah penyakit kudis, Anda bisa membiasakan diri menjaga kebersihan tubuh dan tempat tidur. Cuci sprei, handuk, dan pakaian yang digunakan beberapa hari belakangan dengan air hangat dan deterjen.
Kemudian, mandi secara teratur untuk meminimalisir gejalanya. Jangan lupa untuk menjaga kesehatan tubuh dan kebersihan pakaian yang biasa Anda gunakan.
Dijelaskan dalam jurnal berjudul Skabies karya Hanna Mutiara dan Firza Syailindra (2016), untuk menyembuhkan kudis secara permanen, Anda bisa memanfaatkan cara-cara sederhana sebagai berikut:
Mandi dengan air hangat dan keringkan badan.
Pengobatan kudis secara topikal yang dioleskan di seluruh kulit (salep), sebaiknya dilakukan pada malam hari sebelum tidur.
Hindari menyentuh mulut dan mata dengan tangan.
Ganti pakaian, handuk, sprei yang digunakan, dan selalu cuci dengan teratur. Bila perlu, rendam dengan air panas untuk mematikan tungau penyebab kudis.
Hindari penggunaan pakaian, handuk, sprei bersama anggota keluarga serumah.
Setiap anggota keluarga serumah sebaiknya mendapatkan pengobatan yang sama dan ikut menjaga kebersihan.
Adapun produk yang bisa digunakan untuk membunuh tungau penyebab kudis disebut sebagai skabisid. Anda bisa menggunakan Permetrin krim 5%, Krotamiton losio 10%, Krotamiton krim 10%, Sulfur presipitatum 5%-10%, Benzyl Benzoat Losio 25%, Gamma benzene hexachloride 1% krim (Lindane losio 1%), dan Ivermektin.
Namun, Anda perlu mengonsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter. Sebab, obat topikal tersebut merupakan regimen untuk pengobatan tungau yang hanya tersedia dengan resep dokter.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu kudis?

Apa itu kudis?
Kudis merupakan jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit tungau bernama sarcoptes scabiei.
Apa penyebab kudis?

Apa penyebab kudis?
Pada dasarnya, penyakit kudis disebabkan oleh kebersihan badan yang tak terjaga.
Apa gejala kudis?

Apa gejala kudis?
Gejala kudis dapat berupa rasa gatal di area sela-sela jari kaki, tangan, di bawah ketiak, alat kelamin, pinggang, dan lain sebagainya. Biasanya, rasa gatal tini semakin memburuk pada malam hari.
