Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.98.1
Konten dari Pengguna
Cara Menghilangkan Sihir yang Ditanam dalam Tanah Menurut Ajaran Rasulullah SAW
6 Maret 2022 19:51 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Secara bahasa , sihir berasal dari kata “sahara” yang berarti gelap, kelam, dan tipuan. Sedangkan secara istilah, sihir adalah sesuatu yang dibuat dengan menciptakan imajinasi berbeda pada hakikat aslinya.
ADVERTISEMENT
Sihir erat kaitannya dengan bantuan jin dan setan. Allah Swt berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 102: “Hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). mereka mengajarkan sihir kepada manusia”.
Dikutip dari buku Ath-Thibu An-Nawawi karya Ibnu Qayyim Al-Jauziah, gangguan sihir bisa mengenai siapa saja tanpa terkecuali. Bahkan, Rasulullah SAW pun dulu pernah merasakannya.
Dalam Islam , sihir terdiri dari beberapa macam, salah satunya adalah buhul yang ditanam. Bagaimana cara menghilangkan sihir yang ditanam tersebut? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan berikut.
Cara Menghilangkan Sihir yang Ditanam
Ustadz Faizar dalam Channel YouTube Muhammad Faizar Offcial menjelaskan, cara menghilangkan sihir yang ditanam adalah dengan beristighfar sebanyak mungkin. Hal ini sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW kepada umatnya.
ADVERTISEMENT
Kala itu, tokoh Yahudi yang berasal dari golongan Bani Zuraiq mengirimkan sihir kepada Rasulullah. Kemudian, Rasulullah pun menderita penyakit sihir selama 40 hari 40 malam.
Saat menyadari ada keanehan di dalam tubuhnya, Rasulullah SAW selalu bermunajat kepada Allah Swt. Beliau meningkatkan iman dan takwanya serta menjadikan sabar sebagai benteng utamanya.
Itu semua dilakukan Rasulullah dalam waktu yang tidak instan. Perlahan tapi pasti, Allah Swt keluarkan dan musnahkan sihir yang menimpa Rasulullah tersebut.
Cara ini berlaku bagi umat Muslim yang sedang terkena sihir. Melalui bantuan Allah, niscaya buhul yang tertanam di dalam tanah akan musnah dengan sendirinya.
Sebagai penyempurna, ada beberapa amal yang bisa dilakukan untuk menghilangkan gangguan sihir. Dikutip dari buku Doa Ruqyah: Terapi yang Bersumber dari Alquran dan As-Sunnah karya Syaikh Said bin Ali, berikut uraiannya:
ADVERTISEMENT
(MSD)