Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Debit Air dan Contoh Soalnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi debit air pada bak mandi. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi debit air pada bak mandi. Foto: Pixabay

Untuk menghitung debit air dapat menggunakan sebuah rumus. Sebelum itu, pahami terlebih dahulu apa itu debit air. Yang dimaksud dengan debit air adalah kecepatan aliran zat cair per satuan waktu. Secara matematis, debit dinyatakan dengan simbol Q.

Pada umumnya, satuan debit ini digunakan untuk mengawasi kapasitas atau daya tampung air yang terletak di sungai atau bendungan agar volumenya dapat dikendalikan. Selain itu, menghitung debit juga memiliki banyak manfaat, di antaranya:

  • Menghitung curah hujan;

  • Menghitung besar aliran sungai;

  • Menghitung jumlah air yang digunakan untuk beraktivitas, misalnya menyiram tanaman;

  • Menghitung waktu yang dibutuhkan untuk mengisi penuh bak mandi atau ember.

Menghimpun buku Matematika Kelas 6 Sekolah Dasar oleh Osman T dkk (2012: 83), agar bisa menghitung debit air, penting untuk mengetahui satuan ukuran waktu dan volumenya terlebih dahulu.

Konversi Satuan Waktu dan Volume

Berikut ini konversi untuk satuan waktu:

  • 1 jam = 60 menit

  • 1 menit = 60 detik / 60 sekon

  • 1 jam = 3.600 detik / 3.600 sekon

  • 1 menit = 1/60 jam

  • 1 detik = 1/60 detik

  • 1 jam = 1/3.600 detik

Sementara konversi untuk satuan volume adalah sebagai berikut:

  • 1 liter = 1 dm³

  • 1 dm³ = 1.000 cm³

  • 1 cm³ = 1.000.000 mm³

  • 1 mm³ = 0.001 m³

  • 1 cc = 1 ml = 1 cm

Lalu, bagaimana cara menghitung debit air?

Ilustrasi menghitung debit air. Foto: Pixabay

Rumus Menghitung Debit Air

Untuk menghitung aliran debit bisa menggunakan rumus berikut:

Debit = Volume Aliran / Waktu Aliran

Satuan debit adalah satuan volume per satuan waktu. Sebagai contoh m³/detik, m³/jam, liter/detik, ml/detik, dan lain sebagainya.

Rumus Menghitung Waktu Aliran

Sementara untuk menghitung waktu aliran bisa memakai rumus berikut:

Waktu Aliran = Volume Aliran / Debit

Rumus Menghitung Volume Aliran

Jika diketahui debit dan waktu aliran, maka rumus menghitung volume aliran adalah sebagai berikut:

Volume Aliran = Debit x Waktu Aliran

Ilustrasi menghitung debit air. Foto: Pixabay

Contoh Soal Debit Air dan Pembahasannya

Mengutip buku Pintar Matematika SD/MI Kelas 5 Kurikulum 2013 karya Petrus Tumijan (2020: 58), berikut contoh soal menghitung debit air dan pembahasannya.

Contoh Soal 1

Sebuah keran di kamar mandi selama 1 jam dapat mengeluarkan air sebanyak 7,2 m³. Berapakah debit air pada sebuah keran tersebut dalam satuan liter/detik?

Pembahasannya:

Diketahui:

Volume air = 7,2 m³

= 7200 dm³

= 7200 liter

Waktu air = 1 jam

= 3.600 detik

Ditanya:

Debit air = ?

Jawab:

Debit air = 7.200 liter : 3.600 detik

= 2 liter/detik

Jadi, debit air pada keran tersebut adalah 2 liter/detik.

Contoh Soal 2

Pada sebuah penampung air yang berbentuk tabung dengan jari-jari 4 dm dan tinggi 21 dm. Lalu, tampungan air tersebut diisi dengan air selama 10 menit menggunakan selang. Berapakah debit air dari selang tersebut?

Pembahasannya:

Diketahui:

Rumus volume sebuah tabung

V = π r2 x t

Volume air = 22/7 x 42 x 21

= 1056 dm³

=1056 dm³

= 1056 liter

Waktu air = 10 menit

= 10 x 60

= 600 detik

Ditanya:

Debit air = ?

Jawab:

Debit air = 1056 liter : 600 detik

= 1,76 liter/detik.

Jadi, debit air pada keran tersebut adalah 1,76 liter/detik.

(VIO)