Cara Menghitung IPK dan IP yang Mudah, Penting Dipahami Mahasiswa Baru

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif adalah rata-rata perolehan Indeks Prestasi (IP) semester mahasiswa untuk semua semester yang pernah dijalani. Sedangkan IPS merupakan alat ukur terhadap hasil studi mahasiswa dalam suatu perkuliahan tiap semester.
Penghitungan IP dan IPK terkadang memang membingungkan. Sebab, jumlah mata kuliah yang diambil setiap semester cukup banyak. Sehingga, banyak angka yang akan menjadi bahan perhitungan. Oleh karenanya, akan lebih mudah jika mahasiswa menghitung menggunakan kalkulator atau Microsoft Excel.
Sebenarnya, mahasiswa tidak perlu menghitung jumlah IP dan IPK secara mandiri karena jumlah tersebut sudah dihitung lewat sistem di universitas. Akan tetapi, dengan mengetahui cara menghitungnya, mahasiswa akan merasa yakin bahwa nilai yang ada di sistem tersebut tidak mengalami kesalahan.
Nilai IPK akan tercantum di dalam Ijazah Sarjana/Magister/Doktor dan bisa menjadi salah satu faktor tingkatan kualitas lulusan kampus tersebut. Jika mahasiswa tidak memenuhi minimum IPK, dia akan mengalami kesulitan dalam menambah sks untuk semester berikutnya, atau bahkan tidak diluluskan. Sementara itu, bagi mahasiswa yang memiliki IPK tertentu, berhak mendapatkan predikat kehormatan ketika lulus nanti.
Rentang nilai IPK adalah 0.00 - 4.00. Berikut adalah predikat kehormatan untuk mahasiswa yang mendapatkan tingkatan IPK tertentu.
Predikat summa cum laude (lulus dengan pujian terbanyak): IPK 3.80 - 4.00
Predikat Magna Cum Laude (lulus dengan banyak pujian): IPK 3.60 - 3.79
Predikat Cum Laude (lulus dengan pujian): 3.40 - 3.59
Cara menghitung IPK dan IP dengan mudah
Sebelum memahami bagaimana menghitung IPK dan IP, perlu diperhatikan juga konversi nilai berupa angka (skor dan bobot), dan huruf. Konversi tiap universitas berbeda-beda tiap universitas karena merupakan kebijakan akademik masing-masing.
Sebagai contoh, berikut adalah konversi nilai berupa skor, bobot, dan huruf dari Universitas Gajah Mada (UGM) yang dilansir dari situs Akademik FEB UGM.
Skor Nilai Bobot Nilai Huruf
100-90 4 A
89-85 3.75 A-
84-80 3.5 A/B
79-75 3.25 B+
74-70 3 B
69-65 2.75 B-
64-60 2.5 B/C
59-55 2.25 C+
54-50 2 C
49-45 1.75 C-
44-40 1.5 C/D
39-35 1.25 D+
34-30 1 D
<30 0 E
Rumus Menghitung IP
Sebelum menghitung IPK, mahasiswa juga perlu memahami bagaimana cara menghitung IP terlebih dahulu. Sebab, komponen utama IPK adalah IP.
IP = Jumlah nilai kredit matakuliah yang diambil x nilai bobot masing-masing mata kuliah / jumlah nilai kredit matakuliah yang diambil
IP = Jumlah N x K semua matakuliah/ jumlah K keseluruhan
Contoh perhitungan IP mahasiswa yang mengambil 6 mata kuliah.
Mata Kuliah Nilai Kredit N x K Total
1 A 3 3 x 4 12.00
2 B- 3 3 x 2.75 8.25
3 C+ 3 3 x 2.25 6.75
4 C 3 3 x 2 6.00
5 D 3 3 x 1 3.00
6 E 3 3 x 0 0.00
Jumlah 18 36.00
Maka IP = 36/18 = 2.00
Rumus Menghitung IPK
Ada dua cara yang bisa ditempuh untuk menghitung IPK. Cara pertama sama seperti menghitung IP, namun dengan menjumlahkan semua mata kuliah yang pernah diambil dari semester 1 hingga semester 8. Sedangkan cara kedua adalah dengan menjumlahkan semua nilai IP dari semester satu hingga semester akhir. Kemudian, jumlah nilai IP tersebut dibagi dengan jumlah IP.
Rumus IPK = Akumulasi nilai IP tiap semester : jumlah IP
Contoh:
Nilai IP semester 1 = 3.30
Nilai IP semester 2 = 3.12
Nilai IP semester 3 = 3.16
Nilai IP semester 4 = 2.08
Nilai IP semester 5 = 3.20
Nilai IP semester 6 = 2.96
Nilai IP semester 7 = 2.88
Nilai IP semester 8 = 3.50
IPK = Akumulasi nilai IP tiap semester : jumlah IP
IPK = (3,4 + 3,6 + 3,2 + 2,6 + 3,2 + 3 + 2,8 + 3,6) : 8
IPK = 25,4 : 8
IPK = 3,175
Maka, nilai IPK nya adalah 3,175.
(ULY)
