Cara Menghitung Kebutuhan AC Berdasarkan Luas Ruangan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menghitung kebutuhan AC atau air conditioner dalam sebuah ruangan sangat penting agar bisa memilih jenis AC yang tepat. Sebab, ruangan dengan ukuran tertentu memiliki kebutuhan AC yang berbeda-beda.
Untuk menghitung kebutuhan AC, ada beberapa faktor penting yang harus diketahui terlebih dahulu, yaitu:
BTU/h (British Thermal Unit per hour), yaitu satuan daya pendingin AC yang menyatakan kemampuan dalam mengurangi panas atau mendinginkan ruangan dengan luas dan kondisi tertentu selama 1 jam.
Daya listrik (Watt), yaitu besarnya tenaga listrik yang dibutuhkan saat AC dalam kondisi menyala.
PK AC, yaitu satuan daya pendingin pada kompresor AC. PK adalah singkatan dari bahasa Belanda "Paarkd Kracht" yang berarti tenaga kuda. Semakin besar PK AC, maka semakin besar pula tenaga yang dikeluarkan oleh AC.
Lantas, bagaimana cara menghitung kebutuhan PK AC dalam sebuah ruangan? Berikut ini adalah penjelasannya.
Cara Menghitung Kebutuhan AC
Umumnya, terdapat beberapa ukuran PK AC yang sering digunakan, yaitu 1/2 PK, 3/4 PK, 1 PK, 1 1/2 PK, dan 2 PK. Setiap ukuran tersebut memiliki daya pendingin AC yang berbeda-beda. Berikut penjelasannya:
AC 1/2 PK = ± 5.000 BTU/h → untuk ruangan 10-20 m²
AC 3/4 PK = ± 7.000 BTU/h → untuk ruangan 23-27 m²
AC 1 PK = ± 10.000 BTU/h → untuk ruangan 32-37 m²
AC 1 1/2 PK = ± 12.000 BTU/h → untuk ruangan 41-50 m²
AC 2 PK = ± 18.000 BTU/h → untuk ruangan 65-90 m²
Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI), kebutuhan pendingan normal adalah 500 BTU/h untuk mencapai temperatur ruang, yakni antara 24-26°C. Hal ini mengacu pada asumsi tinggi ruangan standar di Indonesia, yaitu 3 meter.
Jika ketinggian ruangan lebih dari 3 m, maka dapat diasumsikan dengan kelipatannya. Misalnya, ruangan dengan tinggi 6 m, berarti standar kebutuhan pendinginannya adalah 1.000 BTU/h.
Mengutip buku Kiat Hemat Bayar Listrik oleh Gatut Susanta, dkk., cara menghitung kebutuhan AC dalam ruangan dapat menggunakan rumus berikut:
Kebutuhan AC = luas ruangan x standar kebutuhan pendinginan normal
Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh perhitungan berikut:
Bagaimana cara menentukan kebutuhan AC pada ruang keluarga yang berukuran 4 m x 5 m dengan tinggi plafon 3 m?
Pembahasan:
Pertama-tama, gunakan standar kebutuhan pendinginan ruangan di Indonesia, yaitu 500 BTU/h. Kemudian, tentukan jumlah kebutuhan AC dengan menggunakan rumus sebagai berikut.
Kebutuhan AC = luas ruangan x standar kebutuhan pendinginan normal
Kebutuhan AC = panjang x lebar x 500 BTU/h
Kebutuhan AC = 4 x 5 x 500 BTU = 10.000 BTU/h/m²
Berdasarkan ukuran PK AC yang disebutkan sebelumnya, 10.000 BTU/h dapat diasumsikan sebagai 1 PK. Oleh sebab itu, pada ruang keluarga tersebut dapat dipasang AC dengan kapasitas 1 PK.
(SFR)
