Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Volume Pondasi Batu Kali dan Contoh Soalnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Begini Cara Menghitung Volume Pondasi Batu Kali dan Contoh Soalnya. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Begini Cara Menghitung Volume Pondasi Batu Kali dan Contoh Soalnya. Foto: Pexels

Pondasi merupakan bagian terpenting dalam sebuah bangunan. Pondasi sendiri terdiri dari dua macam secara umum, yakni pondasi dangkal dan pondasi dalam.

Salah satu jenis pondasi dangkal adalah pondasi batu kali. Biasanya, pondasi ini ditemukan pada kedalaman antara 60-80 cm, dengan lebar tapaknya sama dengan tingginya.

Adapun cara menghitung volume pondasi batu kali adalah dengan mengetahui luas penampang dan panjang pondasinya terlebih dahulu. Materi lebih lengkapnya akan dijelaskan di bawah ini.

Pondasi Batu Kali

Ilustrasi Pondasi Batu Kali. Foto: Pexels

Pondasi batu kali digunakan untuk bangunan-bangunan sederhana pada tanah asli yang cukup baik. Kebutuhan bahan baku untuk pondasi ini adalah batu belah (batu kali atau batu gunung), pasir pasang, dan semen PC atau semen abu-abu.

1. Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Batu Kali

Pondasi batu kali memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri. Sejumlah kelebihan pondasi batu kali adalah sebagai berikut.

  • Mudah pelaksanaannya;

  • Cepat waktu pengerjaannya;

  • Mudah mendapatkan batu belah, apalagi jika pembangunan dilakukan di wilayah Pulau Jawa.

Adapun kekurangan dari penggunaan pondasi batu kali adalah sebagai berikut.

  • Batu belah sulit didapatkan, terutama di daerah-daerah tertentu;

  • Menjadi mahal untuk daerah tertentu;

  • Lebih mahal bila digunakan untuk rumah bertingkat.

2. Cara Menghitung Volume Pondasi Batu Kali

Mengutip dari buku Panduan Lengkap Membangun Rumah oleh Gatut Susanta, cara menghitung volume pondasi lajur pasangan batu kali adalah sebagai berikut.

V = Luas penampang x Panjang pondasi

Untuk mendapatkan nilai luas penampang, bisa menggunakan rumus: a + c/2 x b

Keterangan:

  • a = lebar bagian atas pondasi

  • b = tinggi pondasi

  • c = lebar bagian bawah pondasi

Baca Juga: Cara Menghitung Luas Daerah Persegi dan Contohnya

3. Contoh Soal Volume Pondasi Batu Kali

Contoh Soal Volume Pondasi Batu Kali. Foto: Pexels

Supaya memahami rumus yang digunakan untuk menghitung volume pondasi batu kali, simak contoh soal berikut.

Terdapat sebuah lahan yang luas tanahnya 100 meter dengan ukuran 10 m x 10 m. Di sekeliling lahan tersebut dibuat pagar dengan pondasi dari pasangan batu kali.

Panjang pondasi adalah 35 m dengan bentuk trapesium dan lebar atasnya 0,3 m, lebar bawah 0,4 m, dan tinggi 0,6 m. Hitunglah volume pondasi dan volume kebutuhan batu.

Jawaban:

Diketahui:

  • a = 0,3 m

  • b = 0,6 m

  • c = 0,4 m

Ditanyakan:

  • Volume pondasi = ...?

  • Volume kebutuhan batu = ...?

Volume pondasi batu kali = Luas penampang x Panjang pondasi

Pertama-tama, cari luas penampang terlebih dahulu menggunakan rumus: a + c/2 x b

  • Luas penampang = (0,3+0,4)/2 x 0,6 ) = 0,21

  • Volume pondasi batu kali = 0,21 x 35 = 7,35 m3

Setelah volume pasangan batu diketahui, hitung kebutuhan batu dengan rumus tersebut.

Volume kebutuhan batu = Volume pasangan batu kali x Koefisien bahan

  • Volume kebutuhan batu = 7,35 x 1,2

  • Volume kebutuhan batu = 8,82 m3

Jadi, kebutuhan bahan batu kali untuk pekerjaan pondasi tersebut adalah 8,82 m3.

(DEL)