Konten dari Pengguna

Cara Mengirim Tugas Lewat Email yang Benar Sesuai Etika

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara mengirim tugas lewat email. Foto; Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara mengirim tugas lewat email. Foto; Pixabay

Kemajuan teknologi membuat proses pembelajaran lebih mudah dijalankan, termasuk soal mengirim tugas. Berbeda dengan dulu, siswa kini tak perlu mencetak tugasnya dan mengumpulkannya dalam bentuk fisik. Mereka cukup mengirim tugas itu secara online via email.

Selain lebih praktis dan hemat biaya, tugas yang dikirim lewat email pun bisa lebih beragam bentuknya. Bukan hanya dokumen, tugas juga bisa dikumpulkan dalam bentuk foto maupun video.

Meski terkesan lebih informal, siswa tetap harus memperhatikan etika dan tata krama saat mengirim tugas lewat email. Ada sopan santun yang harus dijaga saat mengirim email kepada pendidik.

Lalu, bagaimana cara mengirim tugas lewat email yang benar sesuai etika? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.

Cara Mengirim Tugas Lewat Email

Ilustrasi mengirim email. Foto: Pixabay

Dirangkum dari laman School Habits, berikut cara mengirim tugas lewat email yang benar dan dapat dicontoh siswa:

1. Isi Subject Email

Salah satu kesalahan fatal yang kerap dilakukan siswa/mahasiswa saat mengirim tugas via email adalah mengosongkan subject email. Padahal, mengisi bagian tersebut merupakan hal yang penting untuk memudahkan guru/dosen membedakan dengan email lainnya.

Oleh sebab itu, bagian subject sebaiknya diisi sesuai judul tugasnya. Bisa juga ditambahkan dengan nama, nomor absen, dan kelas. Misalnya, ‘Tugas Matematika Bab 2_Ananda Febrianti 03/3B’, ‘Tugas Desain Grafis Dasar_Dessy Riskita 08/2A’.

2. Gunakan Sapaan yang Tepat

Karena merasa memiliki kedekatan, siswa/mahasiswa kerap kali menyapa guru/dosen dengan sapaan informal. Saat mengirim tugas lewat email, kebiasaan itu hendaknya ditinggalkan. Sebaiknya tetap gunakanlah sapaan sopan saat mengirim tugas, misalnya ‘Ibu Retno yang terhormat”.

3. Memperkenalkan Diri

Setelah menyapa dengan bahasa yang sopan, tulisan di dalam email dilanjutkan dengan perkenalan diri. Nyatakan diri Anda dengan jelas agar guru/dosen tahu dari siapa email tersebut berasal.

Contohnya, “Bu Retno, saya Rachel Amanda, mahasiswa Jurnalistik kelas 2A yang hadir dalam kelas Selasa sore untuk mata kuliah Penulisan Berita.”

Ilustrasi mengirim tugas lewat email. Foto: Pixabay

4. Jelaskan Tujuan Email

Ini juga menjadi bagian yang tak boleh disepelekan. Tulislah dengan jelas alasan mengapa Anda mengirim email itu sesuai subject-nya. Contoh: “Saya mengirim email kepada Bapak/Ibu untuk mengirim tugas Jurnalistik mata kuliah Penulisan Berita.”

5. Tulis Body Email

Pada bagian ini, jelaskan secara rinci mengenai tugas apa yang diberikan, Jika ada pertanyaan, tulislah pertanyaan itu secara singkat, jelas, dan tidak bertele-tele. Jika banyak pertanyaan yang diajukan, sampaikan dalam bentuk poin agar mudah dipahami.

6. Ucapan Terima Kasih

Terakhir, tutup email dengan mengucapkan terima kasih kepada guru/dosen. Misalnya, “Atas perhatian Ibu, terima kasih. Hormat saya, Rachel Amanda”.

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Subjek email tugas diisi apa?
chevron-down

Bagian subject sebaiknya diisi sesuai judul tugasnya. Bisa juga ditambah dengan nama, nomor absen, dan kelas.

Bagaimana langkah-langkah menulis email?
chevron-down

Mengisi subject email, menyapa guru/dosen dengan sapaan yang tepat, memperkenalkan diri, menjelaskan tujuan email, menulis body email, dan mengakhirinya dengan ucapan terima kasih.

Kata apa yang pertama kali dikirimkan di email?
chevron-down

Email tugas sebaiknya diawali dengan sapaan kepada guru/dosen dan perkenalan diri.