Konten dari Pengguna

Cara Meninggikan Badan untuk Anak dan Remaja Secara Alami

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

com-Ilustrasi kaitan konsumsi susu dengan tinggi badan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi kaitan konsumsi susu dengan tinggi badan. Foto: Shutterstock

Banyak orang yang ingin meninggikan badan. Tidak hanya untuk terlihat menarik, beberapa profesi juga mengharuskan pelamar memiliki tinggi badan tertentu, misalnya pramugari, polisi, model, dan lain sebagainya.

Melansir dari Healthine, faktor genetik menyumbang 60 hingga 80 persen dari tinggi badan seseorang. Tentu saja ini bukanlah sesuatu yang dapat diubah. Kabar baiknya, faktor lain seperti nutrisi dan olahraga ternyata juga berperan penting.

Memaksimalkan pertumbuhan sebaiknya dimulai sejak belia. Sebab ketika menginjak usia 18 tahun, manusia umumnya akan berhenti tumbuh tinggi. Nah berikut adalah beberapa cara meninggikan badan untuk anak dan remaja secara alami:

Mengonsumsi Makanan Bernutrisi

Ilustrasi kedelai. Foto: Shutterstock

Melansir dari Medical News Today, protein dan kalsium sangat penting untuk kesehatan dan pertumbuhan tulang. Beberapa makanan kaya protein contohnya adalah daging merah, unggas, makanan laut, telur, kacang-kacangan, dan dan biji-bijian. Sedangkan makanan yang mengandung kalsium di antaranya adalah susu, yoghurt, salmon, ikan sarden, brokoli, bayam, dan kedelai.

Tidur Secara Cukup

Ilustrasi Tidur Foto: Shutterstock

Mengutip dari buku How to Grow Taller karya Kemp Geoff, faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan manusia adalah HGH atau Human Growth Hormone. Hormon ini memproduksi senyawa kimia yang memicu produksi tulang rawan dalam tubuh. Tulang rawan ini penting dalam pertumbuhan tulang.

Melansir Healthline, tubuh akan melepaskan HGH saat tidur. Dengan demikian produksi hormon ini akan berkurang jika Anda tidak cukup istirahat. Lama tidur rata-rata menurut rentang usia yang disarankan yakni:

  • Bayi baru lahir hingga usia 3 bulan: 14-17 jam tidur setiap hari

  • Bayi usia 3-11 bulan: 12-17 jam

  • Balita usia 1-2 tahun: 11-14 jam

  • Anak usia 3-5 tahun: 10-13 jam

  • Anak usia 6-13 tahun: 9-11 jam

  • Remaja usia 14-17: 8-10 jam

  • Orang dewasa usia 18-64: 7-9 jam

Aktif Berolahraga

Cobra pose salah satu gerakan olahraga yang dapat memperbaiki postur tubuh. Foto: dok.Shutterstock

Olahraga teratur juga penting untuk perkembangan tubuh. Latihan fisik yang disarankan agar tubuh tinggi adalah yoga, push up, sit up, bersepeda, lompat tali, dan berenang. Mengutip dari buku 10 Exercises To Become Taller In 1 Week tulisan Larissa G, renang dapat meregangkan badan dan tulang belakang.

Melakukan pose kobra ketika yoga juga memiliki manfaat yang signifikan. Caranya berbaringlah menelungkup di atas matras. Kemudian dorong lantai dengan kedua telapak tangan di sisi bahu. Lalu tariklah bahu ke belakang, angkat dada dari lantai menggunakan otot punggung dan perut. Ulangi ini antara 5 hingga 30 detik.

Frequently Asked Question Section

Faktor yang mempengaruhi tinggi badan manusia

chevron-down

Beberapa faktor yang mempengaruhi tinggi badan seseorang yaitu genetik, asupan nutrisi, dan intensitas olahraga.

Apakah orang dewasa masih dapat tumbuh tinggi?

chevron-down

Ketika menginjak usia 18 tahun, manusia umumnya akan berhenti untuk tumbuh tinggi. Meski demikian menjaga asupan makan dan olahraga tetap diperlukan agar tidak mengalami masalah tulang.

Makanan yang baik untuk pertumbuhan tulang

chevron-down

Makanan yang mengandung protein dan kalsium seperti kedelai, susu, salmon, dan bayam.

(ERA)