Konten dari Pengguna

Cara Menjawab Apa Kekuatan Anda dalam Bekerja Sama dengan Orang Lain

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

com-Ilustrasi kerja sama di kantor. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi kerja sama di kantor. Foto: Shutterstock

Ada banyak pertanyaan yang sering dilontarkan rekruter kepada pelamar kerja, salah satunya adalah apa kekuatan Anda dalam bekerja sama dengan orang lain. Lantas, bagaimana cara menjawab pertanyaan ini?

Sebenarnya, pertanyaan tersebut diajukan untuk menilai kelebihan dan kekurangan (strength and weakness) seorang pelamar kerja. Rekruter ingin tahu lebih jauh, bagaimana pelamar menerapkan nilai-nilai kerja sama dalam organisasi.

Kerja sama (teamwork) sangat diperlukan dalam sebuah organisasi. Dalam menjalankan tugasnya, seorang karyawan harus bisa bekerja secara individu atau bersama tim.

Saat kerja bersama tim inilah skill kerja sama sangat diperlukan. Lantas, bagaimana cara menjawab pertanyaan tadi? Untuk mengetahuinya, simaklah selengkapnya dalam artikel berikut.

Apa Kekuatan Anda dalam Bekerja Sama dengan Orang Lain?

com-Ilustrasi kerja sama bisnis. Foto: Dok. Shutterstock

Ketika seorang interviewer atau rekruter bertanya, apa kekuatan Anda dalam bekerja sama dengan orang lain, maka jawaban yang tepat harus didasarkan pada pengalaman pribadi. Sampaikan beberapa bentuk kerja sama yang sudah dilakukan selama Anda berkarier.

Bagi fresh graduate, mungkin Anda bisa menjelaskan beberapa contoh kerja sama yang dilakukan saat masih berstatus sebagai mahasiswa. Salah satu contohnya mengikuti organisasi internal dan eksternal kampus.

Karena yang ditanyakan adalah kekuatan (strength), maka Anda bisa menceritakan hal-hal yang positif. Anda juga bisa menceritakan dampak positif dari kerja sama tersebut bagi perusahaan secara detail.

Dijelaskan dalam Youth Employment, dengan begitu, rekruter akan merasa terkesan dengan soft skill yang Anda miliki. Sehingga, besar kemungkinannya Anda diterima di perusahaan tersebut.

Ilustrasi tim digital marketing. Foto: Shutter Stock

Dirangkum dari laman Indeed, berikut ini beberapa contoh jawaban alternatif yang bisa dijadikan referensi:

  • "Saya banyak belajar dengan tim di perusahaan sebelumnya. Saya juga bekerja dengan banyak orang yang berpengalaman, mempelajari konsep serta teknik baru dari pengalaman mereka. Menurut saya, ini adalah kesempatan yang bagus. Saya jadi bisa menguasai skill teamwork yang sebenarnya, bisa memecahkan masalah, dan lainnya."

  • "Keberhasilan suatu project adalah prioritas utama saya. Saya senang menerima arahan dari rekan satu tim. Karena berorientasi pada kemajuan perusahaan, saya pun terbiasa untuk bekerja sama dengan tim untuk mencapai tujuan tertentu. Beberapa kali saya dipercaya menjadi leader sebuah project bersama rekan-rekan kerja lainnya."

  • "Salah satu kekuatan saya dalam bekerja sama dengan orang lain adalah kemampuan komunikasi yang baik. Saya percaya bahwa komunikasi yang jelas dan efektif sangat penting dalam mencapai tujuan bersama. Saya senang berbagi ide, mendengarkan umpan balik, dan bersedia bekerja sama untuk menemukan solusi terbaik. Saya juga mendorong tim untuk terbuka dalam berkomunikasi, sehingga setiap anggota tim merasa dihargai dan dapat berkontribusi dengan maksimal."

  • "Saya memiliki kecenderungan untuk menjadi kolaborator yang baik. Saya suka melibatkan semua anggota tim dalam proses pengambilan keputusan. Saya percaya bahwa keberagaman pendapat dan pengalaman memperkaya hasil kerja bersama. Saya tidak hanya fokus pada ide saya sendiri, tetapi juga senang menghargai perspektif orang lain. Ini membantu menciptakan lingkungan di mana setiap orang merasa memiliki peran penting dalam mencapai kesuksesan bersama."

  • "Salah satu kekuatan utama saya adalah kemampuan untuk bekerja dalam tim yang solid. Saya percaya bahwa setiap anggota tim memiliki kekuatan dan keahlian unik. Saya selalu berusaha untuk mengidentifikasi kelebihan setiap orang dan mendistribusikan tugas sesuai dengan keahlian mereka. Selain itu, saya senang memberikan dukungan dan memberdayakan anggota tim untuk mencapai potensi penuh mereka. Dengan cara ini, kita dapat mencapai hasil yang lebih baik secara bersama-sama daripada jika bekerja sendiri."

(MSD)