Konten dari Pengguna

Cara Menulis Footnote Dalam Karya Ilmiah

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menulis footnote. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menulis footnote. Foto: Freepik

Dalam penulisan karya ilmiah baik itu jurnal maupun skripsi, diperlukan elemen penting yang menjadi bagian dari penulisan yaitu footnote atau catatan kaki. Jika merujuk kepada pengertian yang terdapat dalam KBBI, footnote adalah keterangan yang dicantumkan pada margin bawah pada halaman buku.

Dapat ditarik kesimpulan footnote adalah catatan kaki yang berguna untuk menjelaskan keterangan informasi pada lembar di atasnya. Selain itu, footnote juga dapat berupa pemberian komentar ataupun tanggapan dari sumber kutipan tersebut.

Secara lebih rinci, fungsi footnote antara lain sebagai berikut:

  1. Sebagai bukti berupa kutipan dari pernyataan maupun data yang dilampirkan. Hal ini akan menjelaskan tempat dimana kutipan pernyataan mauapuan data tersebut diambil.

  2. Sebagai informasi lanjutan kepada pembacanya agar dapat mencari informasi yang lebih luas.

  3. Memperluas konteks pembahasan bagi pembaca.

  4. Sebagai keterangan dan petunjuk untuk memberikan lampiran terkait, pernyataan, data, ataupun fakta.

Ilustrasi cara menulis footnote. Foto: Freepik

Cara Penulisan Footnote

Beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan dalam setiap cara menulis footnote adalah sebagai berikut:

  1. Footnote ditulis atau diketik dengan ukuran yang lebih kecil menggunakan font berukuran 10.

  2. Pada awal penulisan footnote terdapat angka atau penumoran yang berukuran lebih kecil dan biasanya menggunakan perintas “superscript” pada word atau wps.

  3. Penulisan footnote selalu diawali dengan tulisan yang menjorok ke dalam atau sama dengan saat memulai baris baru. Jika penulisan satu footnote lebih dari satu baris, maka baris selanjutnya dari footnote tersebut dimulai dari tepi sisi kiri sama seperti saat menulis daftar pustaka.

  4. Saat menulisakan nama pengarang dari kutipan yang diambil, harus menuliskan nama asli, tidak perlu membalik nama pengarang dan mencantumkan gelar.

  5. Jika pengarang lebih dari 3 orang dalam suatu karangan, Anda hanya perlu menulis satu nama pengarang dari kutipan yang diambil. Nama pengarang lain cukup disingkat dengan memberikan singkatan seperti .et al atau dkk.

  6. Penulisan judul karangan harus jelas dan lengkap serta dengan menggunakan cetak miring.

  7. Dalam menuliskan footnote umumnya terdapat beberapa singkatan khusus yang perlu diperhatikan. Sehingga pada saat membaca karangan tidak bingung akan singkatan tersebut. Contohnya seperti .ibid; op. cit; dan loc. cit

(HDP)