Konten dari Pengguna

Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas agar Tidak Mudah Busuk

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi buah dan sayuran hijau. Foto: Aleksey Khoruzhenko/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi buah dan sayuran hijau. Foto: Aleksey Khoruzhenko/Shutterstock

Sayur merupakan bahan pangan alami yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat. Bahan pangan ini kaya akan zat gizi seperti vitamin, mineral, serat, dan antioksidan.

Karena mengandung zat gizi tinggi, para dokter dan ahli gizi di seluruh dunia menganjurkan masyarakat untuk mengonsumsi sayur secara rutin. WHO mengatakan bahwa konsumsi sayur yang ideal tak kurang dari 400 gram per hari.

Sementara Undang-Undang Kesehatan No. 36 menyebutkan bahwa setiap orang sebaiknya mengonsumsi 3-5 porsi sayur setiap hari. Sebab, sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa konsumsi sayur yang cukup bisa bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Anda bisa menyediakan stok sayur di kulkas setiap hari. Agar tidak mudah busuk, berikut panduan cara menyimpan sayuran di kulkas selengkapnya yang bisa Anda simak.

Cara Menyimpan Sayuran di Kulkas

Cara menyimpan sayuran di kulkas sebenarnya cukup mudah. Anda hanya perlu membersihkan sayurnya terlebih dahulu, kemudian bungkus dengan kertas dan simpan di kulkas yang tidak terlalu dingin.

Ilustrasi mencuci sayur. Foto: Shutter Stock

Hindari penggunaan plastik untuk membungkus sayuran. Mengutip buku Resep Rumah Rendah Kolesterol oleh Dapur Entris (2012), cara ini bisa membuat sayuran layu dan hilang kandungan vitaminnya.

Kemudian, untuk sayuran yang sudah ada kemasannya sebaiknya dipindah ke tempat yang berbeda di dalam kulkas. Ini dilakukan untuk mencegah kontaminasi dengan sayur dan bahan pangan lainnya.

Buang daun terluar dari sayuran berdaun untuk mencegah pembusukan. Kemudian, kupas kulit sayur yang memiliki kulit tebal untuk mengurangi lapisan lilinnya.

Beberapa jenis sayur memiliki teknik penyimpanan yang berbeda di dalam kulkas. Berikut beberapa tips yang bisa Anda coba:

Ilustrasi menyimpan sayuran dalam kulkas Foto: Shutter Stock
  • Tomat: Tutup bagian atas tomat (tangkainya) dengan selotip. Kemudian, masukkan tomat ke dalam kulkas dan tomat pun bisa bertahan hingga waktu 1-2 bulan.

  • Bawang merah dan bawang putih: Simpan bawang di wadah plastik, lalu taburi teh dan garam. Ikat plastik dengan rapat dan masukkan ke dalam kulkas. Cara ini bisa membuat bawang tetap segar dalam waktu 6 bulan.

  • Wortel: Tempatkan wortel di sebuah wadah yang dilapisi kulit bawang bombai. Masukkan ke dalam kulkas dan wortel bisa bertahan sampai 3 bulan.

  • Kangkung dan bayam: Kangkung dan bayam tidak perlu dicuci terlebih dahulu. Anda bisa memetiknya, kemudian simpan di wadah kering. Lapisi wadah dengan tisu agar kangkung dan bayam tidak lembap.

  • Brokoli: Rendam terlebih dahulu dengan air garam supaya ulat-ulatnya keluar. Kemudian, simpan di wadah kering dan masukkan ke dalam kulkas.

  • Cabai: Gunting tangkai panjang cabai agar tidak mudah busuk. Lalu, masukkan ke dalam wadah bersama bawang putih kupas agar lebih awet.

  • Rimpang: Rimpang seperti jahe, kunyit, kencur, dan lainnya tidak perlu dicuci. Masukkan ke dalam wadah dan berikan alas tisu untuk menyerap kelembapan.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa kandungan sayur?

chevron-down

Sayur kaya akan zat gizi seperti vitamin, mineral, serat, dan antioksidan.

Berapa takaran sayur yang harus dikonsumsi dalam 1 hari?

chevron-down

WHO mengatakan bahwa konsumsi sayur yang ideal tak kurang dari 400 gram perhari.

Kenapa dianjurkan untuk mengonsumsi sayur?

chevron-down

Karena sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa konsumsi sayur yang cukup bisa membawa banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.