Cara PDKT Lewat Chat untuk Mengambil Hati Si Dia

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

PDKT alias pendekatan kerap kali disebut sebagai masa yang paling indah. Tidak jarang juga masa ini dianggap lebih seru dan menyenangkan dibanding masa pacaran. Proses PDKT biasanya diawali dengan chat di aplikasi pesan singkat hingga media sosial.
Kebanyakan orang menganggap PDKT lewat chat sebagai cara yang paling aman. Sebab, Anda tidak perlu bertatap muka secara langsung. Selain itu, pendekatan melalui chat juga dapat meminimalisir rasa grogi atau gugup.
Kendati demikian, cara PDKT lewat chat sebenarnya tidak semudah yang dibayangkan. Langkah pendekatan yang salah justru dapat membuat kamu semakin jauh dengan sang pujaan hati. Karenanya, diperlukan cara yang tepat dalam berkomunikasi guna mengambil hati si dia.
Lalu, bagaimana cara PDKT lewat chat yang benar? Yuk, simak ulasan berikut agar tidak salah langkah.
Cara PDKT Lewat Chat untuk Mengambil Hati Si Dia
Cara PDKT Lewat Chat
Berikut cara PDKT lewat chat untuk mengambil hati si dia:
1. Obrolan Ringan
Kamu bisa memulai proses PDKT dengan membuka obrolan ringan. Misalnya, membahas musik yang dia unggah di media sosial, mengucapkan selamat ulang tahun di hari jadinya, hingga membicarakan film yang baru saja dia tonton. Hindari menanyakan pertanyaan membosankan seperti “Kamu sedang apa?” Atau “Sudah makan atau belum?” secara tiba-tiba, apalagi jika kalian tidak terlalu dekat. Selain membosankan, pertanyaan itu mungkin bisa membuat dia ilfil.
2. Sisipkan Lelucon
Setelah membuka percakapan, kamu bisa menyisipkan lelucon untuk mencairkan suasana. Pastikan lelucon tersebut tidak berlebihan dan menyinggung perasannya. Kamu juga bisa membagikan video atau meme lucu agar chat lebih menarik.
3. Menggunakan Emoji dan Stiker
Menggunakan emoji dan stiker dapat membuat chat lebih berwarna. Namun, ada baiknya kamu menggunakannya ketika percakapan sudah intens. Hindari juga penggunaan emoji atau stiker secara berlebihan agar tidak mengganggu percakapan.
4. Hindari Curhat Tentang Cinta
Tidak ada salahnya jika ingin berbagi curhat dengan si dia, namun kamu harus waspada terhadap lubang friendzone. Sebaiknya, batasi intensitas curhat di antara kalian, khususnya curhat tentang asmara.
5. Tidak Memaksa
Jika dia belum membalas pesan, kamu harus tetap bersabar. Hindari mendesak si dia dengan pertanyaan yang bersifat memaksa. Misalnya, “Belum dibalas ya?” atau “Lagi sibuk banget ya”. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki kesibukan masing-masing.
6. Ajak Si Dia Bertemu
Apabila merasa sudah semakin dekat dan satu frekuensi dengan si dia, kamu bisa mengajaknya untuk bertemu. Misalnya, nonton film atau makan siang bersama. Melalui pertemuan ini, kamu bisa mengenal lebih dekat si dia dan menunjukan keseriusanmu.
(GTT)
