Cara Riset Pasar yang Efektif untuk Mengetahui Potensi Pasar Suatu Produk

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebelum meluncurkan atau mengembangkan bisnis, pelaku usaha perlu memahami potensi pasar dari produk yang akan ditawarkan. Untuk mendapatkan gambaran tersebut, riset pasar menjadi langkah awal yang wajib dilakukan.
Tanpa riset yang tepat, perusahaan berisiko mengambil keputusan yang keliru dan merugikan. Sebaliknya, riset pasar yang akurat memberikan landasan faktual bagi bisnis untuk menentukan strategi yang lebih terarah dan efektif.
Pertanyaannya, bagaimana cara melakukan riset pasar yang efektif untuk mengetahui potensi pasar suatu produk? Simak artikel ini untuk penjelasannya!
Bagaimana Cara Melakukan Riset Pasar yang Efektif untuk Mengetahui Potensi Pasar Suatu Produk?
Mengutip Jurnal Abdimas Volume 7 Nomor 4 oleh Diana Novita dkk., riset potensi pasar bertujuan untuk mengetahui tingkat permintaan terhadap suatu produk. Setelah melakukan riset ini, pelaku usaha dapat melakukan estimasi permintaan, mulai dari perencanaan produksi hingga penyusunan anggaran.
Lantas, bagaimana cara melakukan riset pasar yang efektif untuk mengetahui potensi pasar suatu produk? Dihimpun dari situs Enterprise Nation, berikut langkah-langkahnya:
1. Tentukan Tujuan Riset
Setiap bisnis yang sukses dimulai dengan tujuan yang jelas. Tujuan ini menjadi arah yang membantu pelaku usaha mengumpulkan data secara terfokus dan efisien.
Selain itu, perumusan tujuan riset juga memudahkan bisnis dalam menentukan kebutuhan riset pasar, apakah untuk memahami demografi konsumen, menilai tingkat permintaan potensial, maupun kebutuhan lainnya.
2. Identifikasi Target Pasar
Target pasar adalah kelompok konsumen yang berpotensi membeli suatu produk atau layanan. Dengan memahaminya, pelaku usaha dapat menyesuaikan produk, menyusun strategi pemasaran yang tepat, dan mengoptimalkan peluang penjualan.
Untuk mengidentifikasi target pasar, pelaku usaha dapat menelusuri karakteristik calon pembeli seperti usia, jenis kelamin, lokasi, hingga kebiasaan membeli.
3. Kumpulkan Data
Setelah menentukan tujuan dan target pasar, langkah berikutnya adalah mengumpulkan informasi. Data yang digunakan untuk menilai potensi pasar dapat berasal dari riset primer maupun sekunder.
Riset pasar primer adalah data terbaru yang diperoleh langsung dari target konsumen. Riset ini bisa dilakukan dengan cara wawancara, survei daring, atau diskusi langsung.
Sementara itu, riset pasar sekunder merupakan data yang sudah tersedia sebelumnya dan dapat diakses melalui laporan pemerintah, publikasi penelitian, hingga analisis pesaing.
4. Analisis Hasil
Setelah data terkumpul, pelaku usaha dapat mulai menganalisis hasilnya. Melalui proses ini, mereka dapat menentukan langkah strategis berikutnya sekaligus mengukur potensi pasar secara lebih akurat.
Potensi pasar sendiri dapat dihitung melalui beberapa pendekatan, salah satunya menggunakan rumus berikut: Market Potential = Jumlah Pembeli x Harga Rata-rata x Kuantitas Rata-rata.
Selain bisa menentukan strategi berikutnya, analisis potensi pasar juga bisa menentukan perencanaan produksi suatu bisnis.
Baca Juga: Bagaimana Cara Membuat Kemasan Produk Olahan Ikan yang Menarik bagi Konsumen?
(NSF)
