Cara Sedekah Subuh di Rumah dan Keutamaannya bagi Umat Islam

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Islam mengajarkan umatnya untuk pandai bersedekah. Sejatinya, sedekah dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Namun, beberapa ulama berpendapat bahwa waktu terbaik untuk bersedekah adalah saat Subuh. Seperti apa cara sedekah subuh di rumah?
Menurut buku Rahasia Waktu Fajar dan Subuh karya Wawan Susetya (2013: 22), sedekah Subuh adalah kegiatan berbagi, mengeluarkan harta untuk diberikan kepada yang membutuhkan, yang dilakukan setelah sholat Subuh atau sebelum matahari terbit. Bagi wanita yang sedang haid, sedekah dapat dilakukan sebelum melakukan kegiatan.
Almarhum Syekh Ali Jaber mengatakan, pada dasarnya tidak ada bacaan doa khusus sedekah Subuh. Doanya bisa apa saja, terpenting adalah niat dan tujuannya baik. Contoh doanya bisa seperti berikut:
“Ya Allah, hamba mohon dengan berkah sedekah subuh ini angkatlah penyakit hamba (jika pemberi sedekah sedang sakit atau bisa juga ketika orang tua yang sakit, maka doakan juga kesembuhan orang tua. Atau ingin dipertemukan dengan jodoh, dilancarkan usaha, segera mendapat pekerjaan, hingga membayar hutang pun bisa dipanjatkan dalam doa)."
Cara Sedekah Subuh di Rumah
Islam pun tidak mengatur secara khusus mengenai cara sedekah subuh. Sebab, amalan ini dapat dikerjakan di rumah. Ahmad Mudzakir, S.Pd dalam buku Sapu Jagat keberuntungan (2018: 263) membagikan beberapa cara yang dapat dilakukan ketika sedekah Subuh, yaitu:
Mengisi kotak amal di masjid usai mengerjakan sholat Subuh berjamaah. Kaum pria bisa langsung memasukkannya sendiri ke kotak amal, sedangkan kaum wanita dapat menitipkannya ke suami atau anak yang pergi ke masjid.
Mentrasfer uang melalui rekening persis setelah Subuh kepada orangtua, sahabat yang membutuhkan, lembaga sosial, dan lain sebagainya.
Memberi makanan dengan cara diantar ke rumah tetangga, pondok pesantren, panti asuhan, dan lain-lain setelah waktu Subuh sebelum matahari muncul.
Mengantarkan sumbangan atau bantuan kepada yang membutuhkan setelah waktu Subuh.
Syekh Ali Jaber menyarankan agar satu kali sedekah Subuh difokuskan untuk satu hajat.
Memasukkan uang sedekah ke dalam kaleng khusus setiap setelah sholat Subuh. Saat hendak memasukkannya, niatkan apa hajat yang ada di hati. Sesudah memasukkan uang, dianjurkan untuk berdoa.
Keutamaan Sedekah Subuh
Bersedekah di waktu Subuh memiliki banyak keutamaan. Merangkum dalam buku Macam-macam Sedekah dan Manfaatnya oleh P.Djunaedi (2017: 56), berikut uraian keutamannya.
1. Dua Malaikat akan Datang dan Mendoakan
Barang siapa memutuskan untuk menyisihkan hartanya, malaikat akan mendoakan agar rezekinya lancar dan berkah. Sedangkan mereka yang enggan bersedekah, maka akan didoakan supaya rezekinya ditahan.
"Setiap awal pagi saat matahari terbit, Allah menurunkan dua malaikat ke bumi. Lalu salah satu berkata, 'Ya Allah, berilah karunia orang yang menginfakkan hartanya. Ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya karena Allah'. Malaikat yang satu berkata, 'Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil." (HR. Bukhari dan Muslin, dari Abu Hurairah)
2. Menghapus Dosa
Keutamaan sedekah Subuh berikutnya adalah menghapus dosa dan membawa ketenangan hati bagi yang melakukannya. Hal ini disebutkan dalam hadits sebagai berikut:
“Sedekah dapat menghapus disa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Trimidzi)
3. Balasan yang Berlipat Ganda
Janji Allah SWT terhadap umat-Nya yang melaksanakan sedekah Subuh adalah memperoleh pahala yang berlipat ganda. Hal ini tertera dalam Surat Al Hadid ayat 18.
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipa-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al Hadid ayat 18)
4. Didekatkan dengan Pintu Surga dan Dijauhkan dari Api Neraka
Terakhir, keutamaan sedekah Subuh adalah didekatkan pada pintu surga dan dijauhkan dari api neraka bagi yang mengamalkannya. Hal ini selaras dengan Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim.
“Orang yang memberikan atau menyumbang dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga, ‘Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan.” (HR Bukhari dan Muslim)
“Jauhilah api neraka, walau hanya dengan bersedekah sebiji kurma. Jika kamu tidak punya, maka bisa dengan kalimat thayyibah.” (HR Bukhari dan Muslim)
(VIO)
