Cara Wakaf Alquran yang Pahalanya Mengalir Tak Terhingga

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak cara yang dapat dilakukan umat Muslim untuk mengejar pahala, seperti wakaf Alquran misalnya. Ini merupakan salah satu bentuk wakaf yang jika dilakukan akan mendapatkan pahala tidak berkesudahan.
Dikutip melalui laman resmi Badan Wakaf Indonesia (BWI), wakaf berasal dari bahasa Arab “Waqafa” yang berarti menahan/berhenti/diam di tempat/tetap berdiri. Istilah tersebut kemudian disimpulkan oleh beberapa ahli fikih sebagai "menahan harta untuk diwakafkan" atau "tidak dipindahtangankan".
Sementara itu, dikutip dari Kementerian Agama, wakaf merupakan salah satu bentuk ibadah yang dilakukan oleh umat Muslim. Untuk memahami lebih jelas mengenai cara wakaf Alquran, simak penjabaran berikut ini.
Jenis dan Manfaat Wakaf
Dari segi manfaat, ada tiga jenis wakaf yakni Wakaf Khairi, Wakaf Ahli, dan Wakaf Musytarak. Wakaf Khairi adalah salah satu bentuk wakaf yang kebaikannya mengalir secara terus menerus, seperti pembangunan masjid, rumah sakit, sekolah, sumur, dan sebagainya.
Wakaf Ahli merupakan jenis wakaf yang dilakukan oleh wakif (seseorang yang berwakaf) yang ditujukan untuk kerabat dan keluarganya. Sedangkan Wakaf Musytarak adalah wakaf yang manfaatnya ditujukan oleh sang keturunan wakif.
Jenis wakaf tersebut dapat berupa pembangunan yayasan yang berdiri di atas tanah wakaf, hingga pembebasan sumur pribadi untuk digunakan kepada masyarakat luas.
Baca juga: Keajaiban Al-Quran Lengkap dengan Dalilnya
Cara Wakaf Alquran
Wakaf Alquran masuk ke dalam salah satu jenis Wakaf Khairi, yakni menyalurkan harta berupa Alquran untuk diberikan kepada masjid, yayasan, sekolah, ataupun pondok pesantren. Artinya, mereka yang melakukannya akan mendapat pahala yang mengalir tidak berkesudahan.
Lalu, bagaimana cara wakaf Alquran? Saat ini, sudah banyak sekali sarana daring/online yang bisa dipercaya untuk melakukan wakaf Alquran. Bisa melalui organisasi resmi seperti Badan Wakaf Indonesia (BWI), Kementerian Agama, hingga Rumah Zakat.
Selain itu, para wakif yang ingin menyumbangkan Alquran juga wajib untuk memperhatikan tata caranya sebagai berikut:
Memerhatikan kualitas Alquran yang ingin disumbangkan. Pastikan Alquran-Alquran tersebut dalam kondisi bagus dan layak untuk dipergunakan.
Wakif harus mengetahui berapa jumlah Alquran yang ingin disumbangkan. Sebab, hal itu menjadi salah satu syarat wakaf, yakni mengetahui dengan pasti berapa jumlahnya.
Pilih penerima wakaf yang tepat dan terpercaya agar dapat memastikan bahwa Alquran yang diberikan tepat sasaran.
Mengucapkan niat atau ikrar sembari menyerahkan Alquran oleh perwakilan.
Setelah melalui serangkaian proses wakaf, nantinya kamu akan mendapatkan laporan distribusi dari tempat penyalur wakaf yang dituju.
Baca juga: 7 Cara Cepat Menghafal Al-Quran yang Mudah untuk Pemula
(ANF)
Frequently Asked Question Section
Apa itu wakaf?

Apa itu wakaf?
Wakaf berasal dari bahasa Arab “Waqafa” yang berarti menahan/berhenti/diam di tempat/tetap berdiri.
Apa manfaat wakaf?

Apa manfaat wakaf?
Manfaat dari wakaf yakni mendapatkan pahala yang nantinya akan terus mengalir dan tidak terputus meskipun sedekahnya sudah selesai.
Apa saja jenis wakaf dalam Islam?

Apa saja jenis wakaf dalam Islam?
Dari segi manfaatnya, ada tiga jenis wakaf yakni Wakaf Khairi, Wakaf Ahli, dan Wakaf Musytarak.
