Catat, Ini Cara WA Dosen Pembimbing yang Sopan dan Baik

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Skripsi menjadi syarat mutlak bagi seorang mahasiswa untuk bisa mendapatkan gelar sarjana. Dalam prosesnya, mahasiswa harus melakukan bimbingan skripsi yang dijadwalkan bersama dosen terkait.
Mengingat zaman yang semakin canggih, kini bimbingan bisa dilangsungkan secara online. Beberapa instansi sudah mulai menggunakan aplikasi meeting dan konferensi video sebagai sarananya.
Hal ini menjadikan intensitas berkomunikasi dengan dosen melalui WhatsApp (WA) semakin bertambah. Terkadang, kondisi ini membuat mahasiswa ragu dan sedikit canggung.
Sebab, penggunaan bahasa yang kurang tepat bisa saja menimbulkan kesalahpahaman antara dosen dan mahasiswa. Akibatnya, mahasiswa pun dicap tidak sopan dan kurang beretika.
Untuk meminimalisir kemungkinan tersebut, berikut cara WA dosen pembimbing yang sopan selengkapnya.
Cara Wa Dosen Pembimbing yang Sopan
Etika bergaul dengan dosen pembimbing menjadi hal penting yang harus dipelajari mahasiswa. Ini mencakup cara menghubungi sampai bertemu dengan mereka di tempat bimbingan.
Setiap dosen memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda. Oleh karena itu, mahasiswa harus pandai-pandai memahaminya.
Sebelum mulai menghubungi, cari tahu jam sibuk dosen terlebih dahulu. Ketahui, jadwal mereka saat memberikan kuliah, rapat, seminar ataupun bimbingan mahasiswa. Pastikan Anda tidak menghubungi di jam-jam tersebut.
Dirangkum dari buku Skripsi Don't Worry karya Ce Gunawan, S.E. (2017), berikut cara WA dosen pembimbing yang sopan selengkapnya untuk Anda simak:
Cara WA Dosen Pembimbing yang Sopan
Untuk menghubungi dosen pembimbing secara sopan, berikut langkah-langkahnya yang bisa Anda ikuti:
1. Ucapkan salam
Ucapkan salam kepada dosen sebagai pembuka. Anda bisa menuliskan “Assalamu’alaikum” (jika Muslim) atau “Selamat Pagi/Siang/Malam sebagai ungkapan formal. Jangan menulisnya dengan singkatan seperti "ass, mekum, atau askum"
2. Perkenalkan diri
Perlu diingat bahwa dosen pembimbing tidak mungkin menghafal semua mahasiswanya. Untuk menghindari salah paham, perkenalkan nama Anda, kelas, serta program studi dan jurusannya. Ini bisa memudahkan dosen untuk mengingat Anda.
3. Sampaikan tujuan
Sampaikan tujuan atau keperluan Anda secara singkat, padat, dan jelas. Ucapkan langsung pada intinya, jangan bertele-tele. Sebagai tambahan, ucapakan pula kata “maaf” untuk menunjukan kerendahan hati.
4. Buatlah janji temu
Buat janji temu dengan dosen pembimbing Anda. Namun sebelum itu, pikirkan terlebih dahulu jadwalnya matang-matang. Pastikan Anda siap dan bisa datang di tempat bimbingan tepat waktu. Paling tidak 10-15 menit lebih awal dari jadwal konsultasi.
(MSD).
