Catatan Implementasi UKS Pada Bagian I Komponen Pendidikan Kesehatan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat bagi siswa. Guna mendukung hal tersebut, Trias UKS hadir sebagai program utama untuk membangun dan membiasakan perilaku hidup bersih di lingkungan sekolah.
Program ini terdiri dari tiga komponen penting, salah satunya adalah pendidikan kesehatan. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai komponen tersebut, simak catatan implementasi UKS pada bagian I komponen pendidikan kesehatan selengkapnya berikut ini.
Implementasi Komponen Pendidikan Kesehatan dalam Trias UKS
Pendidikan kesehatan merupakan upaya untuk membekali peserta didik agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi sumber daya manusia berkualitas. Dikutip dari laman Kemendikdasmen, pendidikan ini berfokus pada peningkatan pengetahuan, sikap, perilaku, serta keterampilan hidup sehat.
Dalam penerapannya, pendidikan kesehatan mencakup berbagai aspek, mulai dari kesehatan fisik, mental, hingga sosial. Tujuannya agar peserta didik tidak hanya memahami pentingnya kesehatan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun implementasi pendidikan kesehatan di lingkungan sekolah dilaksanakan melalui tiga pendekatan, yaitu:
Intrakurikuler: terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas.
Ekstrakurikuler: kegiatan tambahan di luar jam pelajaran seperti klub atau kegiatan minat siswa.
Kokurikuler: kegiatan yang mendukung dan melengkapi pembelajaran inti di sekolah.
Bentuk Penyelenggaraan Komponen Pendidikan Kesehatan di Sekolah
Masih dari sumber yang sama, berikut adalah beberapa bentuk penyelenggaraan program pendidikan kesehatan dalam Trias UKS yang perlu dipahami.
1. Literasi Kesehatan
Literasi kesehatan dalam Trias UKS merupakan kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara interaktif, menarik, dan partisipatif guna meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai kesehatan. Berikut beberapa contoh kegiatan yang dapat dilakukan:
Diskusi bersama guru kelas
Pembuatan proyek kesehatan (video atau poster)
Permainan edukatif bertema kesehatan
2. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan kebiasaan menjaga kebersihan di lingkungan sekolah guna mendukung kesehatan peserta didik, yang juga ditunjang oleh fasilitas sanitasi yang memadai.
3. Pendidikan Gizi
Pendidikan gizi merupakan upaya membentuk sikap dan perilaku peserta didik agar mampu memenuhi gizi seimbang guna mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan proses belajar yang optimal.
4. Pendidikan Kesehatan Reproduksi
Pendidikan kesehatan reproduksi bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang kesehatan reproduksi, proses pertumbuhan, serta pencegahan perilaku berisiko agar mampu menjaga diri dari pengaruh negatif. Materi yang bisa diberikan meliputi:
Dasar kesehatan reproduksi
Nilai, norma, dan batasan diri
Pertumbuhan dan perkembangan
Masalah kesehatan reproduksi
Gender dan kekerasan
Teknologi, informasi, dan komunikasi
Layanan kesehatan reproduksi di sekolah
5. Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat (PKHS)
PKHS adalah kemampuan psikososial yang membantu peserta didik menghadapi dan menyelesaikan masalah sehari-hari secara efektif. Kemampuan ini mencakup beberapa keterampilan berikut:
Empati
Kesadaran diri
Pengambilan keputusan
Pemecahan masalah
Berpikir kreatif
Berpikir kritis
Komunikasi efektif
Hubungan interpersonal
Pengendalian emosi
Manajemen stres
6. Pembiasaan Aktivitas Fisik
Pembiasaan aktivitas fisik adalah kegiatan rutin di sekolah untuk menjaga kebugaran, mendukung pertumbuhan, serta mencegah risiko penyakit tidak menular. Kegiatan ini meliputi:
Peregangan saat pergantian jam pelajaran
Aktivitas 4L (lompat, lari, lempar, loncat)
Olahraga, bela diri, atau kesenian sebagai ekstrakurikuler
Optimalisasi pembelajaran olahraga
7. Dokter Kecil
Dokter kecil adalah peserta didik yang dilatih untuk membantu pelaksanaan kegiatan kesehatan dasar di sekolah serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Tugasnya meliputi:
Menggerakkan penerapan Trias UKS
Membantu kegiatan P3K dan P3P
Mengikuti pelatihan kesehatan
Mengamati kebersihan lingkungan
Melakukan pencatatan dan pelaporan sederhana
Membantu guru dalam kegiatan kesehatan
Baca juga: Bagaimana Cara Menjaga UKS di Sekolah agar Tetap Bersih?
(RK)
