Ceritakan Pengalaman Mengintegrasikan Kehidupan Sehari-hari dengan Materi Ajar!

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Platform Merdeka Mengajar (PMM) memberikan pertanyaan berupa pilihan ganda dan cerita reflektif. Dalam pertanyaan cerita reflektif, guru diminta menceritakan pengalaman nyata tentang cara mereka menghubungkan materi pelajaran dengan kejadian atau aktivitas yang dialami siswa sehari-hari.
Salah satu pertanyaannya adalah, “Setelah mempelajari berbagai konteks pada materi ini, ceritakan pengalaman anda dalam mengintegrasikan kehidupan sehari-hari dengan setiap materi pada mata pelajaran yang diampu.” Simak contoh jawabannya berikut ini!
Contoh Jawaban: Ceritakan Pengalaman Anda Dalam Mengintegrasikan Kehidupan Sehari-Hari Dengan Setiap Materi Pada Mata Pelajaran yang Diampu!
Pertanyaan ini berkaitan dengan konsep pembelajaran kontekstual atau Contextual Teaching and Learning (CTL). Dikutip dari Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, strategi pembelajaran ini menekankan keterlibatan siswa dalam menemukan materi pembelajaran dan mengaitkannya dengan situasi kehidupan nyata.
Berdasarkan materi tersebut, berikut adalah contoh jawaban atas pertanyaan ini untuk beberapa mata pelajaran:
Contoh Jawaban 1 (Matematika)
Saya mengaitkan materi persentase dan diskon dengan kebiasaan siswa berbelanja di minimarket. Siswa diminta menghitung sendiri potongan harga suatu barang sehingga mereka menyadari bahwa matematika juga dapat digunakan sebagai alat yang mereka pakai setiap kali berbelanja.
Contoh Jawaban 2 (Ilmu Pengetahuan Sosial)
Saya menghadapi siswa yang pasif saat membahas materi kebutuhan hidup manusia. Namun, saya mengubah pendekatan tersebut menjadi lebih interaktif dengan mengaitkannya pada pengalaman belanja kebutuhan pokok keluarga siswa sehari-hari. Hasilnya, minat dan pemahaman siswa meningkat karena mereka merasa materi tersebut relevan dengan kehidupan mereka.
Contoh Jawaban 3 (Bahasa Indonesia)
Ketika mengajarkan teks deskripsi, saya meminta siswa menulis tentang suasana rumah, kegiatan keluarga, atau tempat favorit mereka. Karena topiknya dekat dengan pengalaman pribadi, siswa lebih mudah menuangkan ide. Hasil tulisan mereka pun terasa lebih hidup dibandingkan menulis tentang tema yang asing bagi mereka.
Contoh Jawaban 4 (Ilmu Pengetahuan Alam)
Saat membahas perubahan wujud zat, saya mengajak siswa mengamati proses sederhana di rumah, seperti es yang mencair atau air yang mendidih saat memasak. Contoh-contoh ini membuat konsep yang tadinya abstrak menjadi lebih mudah dipahami karena siswa pernah mengalaminya sendiri.
Contoh Jawaban 5 (Pendidikan Kewarganegaraan)
Materi tentang hak dan kewajiban saya kaitkan dengan pembagian tugas rumah tangga di keluarga masing-masing siswa. Diskusi kelas menjadi lebih hidup karena siswa membandingkan pengalaman mereka. Nilai tanggung jawab yang diajarkan pun lebih mudah mereka pahami dan terapkan dalam keseharian.
(FHK)
Baca juga: Penyebab Kebakaran Hutan di Kalimantan Meluas, Ini Beberapa Faktornya!
