Ciri-ciri Cacar Monyet yang Kasusnya Sudah Masuk ke Indonesia

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Ciri-ciri cacar monyet adalah informasi yang kini perlu diketahui masyarakat Indonesia. Pasalnya, Kementerian Kesehatan telah mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet di Indonesia pada Sabtu (20/8).
Mengutip kumparanNEWS, kasus cacar monyet itu terkonfirmasi pada pasien laki-laki berusia 27 tahun yang berasal dari DKI Jakarta. Menurut keterangan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, pasien sempat melakukan perjalanan wisata ke beberapa negara di Eropa Barat sebelum kembali ke Jakarta.
Pasien mengalami sejumlah gejala sebelum akhirnya terdiagnosis penyakit cacar monyet. Lantas, bagaimana ciri-ciri cacar monyet yang harus diwaspadai masyarakat?
Ciri-ciri Cacar Monyet
Cacar monyet adalah penyakit zoonosis langka yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox. Ini merupakan penyakit menular yang dapat menyebar dari hewan ke manusia dan dari manusia ke manusia.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Kemenkes, pada manusia, gejala cacar monyet mirip dengan gejala cacar air. Bedanya, cacar monyet dapat menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening (limfadenopati).
Ciri-ciri cacar monyet diawali dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan. Kemudian, dalam 1-3 hari setelah munculnya demam, penderita akan mengalami ruam yang biasanya dimulai pada wajah lalu menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti telapak tangan, telapak kaki, mata, mulut, dan selangkangan. Agar lebih jelas, ciri-cirinya adalah sebagai berikut:
Sakit kepala
Demam akut lebih dari 38,5 derajat Celcius
Nyeri otot
Limfadenopati (pembesaran kelenjar getah bening)
Sakit punggung
Asthenia (kelemahan tubuh)
Lesi cacar (benjolan berisi air ataupun nanah pada seluruh tubuh)
Gejala tersebut biasanya muncul selama 2-3 minggu dan akan hilang dengan sendirinya atau dengan bantuan pengobatan. Ibu hamil, anak-anak, dan orang yang memiliki masalah sistem imun atau immunocompromised berisiko mengalami gejala lebih parah, bahkan hingga menyebabkan komplikasi.
Cacar monyet sendiri biasanya berlangsung selama 2-4 minggu. Sementara masa inkubasinya berkisar dari 6 hingga 13 hari atau 5 sampai 21 hari.
Cara Penularan Cacar Monyet
Seperti yang dijelaskan, penyakit cacar monyet dapat menular dari hewan ke manusia dan dari manusia ke manusia. Virus ini berpotensi menyebar dari hewan ke manusia melalui gigitan atau cakaran serta mengonsumsi daging hewan mentah yang terinfeksi cacar monyet.
Cacar monyet ditularkan pula dari manusia ke manusia melalui kontak langsung dengan luka infeksi, koreng, atau cairan tubuh penderita. Penyakit ini juga dapat menular melalui droplet pernapasan saat melakukan kontak dengan pasien.
Saat ini belum ada rekomendasi vaksinasi massal untuk mengatasi penyakit cacar monyet. Namun, masyarakat dapat mencegah penularannya dengan melakukan beberapa tindakan berikut:
Hindari kontak dengan hewan yang dapat menjadi reservoir virus.
Hindari kontak dengan tempat tidur, handuk, dan barang lain yang pernah bersentuhan dengan pasien terinfeksi.
Isolasi bagi pasien terinfeksi.
Mencuci tangan dengan baik dan benar setelah kontak dengan hewan atau manusia yang terinfeksi.
Memasak daging dengan benar dan matang.
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Apa penyebab cacar monyet?

Apa penyebab cacar monyet?
Cacar monyet adalah penyakit zoonosis langka yang disebabkan oleh infeksi virus monkeypox.
Bagaimana cacar monyet menular?

Bagaimana cacar monyet menular?
Penyakit cacar monyet dapat menular dari hewan ke manusia dan dari manusia ke manusia.
Berapa lama penyembuhan cacar monyet?

Berapa lama penyembuhan cacar monyet?
Cacar monyet biasanya berlangsung selama 2-4 minggu.
