Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri dan Cara Perkembangbiakan Tumbuhan Paku

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tumbuhan paku (Pteridophyta) Foto: Shiang-Wei Chiou on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Tumbuhan paku (Pteridophyta) Foto: Shiang-Wei Chiou on Unsplash

Tumbuhan paku merupakan bagian dari Kingdom Plantae (dunia tumbuhan). Ini adalah kingdom yang anggotanya memiliki akar, batang dan daun sejati, serta memiliki pembuluh pengangkut.

Dalam Buku Pintar Pelajaran: Ringkasan Materi dan Kumpulan Rumus Lengkap oleh Dra. Joko Untoro dan Tim Guru Indonesia, plantae (dunia tumbuhan) adalah organisme eukariotik, multiseluler, serta fotosintetik yang berproduksi secara vegetatif dan generatif, lalu embrionya dilindungi oleh jaringan parental.

Mengutip buku Biologi: - Jilid 1 oleh Esis, tumbuhan paku (Pteridophyta) memiliki berbagai macam sebutan, salah satunya adalah kormofita berspora. Selain kormofita berspora, tumbuhan paku juga disebut sebagai tumbuhan berpembuluh (Tracheophyta) karena memiliki pembuluh pengangkut.

Berikut penjelasan tentang ciri-ciri dan cara perkembangbiakan tumbuhan paku.

Ciri-ciri Tumbuhan Paku

Mengutip buku Praktis Belajar Biologi oleh Fictor Ferdinand P. dan Moekti Ariebowo, ciri-ciri tumbuhan paku adalah:

  • Akar pada paku bersifat seperti serabut yang ujungnya dilindungi oleh kaliptra (tundung akar).

  • Batang pada sebagian besar paku tidak terlihat karena berada di dalam tanah dan dalam bentuk rimpang. Namun, tumbuhan paku juga ada yang memiliki batang bercabang di permukaan tanah yang bercabang seperti Cyathea.

  • Daun pada tumbuhan paku tampak jelas karena selalu melingkar dan bergulung pada usia muda.

Cara Perkembangbiakan Tumbuhan Paku

Cara perkembangbiakan tumbuhan paku Foto: Larm Rmah on Unsplash

Selain ciri-cirinya, keunikan tumbuhan paku juga terletak pada cara perkembangbiakan, yaitu dengan menggunakan spora. Dalam buku Seri Ensiklopedia Sains Ringkas Tumbuhan oleh Maya Jelita, spora dapat membelah diri untuk menghasilkan banyak sel.

Tumbuhan paku yang sudah dewasa menghasilkan spora pada kapsul di dalam kotak di sebelah bawah daun paku. Dalam kondisi kering, kapsul melepaskan spora ke udara. Sewaktu mendarat di tanah lembab, spora berkempang menjadi protalus yang kemudian menghasilkan sel kelamin. Sel telur protalus yang dibuahi oleh sel sperma jantan berkembang menjadi tumbuhan paku baru.

Selain itu, dalam buku Praktis Belajar Biologi, perkembangbiakan tumbuhan paku bisa dilakukan secara seksual dan aseksual. Secara seksual dilakukan melalui pembentukan gamet jantan dan betina oleh alat-alat kelamin (gametangium). Gametangium jantan (anteridium) menghasilkan spermatozoid dan gametangium betina (arkegonium) menghasilkan sel telur (ovum).

(PDN)