Ciri-Ciri Lagu Daerah Indonesia yang Tidak Dimiliki Negara Lain

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebuah lagu memiliki potensi untuk memancing beragam emosi dan memori yang tak bisa didapatkan dari medium hiburan lainnya. Manusia memiliki ikatan emosional terhadap musik yang disukai, tidak terkecuali dengan lagu daerah.
Contohnya, masyarakat di luar Indonesia mungkin tidak akan menunjukkan emosi apa-apa ketika mendengarkan lagu Bengawan Solo. Tapi bagi masyarakat Indonesia terutama yang berada di Jawa Tengah, lagu tersebut memiliki makna tersendiri.
Mengutip buku Langkah Membangkitkan Generasi Muda yang Berbudaya oleh Siti Nur Aidah dan Tim Penerbit KBM Indonesia, lagu daerah merupakan hasil karya dari suatu daerah tertentu. Karya ini kemudian populer dinyanyikan oleh warga asli daerah tersebut atau daerah lain. Umumnya, pencipta lagu daerah tidak diketahui nama penciptanya alias noname (NN).
Masih ada ratusan lagu daerah di Indonesia yang punya makna khusus dan mendalam. Lagu tradisional dari setiap daerah di Tanah Air juga memiliki ciri khasnya masing-masing. Membuktikan betapa kaya serta beragamnya budaya dan bahasa di negara ini.
Bagaimana ciri-ciri lagu daerah di Indonesia? Untuk menambah pengetahuanmu, simak ulasannya berikut ini.
Ciri-Ciri Lagu Daerah Indonesia
Dalam buku Jurnal Pendidikan Konvergensi yang diterbitkan oleh CV Akademika, dijelaskan bahwa lagu daerah Indonesia memiliki enam ciri khas, yaitu:
Harus mengandung suatu makna
Memuat pesan untuk masyarakat daerah
Menggambarkan suasana
Menggunakan bahasa daerah
Irama dan melodinya sederhana
Harus berasal dari daerah tertentu dan populer di kalangan masyarakat setempat
Ciri-ciri lagu daerah Indonesia yang telah dijelaskan mungkin terlihat sederhana, tapi formula itulah yang memperkaya kebudayaan musik Indonesia. Walau setiap lagu daerah memenuhi enam persyaratan tersebut, suara yang diciptakan di setiap daerah sangat berbeda. Sebab, setiap lagunya dilatarbelakangi oleh budaya dan sejarah dari daerah masing-masing.
Inilah yang menjadi alasan mengapa lagu daerah menyentuh hati rakyat dengan sangat mudah. Isi dari lagu daerah memiliki kedekatan dengan banyak orang karena menggambarkan lingkungan dan kehidupan sehari-hari.
Sayangnya, kini lagu daerah sudah semakin jarang terdengar bahkan diproduksi. Era globalisasi membuat kebudayaan negara lain dengan mudah masuk dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan sehingga budaya kita sendiri mulai terabaikan.
(ADB)
