Ciri-ciri Pantun Lengkap Beserta Contohnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang masih populer hingga saat ini. Pantun berkembang dan terkenal dengan permainan katanya yang menarik.
Pantun berasal dari bahasa Minangkabau, patuntun yang berarti penuntun. Dalam sejarahnya, pantun merupakan bentuk dari sastra lisan yang kini berkembang dan telah banyak dijumpai dalam bentuk tertulis.
Lantaran termasuk dalam puisi lama, pantun memiliki aturan terikat atau ciri-ciri tersendiri dalam penulisanya seperti berikut ini.
Ciri-ciri Pantun
Terdiri dari empat baris, setiap baris terdiri dari minimal 8 kata dan maksimal 12 kata
Bersajak a-b-a-b dan a-a-a-a
Terdiri atas dua bagian yaitu sampiran dan isi. Dua baris pertama disebut sampiran dan dua baris terakhir disebut sebagai isi atau makna utama dari pantun
Pada pantun tidak terdapat nama penulis. Hal ini dikarenakan dahulu pantun dilakukan secara lisan
Contoh Pantun
Pantun dituliskan ke dalam berbagai jenis seperti pantun jenaka, pantun pribahasa, pantun nasihat, hingga pantun teka-teki. Nah, Berikut salah satu contoh dari jenis-jenis pantun:
Pantun Nasihat
Jalan-jalan ke Kota Blitar
jangan lupa beli sukun
Jika kamu ingin pintar
belajarlah dengan tekun
Pantun Peribahasa
Berakit-rakit kita ke hulu
Berenang kita ke tepian
Bersakit-sakit kita dahulu
Bersenang-senang kemudian
Pantun Teka-teki
Kalau tuan muda teruna
Pakai seluar dengan gayanya
Kalau tuan bijak laksana
Biji di luar apa buahnya
(RDR)
