Ciri-Ciri Teks Anekdot, Cerita Singkat Jenaka yang Mengandung Kritik

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teks anekdot merupakan sebuah cerita singkat lucu yang mengandung kritik, amanat, pesan moral atau realitas sosial. Teks anekdot biasanya menyinggung topik tentang politik, lingkungan, hingga sosial.
Dulunya, teks ini banyak ditemukan di berbagai media cetak seperti koran, majalah, dan lainnya. Namun seiring berjalannya waktu, teks ini mulai menjalar ke media sosial.
Teks anekdot terdiri dari tiga jenis, yakni artikel, cerpen, dan teks dialog. Wujud teks anekdot dapat dikenali dengan beberapa ciri khas, salah satunya adalah tampilan teks yang berupa perumpamaan.
Lalu, apa saja ciri lainnya? Berikut ciri-ciri teks anekdot selengkapnya.
Teks Berupa Perumpamaan
Biasanya, teks anekdot yang disampaikan berupa perumpaan, baik dalam bentuk artikel, cerpen ataupun dialog. Teks ini sejatinya merupakan campuran dari imajinasi dan realitas yang terjadi di masyarakat.
Humoris
Seperti diketahui, teks anekdot biasanya memiliki unsur humoris sehingga menghibur para pembacanya. Kendati demikian, cerita yang lucu dan menggelitik ini seringkali memuat sindiran halus yang alami.
Menampilkan Figur Publik
Biasanya, teks anekdot memuat tokoh-tokoh terkenal atau figur publik yang erat dengan kehidupan sehari-hari. Misalnya, pemerintah atau anggota keluarga.
Menyelipkan Kritikan
Kritikan halus menjadi salah satu tujuan dari teks anekdot. Melalui lelucon jenaka, teks tersebut menyampaikan kritikan, pandangan dan aspirasi kepada pembacanya.
(GTT)
