Konten dari Pengguna

Contoh Best Practice PPG Daljab, Lengkap dengan Jawabannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menyusun best practice PPG. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyusun best practice PPG. Foto: Pexels

Contoh best practice PPG perlu diketahui oleh peserta yang mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) 2023. Bagi peserta yang telah melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), wajib untuk mengumpulkan tugas LK 3.1 Menyusun Best Practice.

Pada LK 3.1 Menyusun Best Practice ini, peserta PPG Daljab 2023 akan diminta untuk menyusun cerita praktik baik (best practice) menggunakan metode STAR terkait dengan pengalaman mengatasi permasalahan siswa dalam pembelajaran.

Best practice PPG merupakan salah satu laporan hasil praktik baik yang dilakukan para calon guru selama mengikuti rangkaian kegiatan PPG. Laporan ini bertujuan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran.

Lantas, bagaimana contoh best practice PPG Daljab 2023 yang bisa dijadikan bahan referensi? Berikut ini adalah penjelasannya.

Contoh Best Practice PPG Daljab 2023

Ilustrasi menyusun best practice PPG. Foto: Pexels

Mengutip laman SIMPKB Kemdikbudristek, berikut adalah contoh best practice PPG berdasarkan format LK 3.1 Menyusun Best Practice dan jawabannya yang bisa dijadikan referensi.

1. Situasi

Bagian ini berisi tentang kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, serta apa yang menjadi peran dan tanggung jawab Anda dalam praktik ini.

Contoh jawaban:

A. Kondisi yang menjadi latar belakang masalah

PPL 1:

1. Peserta didik kesulitan dalam memecahkan masalah kontekstual dan kesulitan dalam menganalisis informasi dalam berbagai bentuk; data maupun teks.

2. Peserta didik juga belum bisa melakukan keterampilan membaca sambil memahami apa yang dimaksud oleh informasi yang diterima.

3. Peserta didik belum memiliki minat membaca yang konsisten sehingga hal ini dapat menghambat kemampuan literasi.

PPL 2:

1. Bahasa Inggris merupakan bahasa yang jarang digunakan dalam kehidupan peserta didik.

2. Kemampuan pedagogik guru menjadi salah satu penyebab masalah ini bisa terjadi.

PPL 3:

1. Guru belum menggunakan pendekatan/strategi/model dan media pembelajaran yang tepat.

2. Peserta didik tidak mengerti apa yang dibicarakan dalam Bahasa Inggris.

B. Mengapa praktik ini penting untuk dibagikan?

1. Selain bisa memotivasi diri guru sendiri dan juga diharapkan bisa menjadi referensi atau inspirasi bagi rekan guru yang lain.

2. Metode pembelajaran yang lebih bervariasi.

3. Media, alat dan bahan pembelajaran yang lebih inovatif.

C. Apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini?

1. Melakukan identifikasi masalah pembelajaran yang terjadi di sekolah.

2. Mencari alternatif solusi dari berbagai sumber, baik dari literatur, wawancara dengan kepala sekolah, pengawas sekolah, rekan sejawat dan pakar.

2. Tantangan

Bagian ini berisi tentang beberapa topik berikut:

  • Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut?

  • Siapa saja yang terlibat?

Contoh jawaban:

A. Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut?

1. Peserta didik belum terbiasa memecahkan masalah-masalah kontekstual.

2. Fasilitas kurang memadai.

3. Motivasi literasi baik peserta didik dan guru kurang.

B. Siapa saja yang terlibat?

1. Guru berperan sebagai pengajar di kelas dan wakabid kurikulum.

2. Rekan guru berperan sebagai partner di sekolah yang juga membantu pada saat pelaksanaan Rencana Aksi.

3. Kepala sekolah berperan sebagai penanggung jawab dan pengarah serta penasihat saat pelaksanaan rencana aksi dari awal sampai akhir.

4. Peserta didik berperan sebagai objek/sampel yang digunakan dalam kegiatan ini.

3. Aksi

Ilustrasi menyusun PPG Daljab. Foto: Pexels

Bagian ini berisi tentang beberapa topik berikut:

  • Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut?

  • Strategi apa yang digunakan? Bagaimana prosesnya?

  • Siapa saja yang terlibat?

  • Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini?

Contoh jawaban:

A. Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut?

1. Guru mengidentifikasi masalah, mengulas kajian literatur dari beberapa jurnal dan melakukan wawancara ke rekan sejawat, kepala sekolah dan pakar.

2. Guru merumuskan solusi yang tepat untuk menghadapi tantangan tersebut.

3. Guru melakukan koordinasi dengan kepala sekolah dan wakasek kurikulum mengenai kegiatan yang akan dilakukan.

B. Strategi apa yang digunakan?

PPL 1: Project Based Learning (PjBL)

PPL 2: Problem Based Learning (PBL)

PPL 3: Problem Based Learning (PBL)

PPL 4: Project Based Learning (PjBL)

3. Siapa saja yang terlibat?

1. Guru: mengajar di kelas.

2. Rekan guru: Operator Google Meet (untuk mengizinkan dosen dan guru untuk bergabung.

3. Kameraman: merekam kegiatan pembelajaran saat PPL.

4. Peserta didik: objek/sampel yang digunakan dalam kegiatan ini.

4. Refleksi Hasil dan Dampak

Bagian ini berisi tentang beberapa topik berikut:

  • Bagaimana dampak dari aksi dari langkah-langkah yang dilakukan?

  • Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif?

  • Bagaimana respons orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan?

  • Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan?

  • Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut?

Contoh jawaban:

A. Bagaimana dampak dari aksi dari langkah-langkah yang dilakukan?

Peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik meskipun pada PPL 1 hampir semua peserta didik tidak mengerti apa yang guru bicarakan menggunakan bahasa Inggris.

Namun seiring berjalannya waktu, peserta didik dapat memahami setiap kegiatan yang guru maksudkan meskipun guru menggunakan Bahasa Inggris.

B. Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif?

Hasilnya efektif.

C. Bagaimana respons orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan?

Dari pihak yang terlibat mengungkapkan bahwa strategi yang dilakukan sudah efektif serta dapat dilakukan secara terus menerus mengingat proses pembelajaran yang telah dilalui peserta didik sangat memberikan dampak positif untuk mereka.

Rekan guru atau sejawat yang membantu proses perekaman menambahkan jika peserta didik memang sudah mengalami peningkatan dan bisa mengikuti pembelajaran dengan baik meskipun guru menggunakan Bahasa Inggris yang relatif sering jika dibandingkan dengan PPL 1.

D. Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan?

Indikator keberhasilan dari setiap strategi yang dilakukan adalah dengan tercapainya setiap tujuan yang ingin dicapai pada awal perancangan kegiatan.

Tujuan tersebut kemudian dituangkan dalam setiap proses kegiatan pembelajaran sehingga keseluruhannya dapat dinilai berhasil atau tidak.

Pada akhir pembelajaran juga dilakukan refleksi sehingga guru dan peserta didik dapat bersama-sama menilai apakah kegiatan pembelajaran pada pertemuan tersebut berhasil atau tidak dari awal PPL 1 sampai akhir PPL 4.

E. Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut?

Proses pembelajaran yang ideal belum sepenuhnya bisa diterapkan di sekolah karena banyaknya kekurangan yang harus diantisipasi oleh sekolah dan guru itu sendiri, seperti kelengkapan alat dan bahan pendukung kegiatan pembelajaran hingga sumber daya manusia atau peserta didik yang akan dijadikan sampel/objek pembelajaran.

(SFR)

Baca juga: 3 Contoh Jawaban LK 1.2 Eksplorasi Penyebab Masalah untuk PPG Dalam Jabatan Menyajikan