Konten dari Pengguna

Contoh Catatan Observasi Kepala Sekolah dalam Penilaian Kinerja Guru

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh catatan observasi kepala sekolah. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh catatan observasi kepala sekolah. Foto: Unsplash.

Observasi kelas adalah salah satu tahapan penting dalam proses penilaian kinerja guru di platform Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah (PKKS). Hasil observasi ini menjadi dasar bagi kepala sekolah untuk memberikan penilaian, catatan, sekaligus rekomendasi tindak lanjut bagi guru.

Kepala sekolah perlu mengisi dokumen hasil observasi yang mencakup rating praktik kinerja dan catatan tertulis. Jika butuh referensi, simak contoh catatan observasi kepala sekolah berikut ini!

Cara Mengisi Catatan dan Rekomendasi Hasil Observasi

Ilustrasi contoh catatan observasi kepala sekolah. Foto: Unsplash.

Dikutip dari Pusat Informasi Kemendikdasmen, saat mengisi dokumen Hasil Observasi Praktik Kinerja, kepala sekolah perlu memastikan beberapa hal sebelum memulai pengisian, yaitu:

  • Memastikan nama guru yang akan diberikan rating sudah sesuai.

  • Mengecek rubrik observasi untuk melihat target perilaku berdasarkan sub indikator yang dipilih guru.

  • Memberikan rating observasi terhadap target perilaku guru berdasarkan fokus observasi yang relevan.

  • Menambahkan catatan pendukung jika diperlukan.

  • Memberikan rekomendasi tindak lanjut yang harus dilakukan guru untuk meningkatkan praktik kinerjanya.

Setiap catatan cukup ditulis singkat dan deskriptif sesuai hasil pengamatan di kelas. Kolom rekomendasi pun tidak harus mencapai batas maksimal karakter yang tersedia, cukup fokus pada saran konkret agar praktik kinerja guru meningkat di kemudian hari.

Setelah seluruh rating dan catatan terisi, kepala sekolah dapat mengklik "Kirim" untuk menyelesaikan proses. Apabila belum selesai, tersedia opsi "Simpan Draf" untuk melanjutkan pengisian di lain waktu.

Contoh Catatan Observasi Kepala Sekolah Berdasarkan Indikator Praktik Kinerja

Ilustrasi contoh catatan observasi kepala sekolah. Foto: Unsplash.

Catatan observasi kepala sekolah dibagi ke dalam tiga kategori penilaian, yaitu Belum Dilakukan, Dilakukan tapi Belum Efektif, dan Dilakukan dan Efektif. Dikutip dari kanal Youtube Deni Ranoptri, berikut contoh catatan untuk beberapa indikator yang umum diobservasi:

Keteraturan Suasana Kelas

  • Belum Dilakukan: Guru jarang memberikan penguatan positif kepada siswa selama interaksi kelas dan tidak terlihat upaya untuk menghargai keberagaman pendapat siswa.

  • Dilakukan tapi Belum Efektif: Guru menggunakan bahasa yang positif, tetapi nada suaranya terdengar kurang hangat dan terbuka saat berinteraksi dengan siswa.

  • Dilakukan dan Efektif: Guru menggunakan bahasa yang positif dan memberikan pujian spesifik kepada siswa atas pencapaian atau usaha mereka.

Disiplin Positif

  • Belum Dilakukan: Guru belum memfasilitasi siswa untuk memahami konsekuensi pelanggaran kesepakatan kelas atau memberikan kesempatan perbaikan perilaku.

  • Dilakukan tapi Belum Efektif: Guru memberikan penguatan positif terhadap perilaku yang sesuai, tetapi pemberiannya tidak konsisten sehingga siswa kurang terdorong untuk mempertahankan perilaku positif tersebut.

  • Dilakukan dan Efektif: Guru rutin melibatkan siswa dalam refleksi dinamika kelas dan kesepakatan kelas setelah setiap kegiatan pembelajaran.

Umpan Balik Konstruktif

  • Belum Dilakukan: Guru memberikan umpan balik bersifat umum tanpa menyebutkan tindakan spesifik yang perlu ditingkatkan oleh siswa.

  • Dilakukan tapi Belum Efektif: Guru memberikan umpan balik yang spesifik, tetapi terlalu terfokus pada kesalahan tanpa memberikan informasi yang memadai tentang langkah perbaikan.

  • Dilakukan dan Efektif: Guru konsisten memberikan umpan balik yang jelas dan spesifik, disertai panduan konkret tentang area yang perlu ditingkatkan siswa.

Instruksi Pembelajaran

  • Belum Dilakukan: Guru belum menyampaikan penjelasan secara terstruktur sehingga materi terkesan acak dan sulit diikuti oleh siswa.

  • Dilakukan tapi Belum Efektif: Guru menyampaikan penjelasan dengan bahasa sederhana, tetapi terlalu singkat sehingga beberapa siswa masih merasa kebingungan.

  • Dilakukan dan Efektif: Guru menyampaikan penjelasan dengan struktur yang jelas dan logis. Setiap langkah terhubung secara konsisten sehingga memudahkan siswa memahami konsep yang diajarkan.

Contoh Kalimat Rekomendasi Kepala Sekolah

Ilustrasi contoh catatan observasi kepala sekolah. Foto: Unsplash.

Selain catatan observasi, kepala sekolah juga wajib mengisi kolom rekomendasi. Kolom ini berisi dukungan, motivasi, dan anjuran belajar agar praktik kinerja guru terus meningkat. Berikut contoh kalimat rekomendasi yang dapat digunakan:

  • "Secara keseluruhan, guru cukup menguasai fokus perilaku yang dipilih. Disarankan untuk mempelajari lebih dalam strategi penerapan disiplin positif agar praktik di kelas semakin efektif."

  • "Guru telah menunjukkan komunikasi yang positif dengan siswa. Ke depan, disarankan untuk lebih konsisten dalam memberikan penguatan positif secara verbal maupun non-verbal di setiap sesi pembelajaran."

  • "Guru memiliki kemampuan instruksi yang baik. Disarankan untuk mengeksplorasi teknik pembelajaran diferensiasi melalui Platform Merdeka Mengajar atau komunitas belajar yang tersedia."

(FHK)

Baca juga: Bagaimana Mengintegrasikan Nilai Kesiapsiagaan Bencana ke Pembelajaran di Kelas?