Contoh Hasil Karya 3 Dimensi dan Cara Membuatnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
11 Juni 2021 18:52
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Contoh Hasil Karya 3 Dimensi dan Cara Membuatnya (253855)
zoom-in-whitePerbesar
Patung Sarimbit sebagai hasil karya 3 dimensi. Sumber: Flickr.com
Karya 3 dimensi adalah hasil karya seni yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Karya ini dapat dinikmati dari segala arah, bisa dari depan, samping maupun belakang.
ADVERTISEMENT
Mengutip Buku Seni Budaya dan Keterampilan oleh Sri Murtono, dimensi artinya ukuran. Karya seni tiga dimensi berarti karya seni yang memiliki tiga ukuran, yaitu panjang, lebar, dan tinggi.
Karya seni rupa tiga dimensi merupakan ungkapan seni dalam bentuk ruang. Contoh karya seni rupa tiga dimensi adalah patung, topeng, keramik, kriya, dan anyaman. Karya seni tersebut dapat dibuat dari media apa saja, termasuk kertas, kain, kanvas, bambu, kayu, batu, tanah liat, logam, kulit, gips, semen, dan lain-lain.
Teknik pembuatan karya seni rupa tiga dimensi juga ada banyak macamnya, seperti dianyam, diukir, dibentuk, dicetak, dibatik, dipahat, dan lain-lain.
Contoh Hasil Karya 3 Dimensi dan Cara Membuatnya (253856)
zoom-in-whitePerbesar
Patung Sura dan Baya di Surabaya. Sumber: Flickr.com

Contoh Hasil Karya 3 Dimensi dan Cara Membuatnya

Berikut adalah contoh hasil karya 3 dimensi dan cara membuatnya.
ADVERTISEMENT
1. Topeng
Melansir dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, topeng merupakan penutup muka (dari kayu, kertas, dan sebagainya) yang menyerupai muka orang, binatang, dan sebagainya. Biasanya, topeng dipakai untuk mengiringi musik kesenian daerah. Topeng dibuat dengan cara dipahat, dicetak, dan dilukis.
2. Patung atau Arca
Mengutip buku Seni Rupa SMP oleh Eighteen Salasi, patung adalah karya seni yang meniru bentuk dan memiliki keindahan (estetik). Bahan yang biasa digunakan untuk membuat patung terdiri dari beberapa bahan, yakni:
  • Bahan lunak: lilin, sabun, tanah liat, dan plastisin
  • Bahan sedang: kayu waru, kayu sengon, kayu randu, dan kayu mahoni
  • Bahan keras: kayu jati, kayu ulin, batu padas, batu andesit dan batu pualam.
  • Bahan cor/cetak: gips, fiber, logam, timah, perak, dan emas.
ADVERTISEMENT
Cara membuatnya bisa dengan dipahat, dibentuk dengan tangan, maupun dicetak.
3. Keramik
Mengutip buku Tanah liat putih Tangor oleh Ferry Abdul Jaham, keramik adalah semua barang/bahan yang dibuat dari bahan tanah/batuan silikat serta melalui pembakaran. Cara membuat keramik adalah bisa dengan pijit, butsir, pilin, pembakaran, dan glasir.
4. Kriya
Mengutip buku Kriya Kayu Tradisional oleh Martono, kriya adalah sebuah karya seni yang dibuat menggunakan keterampilan tangan (hand skill) serta memperhatikan segi fungsional (kebutuhan fisik) dan keindahan (kebutuhan emosional/rasa). Ada banyak cara membuat hasil kriya, yakni dengan cara dipahat, dicetak, diplester, dan disambung.
5. Anyaman
Mengutip buku Kerajinan Tangan & Kesenian SD 2 oleh Dedi Nurhadiat, anyaman adalah susunan pita atau tali yang diatur secara tumpang tindih. Benda yang kerap dianyam adalah rambut, tali, dan pita. Hasilnya juga dapat dengan mudah ditemukan, seperti kipas dari bambu, kulit ketupat dari daun kelapa, kursi dari rotan, dan tikar.
ADVERTISEMENT
(ULY)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020