Konten dari Pengguna

Contoh Jamak Muannats Salim, Kata Benda dalam Bahasa Arab

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Jamak Muannats Salim. Foto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Jamak Muannats Salim. Foto: pixabay.com

Kata benda dalam bahasa Arab disebut dengan isim. Jika dilihat dari jumlahnya, isi terbagi menjadi tiga bagian, yakni mufrad, mutsanna dan jamak.

Dikutip dari buku Ilmu Nahwu Bahasa Arab karangan Talqis Nurdianto, mufrad merupakan kata isim yang bermakna satu (buah, ekor, orang, dll), mutsanna berarti dua atau double, dan jamak berarti banyak, mulai dari hitungan tiga ke atas.

Isim jamak pun terbagi menjadi tiga bagian, yakni jamak mudzakkar salim, jamak muannats salim dan jamak taksir. Pada kesempatan kali ini yang akan dibahas lebih jauh adalah tentang jamak muannats salim dan contohnya.

Pengertian Jamak Muannats Salim

Ilustrasi Contoh Jamak Muannats Salim. Foto: pixabay.com

Mengutip dari buku Cepat dan Mudah Belajar Bahasa Arab karangan Ustadz Rusdianto, S.Pd.I, jamak muannats salim merupakan kata benda plural dan menunjukkan gender perempuan. Perubahan bentuk kata benda ini dari tunggal ke jamak selalu beraturan.

Perubahan bentuk tunggal yang muannats menuju bentuk jamak selalu menggunakan huruf alif dan ta’ pada akhir kata tersebut. Hanya saja, harakat pada huruf terakhirnya berbeda-beda pada setiap keadaan rafa’, nashab maupun jar.

Contoh Jamak Muannats Salim

Ilustrasi Contoh Jamak Muannats Salim. Foto: freepik.com

Berikut contoh jamak muannats salim dalam ayat Alquran di mana lafaz yang menunjukkan penggunaan jamak muannats salim digarisbawahi:

1. QS. Al Baqarah ayat 22

ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُمُ ٱلْأَرْضَ فِرَٰشًا وَٱلسَّمَآءَ بِنَآءً وَأَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَأَخْرَجَ بِهِۦ مِنَ ٱلثَّمَرَٰتِ رِزْقًا لَّكُمْ ۖ فَلَا تَجْعَلُوا۟ لِلَّهِ أَندَادًا وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya: “Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.”

2. QS. Al Baqarah ayat 25

وَبَشِّرِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ

Artinya: “Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, bahwa untuk mereka (disediakan) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.”

3. QS. Al Baqarah ayat 29

هُوَ ٱلَّذِى خَلَقَ لَكُم مَّا فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ ٱسْتَوَىٰٓ إِلَى ٱلسَّمَآءِ فَسَوَّىٰهُنَّ سَبْعَ سَمَٰوَٰتٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

Artinya: “Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.”

4. QS. An Nisa ayat 13

وَمَنۡ يُّطِعِ اللّٰهَ وَرَسُوۡلَهٗ يُدۡخِلۡهُ جَنّٰتٍ تَجۡرِىۡ مِنۡ تَحۡتِهَا الۡاَنۡهٰرُ خٰلِدِيۡنَ فِيۡهَا‌ ؕ

Artinya: “Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.”

(DND)