Konten dari Pengguna

Contoh Jurnal Modul 1 PPG 2025 PGSD untuk Dijadikan Referensi

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh jurnal Modul 1 PPG 2025 PGSD. Foto: Pixabay/Sanjang
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh jurnal Modul 1 PPG 2025 PGSD. Foto: Pixabay/Sanjang

Peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) diwajibkan menyusun jurnal pembelajaran sesuai dengan modul yang sedang dipelajari. Jurnal ini disusun dan diunggah setelah peserta menyelesaikan latihan pemahaman, cerita reflektif, dan post test.

Struktur jurnal mencakup empat komponen utama, yaitu latar belakang, prinsip pembelajaran yang dipilih, penerapan di kelas, serta refleksi. Berdasarkan informasi di laman pusatinformasi.guru.kemdikbud.go.id, jurnal harus ditulis minimal 300 kata dan diunggah dalam format PDF.

Untuk membantu Anda memahami format dan isinya, simak contoh jurnal Modul 1 PPG 2025 PGSD di bawah ini!

Contoh Jurnal Modul 1 PPG 2025 PGSD

Ilustrasi contoh jurnal Modul 1 PPG 2025 PGSD. Foto: Pixabay/Pexels

Pada Modul 1 PPG 2025 PGSD, fokus utama pembahasan adalah peran strategis guru dalam merancang pembelajaran yang efektif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Untuk mendukung hal tersebut, peserta PPG diperkenalkan pada sejumlah prinsip pembelajaran, seperti Understanding by Design (UbD), pembelajaran berdiferensiasi, dan lainnya.

Kemudian, hal itu diimplementasikan dalam praktik mengajar dan didokumentasikan dalam bentuk jurnal pembelajaran. Sebagai gambaran, berikut contoh jurnal modul 1 PPG 2025 PGSD, dikutip dari dokumen yang dibagikan YouTube Kang UY:

JURNAL PEMBELAJARAN MODUL 1

PEMBELAJARAN MENDALAM DAN ASESMEN

"Rancangan Pembelajaran Berdasarkan Prinsip Understanding by Design (UbD)"

A. Latar Belakang

Kurikulum Merdeka menekankan pada pembelajaran yang mendalam (deeper learning) di mana peserta didik tidak hanya sekadar mengetahui, tetapi juga memahami konsep secara utuh dan mampu menerapkannya dalam berbagai konteks.

Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan suatu kerangka kerja perencanaan pembelajaran yang sistematis dan terfokus pada tujuan akhir. Salah satu pendekatan yang paling relevan adalah Understanding by Design (UbD).

Jurnal ini akan mendokumentasikan proses perencanaan dan penerapan pembelajaran IPAS Kelas V SD pada materi "Cahaya dan Sifatnya" menggunakan kerangka kerja UbD, mulai dari perumusan tujuan hingga reeksi pasca-pembelajaran.

B. Konsep Pembelajaran dengan Prinsip UbD

1. Pengertian

Understanding by Design (UbD) adalah sebuah kerangka kerja untuk merancang kurikulum, unit pembelajaran, dan asesmen yang berfokus pada pemahaman dan transfer belajar.

2. Tujuan

- Memastikan bahwa peserta didik mencapai pemahaman yang mendalam dan abadi (enduring understanding), bukan sekadar hafalan fakta.

- Menjadikan proses belajar lebih terarah dan bermakna bagi peserta didik karena mereka tahu tujuan yang ingin dicapai.

- Merancang asesmen yang benar-benar dapat mengukur pemahaman dan kemampuan peserta didik untuk menerapkan pengetahuan dalam situasi nyata.

- Memastikan semua kegiatan, materi, dan strategi pembelajaran yang dipilih secara langsung mendukung pencapaian tujuan pembelajaran.

3. Langkah-langkah Perencanaan Pembelajaran dengan Prinsip UbD

a. Menentukan tujuan

b. Menentukan Asesmen

c. Merancang kegiatan

C. Penerapan Prinsip Understanding by Design (UbD) Pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan sosial (IPAS) Kelas V SD materi Cahaya dan Sifatnya

1. Tujuan Pembelajaran

a. Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu mendeskripsikan bagaimana energi (salah satunya cahaya) memengaruhi benda.

b. Tujuan Pembelajaran: Peserta didik dapat membuktikan dan menjelaskan minimal 4 sifat cahaya.

C. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP): 1) Mengidentifikasi sumber-sumber cahaya, 2) Membuktikan sifat-sifat cahaya, 3) Menyajikan hasil karya.

2. Asesmen

a. Asesmen Awal: Tanya jawab lisan dan kuis singkat di awal pembelajaran

b. Asesmen Akhir: Peserta didik diminta membuat sebuah produk sederhana dan mendemonstrasikannya.

3. Kegiatan Pembelajaran

a. Pendahuluan: Peserta didik diminta membuat sebuah produk sederhana.

b. Inti: Pemberian materi dan mengerjakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).

c. Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini mengenai 4 sifat cahaya.

4. Kesimpulan Penerapan

Penerapan kerangka UbD dalam merancang pembelajaran materi "Cahaya dan Sifatnya" terbukti sangat efektif.

D. Refleksi

1. Refleksi Diri

Secara keseluruhan, pembelajaran berjalan dengan baik. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, yaitu manajemen waktu dan kejelasan instruksi LKPD.

2. Umpan Balik dari Rekan Sejawat

"Perancangan dengan UbD sudah sangat terstruktur. Tujuan, asesmen, dan kegiatannya sangat sinkron." - Ibu Siti, M.Pd

3. Dokumentasi

(Foto saat pembelajaran di kelas)

Baca Juga: Jurnal Modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional PPG 2025

(NSF)