Contoh Jurnal Pembelajaran Sosial Emosional untuk PPG Daljab 2024

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jurnal Pembelajaran Sosial Emosional merupakan salah satu tugas yang dimuat dalam program PPG Daljab. Tugas ini dibuat untuk mengembangkan kompetensi sosial dan emosional yang dimiliki seorang guru atau pendidik.
Harapannya, melalui Jurnal Pembelajaran Sosial Emosional, guru bisa mempelajari sekaligus mengimplementasikannya dalam pembelajaran di kelas. Jadi, guru pun bisa menjadi fasilitator yang baik untuk siswa.
Di samping itu, Pembelajaran Sosial Emosional (SEL) juga dikategorikan sebagai pendekatan yang penting dalam pendidikan modern. Menurut Ricky Avandra, dkk., dalam jurnal Pembelajaran Sosial Emosional terhadap Motivasi Peserta Didik di Sekolah Dasar (2023), pendekatan ini biasanya dilaksanakan melalui kegiatan mendengar, mengobservasi, dan mengitimasi objek tertentu yang diamati oleh siswa.
Dengan begitu, siswa bisa melatih kepekaannya terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di dunia luar. Bagaimana contoh jurnalnya? Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Contoh Jurnal Pembelajaran Sosial Emosional
Dijelaskan dalam jurnal Pembelajaran Sosial Emosional Sebagai Dasar Pendidikan Karakter Anak Usia Dini susunan Reni Ester Berutu, dkk., implementasi Jurnal Pembelajaran Sosial Emosional bisa disesuaikan dengan usia siswa. Materi jurnal tersebut membahas perilaku emosi-sosial yang berhubungan dengan aktivitas sehari-hari.
Sebelum menerapkan jurnal tersebut, guru mesti melakukan perencanaan terlebih dahulu. Kerangka CASEL digunakan untuk mengembangkan kompetensi ini yang meliputi:
Kesadaran diri (self-awareness)
Pengelolaan diri (self-management)
Kesadaran sosial (social-awareness)
Keterampilan relasional (relationship skills)
Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab (responsible decision-making)
Dari kerangka tersebut, guru bisa langsung mengimplementasikannya dalam pembelajaran di kelas. Adapun contoh penulisan jurnalnya yakni sebagai berikut:
1. Kesadaran diri (self-awareness)
Kegiatan: Sesi refleksi awal pembelajaran, di mana siswa diminta menjawab perasaan mereka pada hari ini. Lalu, siswa bisa merefleksikan perasaan mereka setelah selesai pembelajaran.
Tujuan: Meningkatkan kemampuan siswa untuk mengenali dan mengelola emosi mereka sendiri.
2. Pengelolaan diri (self-management)
Kegiatan: Berdoa sebelum dan sesudah belajar
Tujuan: Membantu siswa mampu mengelola emosi, pikiran, dan perilaku secara efektif dalam pelaksanaan pembelajaran.
3. Kesadaran sosial (social-awareness)
Kegiatan: Diskusi kelompok tentang berbagai topik sosial untuk meningkatkan empati dan pemahaman teerhadap perspektif orang lain.
Tujuan: Mendorong siswa untuk memahami dan menghargai perbedaan antar individu.
4. Keterampilan relasional (relationship skills)
Kegiatan: Kegiatan kolaboratif seperti proyek kelompok dan permainan tim yang memerlukan kerja sama dan komunikasi efektif.
Tujuan: Membangun keterampilan komunikasi dan kerja sama yang baik antar siswa.
5. Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab (responsible decision-making)
Kegiatan: Skenario studi kasus di mana siswa harus membuat keputusan berdasarkan situasi yang diberikan dan mendiskusikan pilihan mereka.
Tujuan: Mengajarkan siswa membuat keputusan yang etis dan bertanggung jawab.
Setelah menyusun perencanaan kegiatan di atas, guru bisa menuliskan hasil observasinya di lembar kerja masing-masing. Ia bisa merefleksikan implementasi Pembelajaran Sosial Emosional tersebut dalam pembelajaran di kelas.
Baca juga: LK-2 Jurnal Refleksi PPL PPG Daljab 2023 dan Contohnya
(MSD)
