Konten dari Pengguna

Contoh Kalimat Imperatif dalam Percakapan Sehari-hari

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kalimat imperatif. Foto: Pexels/Andrea Piacquadio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kalimat imperatif. Foto: Pexels/Andrea Piacquadio

Daftar isi

Kalimat imperatif dalam bahasa Indonesia dapat disebut juga kalimat perintah. Contoh kalimat imperatif banyak dijumpai dalam percakapan sehari-hari, petunjuk penggunaan sebuah produk, dan masih banyak lagi.

Kalimat imemperatif bertujuan untuk memerintahkan atau melarang orang lain agar melakukan sesuatu sesuai yang dikehendaki. Kalimat tersebut umumnya digunakan untuk menyampaikan permintaan atau instruksi dengan jelas dan tegas.

Agar lebih paham, simak artikel ini yang membagikan sederet contoh kalimat imperatif!

Contoh Kalimat Imperatif

Ilustrasi contoh kalimat imperatif. Foto: pexels.com/KarolinaGrabowska.

Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kalimat imperatif adalah sebuah kalimat yang bersifat memerintah atau memberi komando, memiliki hak memberi komando, dan bersifat mengharuskan.

Kalimat imperatif juga dapat disebut dengan bentuk perintah untuk kalimat atau verba yang menyatakan larangan atau keharusan melaksanakan perubahan.

Sementara itu, dikutip dari buku Cara Mudah Memahami Teks Prosedur oleh Ade Novita Sari, kalimat imperatif merupakan kalimat yang mengandung perintah atau komando. Kalimat imperatif biasanya bersifat tegas dan langsung, berisi kata kerja dalam bentuk dasar tanpa imbuhan di awal maupun akhir.

Menghimpun Bentuk-bentuk Kalimat Imperatif Sederhana dalam Proses Pembelajaran di SMA Kebakkramat oleh Etty Vivera C. Bekti Rochayati dan beberapa sumber lainnya, berikut ini beberapa contoh kalimat imperatif:

1. Kalimat Imperatif Biasa

Kaliamt imperatif biasa memiliki ciri-ciri, yaitu didukung kata kerja, berintonasi keras, dan menggunakan partikel -lah. Di bawah ini beberapa contohnya:

  1. Gi, aku nanti diajarin, lho!

  2. Pinjam bukumu, Yun!

  3. Fah, pinjam catatanmu.

  4. Ambilah contoh-contoh karya tulis di kantor!

  5. Hapus, cepat!

  6. Ambilkan pensilku!

  7. Bu, jangan!

  8. Cari di tasku!

  9. Fik, cepat kesini!

  10. Kembalikan!

  11. Silahkan masuk ke ruang ujian!

  12. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa membayar biaya pendaftaran terlebih dahulu ke ruangan administrasi.

  13. Kamu tak usah merasa malu!

  14. Mohon perhatian, harap tenang ada ujian.

  15. Silahkan mengambil nomor antrean terlebih dahulu.

  16. Jangan sia-siakan waktumu untuk kegiatan tak bermanfaat.

  17. Belikanlah aku sayur untuk sarapan!

  18. Tolong masukkan baju kotor ke musin cuci!

  19. Tolong cicipilah roti panggang buatanku ini!

  20. Duduklah dengan rapi!

Baca Juga: 17 Contoh Kalimat Berita Kepastian dan Penjelasannya

2. Kalimat Imperatif Permintaan

Kalimat imperatif permintaan adalah kalimat yang berisi suruhan halus. Di bawah ini beberapa contohnya:

  1. Bu, belum jelas!

  2. Bu, Ulfa tidak mau membantu!

  3. Bu, istirahat dahulu, ya!

  4. Jangan mengganggu, ya!

  5. Ini bu, Winardi rame terus!

  6. Dimohon perhatiannya!

  7. Kamu saya minta untuk datang di ruangan saya!

  8. Ku mohon tidak usah membahasnya!

  9. Minta saja absen di ketua kelas!

  10. Mohon disiapkan dulu sebelum memulai pelajaran!

  11. Mohon mematikan ponsel saat berada di dalam masjid!

  12. Mohon para pengunjung untuk menjaga kebersihan di area wisata!

  13. Mohon perhatikan apa yang saya jelaskan!

  14. Mohon turuti saja apa yang Prof bilang!

  15. Ruangan kelasnya mohon dibersihkan sebelum saya masuk!

  16. Saya minta buku yang tadi!

  17. Saya minta maaf, Ibu!

  18. Saya mohon rahasia ini jangan sampai tersebar!

  19. Tolong jangan dibesar-besarkan masalah ini!

  20. Tolong kerja samanya!

  21. Harap ikuti instruksi dengan seksama.

  22. Harap kumpulkan tugas Anda sebelum pulang.

  23. Segera periksa email Anda untuk informasi terbaru.

  24. Tolong ambilkan segelas air putih.

  25. Tolong bantu saya mencari kacamata saya.

  26. Tolong bantu saya mengangkat kotak ini.

  27. Tolong beri tahu saya jika Anda memerlukan bantuan.

  28. Tolong berikan saran untuk perbaikan.

  29. Tolong berikan tanda tangan di dokumen ini segera.

  30. Tolong beritahu saya jika ada perubahan rencana.

  31. Tolong simpan rahasia ini dengan baik.

3. Kalimat Imperatif Ajakan

Kalimat imperatif ajakan umumnya menggunakan penanda kesantunan, seperti ayo, coba, harap, dan hendaknya. Berikut contoh tuturan imperatif ajakan:

  1. Ayo ke perpustakaan!

  2. Ayo istirahat terlebih dahulu!

  3. Nanti aku ajak membayar, ya!

  4. Pelan-pelan saja nulisnya!

  5. Beli es, yuk!

  6. Ayo, bu, pulang.

  7. Coba cicipi!

  8. Aku pusing, ayo ke UKS!

  9. Belajar ke rumahku yuk, Um!

  10. Harap tenang dahulu!

  11. Ajaklah teman-temanmu untuk berolahraga bersama demi kesehatan.

  12. Ajaklah teman-temanmu untuk berpartisipasi dalam kegiatan amal.

  13. Ayo atur ulang jadwal pertemuan agar lebih efisien.

  14. Ayo beri motivasi kepada adik-adikmu untuk belajar dengan giat.

  15. Bantu lingkungan sekolah dengan menjaga kebersihan dan keindahannya.

  16. Bantu timmu dengan memberikan ide-ide kreatif untuk proyek.

  17. Dukunglah teman yang sedang mengalami kesulitan dengan memberikan dukungan moral.

  18. Silakan sampaikan saran-saran konstruktif untuk meningkatkan kualitas proyek.

  19. Tunjukkan rasa hormatmu kepada guru dengan mendengarkan dengan seksama.

  20. Tunjukkan rasa sayangmu kepada keluarga dengan memberikan waktu berkualitas.

  21. Ajaklah keluargamu untuk menghemat penggunaan energi.

  22. Ajaklah teman-temanmu untuk menghadiri acara amal bersama-sama.

  23. Ajarkan adikmu nilai-nilai etika yang baik.

  24. Ayo dukung program edukasi untuk masyarakat sekitar.

  25. Ayo sampaikan pendapatmu secara lugas dan jelas.

  26. Berikan dorongan kepada teman yang sedang mengalami kesulitan.

  27. Berikan kesempatan kepada orang lain untuk berbicara dalam diskusi.

  28. Berikan motivasi kepada teman yang sedang mencari pekerjaan.

  29. Berikan penghargaan kepada tim yang telah bekerja keras.

  30. Dorong rekan kerjamu untuk berpartisipasi aktif dalam proyek.

4. Kalimat Imperatif Pemberian Izin

Kalimat imperatif pemberian izin ditandai dengan pemakaian penanda kesatuan silakan dan biarlah. Di bawah ini contoh kalimat imperatif pemberian izin:

  1. Biarkan aku yang ke sana!

  2. Biarkan aku yang memanjatnya!

  3. Biarkan aku yang menghampirimu!

  4. Biarkan saya sendiri dulu!

  5. Biarlah dia tak tahu bahwa aku begitu menyukainya sejak lama!

  6. Diizinkan bagi para karyawan untuk menggunakan fasilitas-fasilitas kantor yang ada.

  7. Diizinkan bagi para pengunjung untuk membawa perbekalan dari rumah masing-masing.

  8. Dipersilakan bagi penonton untuk berfoto bersama para penampil!

  9. Para pengunjung sekalian, silakan mengantre di loket-loket yang telah disediakan!

  10. Peserta seminar diizinkan untuk mengikuti berbagai seminar yang ditawarkan oleh pihak panitia.

  11. Biarkan air mengalir mengikuti alaminya.

  12. Biarkan anak-anak mengejar impian mereka dengan semangat.

  13. Biarkan bunga-bunga mekar di keindahan musim semi.

  14. Biarkan cinta berkembang di relung hati.

  15. Biarkan cuaca menentukan perjalanan hari ini.

  16. Biarkan keadilan terwujud bagi semua.

  17. Biarkan kebahagiaan bersumber dari dalam dirimu.

  18. Biarkan kebahagiaan merajai setiap momen.

  19. Biarkan keberanian menjadi pemimpin langkah.

  20. Biarkan kebersamaan mempererat hubungan batin.

  21. Biarkan kebijaksanaan mengarahkan keputusan hidup.

  22. Biarkan kebijaksanaan menjadi pemandu dalam perjalanan.

  23. Biarkan kebijaksanaan menjadi penuntun dalam keputusan.

  24. Biarkan kehidupan membentuk karakter sejati.

  25. Biarkan kehidupan mengalir seperti sungai yang tenang.

  26. Biarkan keindahan alam menjadi sumber inspirasi.

  27. Biarkan matahari bersinar di tengah gelapnya malam.

  28. Biarkan mentari menyinari pagi dengan kehangatan.

  29. Biarkan padi tumbuh di sawah tanpa halangan.

  30. Biarkan peluang datang dan pergi sesuai alurnya.

5. Kalimat Imperatif Larangan

Kalimat imperaitf larangan disebut dengan kalimat imperatif negatif. Kalimat ini berisi larangan agar seseorang tak melakukan sesuatu. Berikut contohnya:

  1. Dilarang berkendara tanpa izin atau SIM.

  2. Dilarang mematikan lampu darurat tanpa sebab!

  3. Dilarang membuka pintu darurat kecuali dalam keadaan darurat.

  4. Dilarang menyakiti atau mengganggu hewan liar.

  5. Dilarang menyentuh senjata api tanpa keperluan khusus.

  6. Hindari berbicara terlalu keras di perpustakaan.

  7. Hindari membocorkan rahasia orang lain.

  8. Hindari mengambil foto tanpa izin.

  9. Hindari mengambil tempat duduk yang sudah dipesan.

  10. Hindari meninggalkan barang bawaan di tempat umum.

  11. Hindari menyalakan api di tempat yang tidak diperbolehkan.

  12. Jangan berbicara selama pertemuan penting.

  13. Jangan mematikan alarm kebakaran tanpa alasan.

  14. Jangan membocorkan informasi rahasia perusahaan!

  15. Jangan mencampurkan barang-barang pribadi dengan milik orang lain!

  16. Jangan mengendarai sepeda motor tanpa helm!

  17. Jangan menyentuh barang-barang pribadi orang lain!

  18. Jangan merokok dalam ruangan!

  19. Jangan merusak fasilitas umum!

  20. Jangan merusak tanaman di taman umum!

  21. Larang masuk ke area yang dilarang umum!

  22. Larang membuang sampah di sungai atau laut! Hindari menyentuh benda-benda berharga di toko.

  23. Tidak boleh berenang di kolam renang saat ditutup.

  24. Tidak boleh bermain skateboard di area ramai!

  25. Tidak boleh melempar sampah sembarangan!

  26. Tidak boleh memasuki kantor tanpa izin.

  27. Tidak boleh membuang sampah di jalur kereta.

  28. Tidak boleh mengendarai mobil di area pejalan kaki!

  29. Tidak boleh menggunakan obat-obatan tanpa resep dokter.

  30. Tidak boleh parkir sembarangan di area ini!

6. Kalimat Imperatif Halus

Kaliamt imperatif halus dapat menggunakan kata 'harap', 'tolong', 'mohon', dan 'silahkan'. Selengkapnya, simak contohnya di bawah:

  1. Harap berbicara dengan suara pelan.

  2. Harap berikan perhatian penuh saat rapat.

  3. Harap bersabar selama antrian.

  4. Harap datang tepat waktu.

  5. Harap gunakan bahasa yang sopan.

  6. Mohon bantu jaga ketertiban di kantor.

  7. Mohon berikan saran dengan hati-hati.

  8. Mohon bersikap ramah kepada semua orang.

  9. Mohon jaga kebersihan lingkungan.

  10. Mohon matikan ponsel selama pertemuan.

  11. Mohon mematikan lampu sebelum pergi.

  12. Mohon tidak meninggalkan ruangan tanpa izin.

  13. Mohon tinggalkan sepatu di luar.

  14. Mohon untuk memberikan masukan yang konstruktif.

  15. Mohon untuk tidak mengonsumsi makanan di tempat kerja.

  16. Mohon untuk tidak merokok di area ini.

  17. Silakan berbagi ide Anda.

  18. Silakan duduk dengan nyaman.

  19. Silakan periksa pekerjaan Anda dengan cermat.

  20. Tolong ingatkan jika saya lupa sesuatu.

(NSF)