Contoh Kesepakatan Kelas SD yang Dapat Dijadikan Acuan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika memasuki tahun ajaran baru, para murid harus beradaptasi kembali dengan kelas baru dan sering kali teman baru pula. Demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama, umumnya masing-masing kelas akan membuat kesepakatan di awal pembelajaran.
Kesepakatan ini dibuat bersama setelah berdiskusi dengan seluruh anggota kelas, termasuk wali kelas. Kesepakatan yang telah ditentukan harus ditaati bersama, dan bagi pelanggar akan mendapat konsekuensi.
Hal ini umum dilakukan di berbagai jenjang pendidikan, termasuk di Sekolah Dasar (SD). Lantas, seperti apa contoh kesepakatan kelas SD? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Contoh Kesepakatan Kelas SD
Jenjang pendidikan SD merupakan fase awal seorang anak dalam mengembangkan karakter. Agar proses pembentukkan karakter semakin optimal, diperlukan kedisiplinan. Nilai ini dapat ditanamkan dengan berbagai cara, salah satunya melalui kesepakatan kelas.
Perlu diingat, kesepakatan kelas dapat berubah dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Merujuk dokumen unggahan Jadid Beckham di Scribd, berikut beberapa contoh kesepakatan kelas SD yang dapat dijadikan acuan untuk membuatnya:
Datang tepat waktu
Berdoa sebelum dan sesudah pelajaran
Dilarang makan saat pembelajaran
Aktif dalam kegiatan pembelajaran
Mendengarkan penjelasan dari guru
Meminta maaf jika melakukan kesalahan
Tidak boleh merusak fasilitas sekolah
Jika tidak masuk harus membawa surat izin
Menaati peraturan sekolah
Menghormati guru dan seluruh warga sekolah lainnya
Menjalankan piket sesuai jadwal yang telah ditentukan
Memakai seragam lengkap dengan sopan dan rapi
Menjaga kebersihan lingkungan kelas dan sekolah dengan membuang sampah pada tempatnya
Menerapkan 4 kata ajaib, yaitu maaf, tolong, terima kasih, permisi
Saling menghargai teman dengan segala perbedaannya
Jika berhalangan hadir, beri pemberitahuan dengan seizin dan sepengetahuan orang tua
Memberi bimbingan dan contoh baik untuk adik kelas
Izin ke toilet hanya 1 orang, secara bergantian
Saat istirahat, keluar kelas menggunakan sepatu
Membawa HP hanya jika diperintahkan guru.
Tujuan Kesepakatan Kelas SD
Kesepakatan kelas SD dibuat dengan tujuan membentuk kedisiplinan seluruh anggota kelas. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan seluruh murid dapat lebih tertib dalam menjalani aktivitas di sekolah.
Kesepakatan ini juga diadakan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Maka dari itu, penting bagi setiap kelas untuk membuat kesepakatan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Contoh Konsekuensi Pelanggaran
Murid yang sengaja melanggar kesepakatan sebaiknya diberi konsekuensi. Dengan demikian, seluruh anggota kelas lebih termotivasi untuk taat pada peraturan yang telah disepakati bersama.
Konsekuensi dari pelanggaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan agar tidak memberatkan anggota kelas. Selain itu, sesuaikan pula dengan jenis pelanggaran yang dilakukan. Semakin besar pelanggarannya, semakin berat pula konsekuensinya. Berikut beberapa contoh konsekuensi yang dapat dijadikan acuan:
Peringatan lisan
Pindah tempat duduk
Hukuman menulis
Mendapat waktu tambahan setelah jam pelajaran
Catatan pelangaran
Menyelesaikan tugas tambahan
Penyitaan ponsel
Tugas membersihkan kelas
Penurunan nilai
Denda disiplin
Dikeluarkan dari kelas
Panggilan kepada orang tua
Baca juga: 8 Yel-Yel MPLS 2026 untuk Anak SD yang Seru dan Bikin Semangat
(MFT)
