Contoh Liturgi Natal Lengkap dengan Ayat Alkitabnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh liturgi Natal bisa menjadi referensi bagi umat Kristiani dalam memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Biasanya, kegiatan liturgi Natal dilakukan oleh para jemaat di gereja.
Mengutip buku Dasar-Dasar Liturgi: Seri Katekese Liturgi oleh Komisi Liturgi Keuskupan Agung Semarang, kata liturgi berasal dari bahasa Yunani, yaitu "leitourgia" yang artinya "kerja bersama". Kerja bersama ini mengandung makna peribadatan kepada Allah.
Sementara menurut istilah, liturgi adalah tata ibadah dan perayaan umat secara bersama-sama. Di dalam liturgi itu, terjadi perjumpaan antara Allah dan manusia.
Adapun Natal merupakan hari kelahiran Yesus Kristus yang diperingati dalam tradisi Kristen. Dengan demikian, liturgi Natal dapat diartikan sebagai tata ibadah yang dilakukan pada saat perayaan Natal.
Lantas, seperti apa contoh liturgi Natal? Berikut ini adalah penjelasannya.
Contoh Liturgi Natal
Mengutip laman Gereja Kristen Protestan Bali Kristus Kasih, berikut adalah contoh liturgi Natal yang bisa dijadikan referensi bagi umat Kristiani.
1. Tema
Menjadi Gereja Pembawa Keadilan
2. Subtema
"...maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain." (Matius 2: 12)
3. Persiapan Jemaat
Doa pribadi.
Persiapan Pendeta dan Majelis Jemaat (MJ).
Pemandu pujian dan organis.
Doa bersama di Konsistori.
Gong dibunyikan 7 kali (3+3+1), jemaat bersama-sama berdiri dan MJ keluar dari Konsistori membawa lilin yang menyala sebagai lambang kehadiran atau penampakan Allah.
3. Panggilan Peribadah
MJ: Kesukaan besar telah tersedia untuk manusia Bersukacitalah! Sebab keselamatanmu telah nyata. Seorang Putera telah lahir bagi kita. Dialah jalan damai bagi dunia. Sambutlah Dia dengan pujian yang menggema! Sambutlah Dia dengan tarian! Sambutlah Dia Sang Juruselamat dunia!
4. Bernyanyi Pujian "Gita Sorga Bergema" (Kidung Jemaat 99: 1-2)
Gita sorga bergema: “Lahir Raja Mulia! Damai dan sejahtera turun dalam dunia.”
Bangsa-bangsa bangkitlah dan bersoraklah serta permaklumkan kabar baik: lahir Kristus, terang ajaib
Gita sorga bergema: “Lahir Raja Mulia!”
Yang di sorga disembah, Kristus, Raja yang baka, lahir dalam dunia dan Maria bunda-Nya
Dalam daging dikenal Firman Allah yang kekal, dalam Anak yang kecil nyatalah Imanuel!
Gita sorga bergema: “Lahir Raja Mulia!”
5. Votum dan Salam
Pendeta: Sidang jemaat, Tuhan berkenan hadir dalam Ibadah Natal ini. Sekarang kita berada dihadapan-Nya. Marilah kita merendahkan diri di hadapan Tuhan dan mengaku dengan bersama-sama mengucapkan bahwa:
Pendeta dan Jemaat: Pertolonganku datang dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi. Ia tetap setia untuk selama-lamanya.
Pendeta: Salam sejahtera dari Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus, kepada saudara-saudara.
Jemaat: Salam sejahtera bagi saudara juga.
6. Introitus: Yohanes 1: 14
Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya.
7. Bernyanyi Pujian Hai Mari Berhimpun (Kidung Jemaat 109: 1-2)
Hai mari, berhimpun dan bersukaria! Hai mari semua ke Betlehem!
Lihat yang lahir Raja bala sorga! Sembah dan puji Dia, Sembah dan puji Dia, Sembah dan puji Dia Tuhanmu!
Terang yang ilahi, Allah yang sejati, telah turun menjadi manusia
Allah sendiri dalam rupa insan! Sembah dan puji Dia,
Sembah dan puji Dia dan puji Dia, Tuhanmu!
8. Pembacaan Mazmur 96: 1-13
MJ: Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan
Jemaat: Menyanyilah bagi Tuhan, hai segenap bumi!
MJ: Menyanyilah bagi Tuhan, pujilah nama-Nya!
Jemaat: Kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.
MJ: Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa.
Jemaat: dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib di antara segala suku bangsa.
MJ: Sebab Tuhan maha besar dan terpuji sangat.
Jemaat: Ia lebih dahsyat daripada segala Allah.
MJ: Sebab segala Allah bangsa-bangsa adalah hampa,
Jemaat: tetapi Tuhan-lah yang menjadikan langit.
MJ: Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya,
Jemaat: kekuatan dan kehormatan ada di tempat kudus-Nya.
MJ: Kepada Tuhan, hai suku-suku bangsa,
Jemaat: kepada Tuhan sajalah kemuliaan dan kekuatan!
MJ: Berilah kepada Tuhan kemuliaan nama-Nya,
Jemaat: bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya!
MJ: Sujudlah menyembah kepada Tuhan dengan berhiaskan kekudusan,
Jemaat: gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi!
MJ: Katakanlah di antara bangsa-bangsa: "TUHAN itu Raja!
Jemaat: Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.”
MJ: Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak,
Jemaat: biarlah gemuruh laut serta isinya,
MJ: biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya,
Jemaat: maka segala pohon di hutan bersorak-sorai
MJ: di hadapan Tuhan, sebab Ia datang,
Jemaat: sebab Ia datang untuk menghakimi bumi.
MJ: Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan,
Jemaat: dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.
MJ: Puji Tuhan!
Jemaat: Amin.
9. Doa Pengakuan Dosa
Pendeta: Tuhan Yesus berkata: Berbahagialah orang yang membawa damai karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Tuhan memberi kesempatan kepada kita untuk membawa damai, namun kita sering menciptakan ketidakdamaian.
Oleh karena itu mari kita mengakui dosa kita di hadapan-Nya. Mari kita berdoa:
Tuhan, ampunilah kami atas berbagai kekerasan yang masih terjadi di sekitar kami, ketika kami membiarkan perselisihan tak terselesaikan.
Ampunilah ketika kami menutup telinga atas jeritan mereka yang tersisih dan terluka. Kami menutup mata atas mereka yang teraniaya dan terpuruk. Kami menutup mulut dan tak berbuat apa-apa atas mereka yang menderita dan menjerit memohon belaskasihan.
Tuhan, kiranya rahmat-Mu membuka hati kami untuk menyatakan kasih. Kiranya damai-Mu hadir dalam hati untuk kami bagikan kepada sesama kami. Jadikan kami pembawa damai-Mu. Sehingga kami dapat melaksanakan kehendak-Mu. Dalam Kristus Yesus, Sang Raja Damai, kami memohon. Amin.
Baca juga: 2 Contoh Naskah MC Pembukaan Acara Natal
10. Bernyanyi Pujian Ya Anak Kecil (Kidung Jemaat 105: 1-2)
Ya Anak kecil, ya Anak lembut
Engkau diutus Bapa-Mu dan dari sorga mulia
Kau jadi hamba terendah
Ya Anak kecil, ya Anak lembut
Ya Anak kecil, ya Anak lembut
Segala dosa Kautebus; Kauhantar kami
Umat-Mu, ke haribaan Bapa-Mu,
Ya Anak kecil, ya Anak lembut
11. Berita Anugerah: Yesaya 9: 5
Pendeta: Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
Jemaat: Menyambut dengan berdiri dan saling bersalaman dengan berkata: "Tuhan mengasihi dan mengampuni kita."
12. Petunjuk Hidup Baru: Titus 3: 4-7
Pendeta: Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita, supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal, sesuai dengan pengharapan kita.
13. Bernyanyi Pujian Hai Dunia Gembiralah (Kidung Jemaat 119: 1-2)
Hai dunia, gembiralah dan sambut Rajamu!
Di hatimu terimalah! Bersama bersyukur,
Bersama bersyukur, bersama-sama bersyukur!
Hai dunia, elukanlah Rajamu, Penebus!
Hai bumi, laut, gunung, lembah, bersoraklah terus,
bersoraklah terus, bersorak-soraklah terus!
14. Pewartaan Firman Tuhan
Pembacaan Firman: Kolose 2:3, 4-5, 6-10 "Pelayanan dan Penderitaan Paulus", "Kepenuhan Hidup dalam Kristus"
2:3 sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.
2:6 Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia.
2:7 Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.
2:8 Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.
2:9 Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan,
2:10 dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa.
14. Persembahan: Matius 2:11
MJ: Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
15. Bernyanyi Pujian Alam Raya Berkumandang (Kidung Jemaat 101:1-5)
Alam raya berkumandang oleh pujian mulia;
Dari gunung, dari padang kidung malaikat bergema
Gloria in exelcis Deo! Gloria in exelsis Deo!
Hai gembala, karena apa sambutan ini menggegar?
Bagi Maharaja siapa sorak sorgawi terdengar?
Gloria in exelcis Deo! Gloria in exelsis Deo!
Sudah lahir Juruselamat itu berita lagunya
Puji syukur dan hormat dipersembahkan pada-Nya
Gloria in exelcis Deo! Gloria in exelsis Deo!
Ikutilah, hai gembala, nyanyian sorga yang merdu;
Mainkan suling dan rebana dan bersyukur di hatimu!
Gloria, in excelsis Deo! Gloria, in excelsis Deo!
Mari, kita pun ke sana untuk melihat Putra
Mari, kita persembahkan suara dan hati pada-Nya!
Gloria, in excelsis Deo! Gloria, in excelsis Deo!
16. Penutup
Liturgi Natal diakhiri dengan doa persembahan, nyanyian penutup (Kidung Jemaat 120: 1, 3), doa penutup, berkat, dan prosesi jabat tangan dengan jemaat.
(SFR)
