Konten dari Pengguna

Contoh Modul P5 Kewirausahaan Fase D dan Cara Menyusunnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

 Ilustrasi modul P5 Kewirausahaan. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi modul P5 Kewirausahaan. Foto: Pexels.

Kementerian Pendidikan telah menyediakan modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam berbagai tema dan fase yang dapat disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Modul P5 kewirausahaan fase D dirancang untuk siswa SMP.

Modul P5 diperlukan sebagai pedoman bagi guru dalam melaksanakan kegiatan penguatan profil pelajar Pancasila. Dokumen tersebut berisi tujuan, langkah, rencana pelaksanaan, serta penilaian dari kegiatan atau proyek yang dilakukan.

P5 sendiri merupakan upaya menanamkan keyakinan dan nilai-nilai Pancasila pada siswa agar menjadi generasi muda yang cerdas dan berbudi luhur. P5 diterapkan melalui pembelajaran lintas disiplin ilmu yang dikaitkan dengan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.

Menyusun Modul P5

Dalam menerapkan P5, guru bisa memilih untuk menggunakan modul ajar yang telah disediakan pemerintah atau mengembangkan modul sendiri. Dikutip dari bukel Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila oleh Kemdikbud, ada empat komponen dasar yang perlu diperhatikan oleh tenaga pendidik jika ingin merancang modul P5. Berikut rinciannya:

1. Profil Modul

  • Tema dan topik atau judul modul

  • Fase atau jenjang sasaran

  • Durasi kegiatan

2. Tujuan

  • Pemetaan dimensi, elemen, subelemen profil pelajar Pancasila yang menjadi tujuan projek profil.

  • Rubrik pencapaian berisi rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik (Untuk Pendidikan Dasar dan Menengah).

3. Aktivitas

  • Alur aktivitas projek profil secara umum.

  • Penjelasan detail tahapan kegiatan dan asesmennya.

4. Asesmen Instrumen

  • Pengolahan hasil asesmen untuk menyimpulkan

  • Pencapaian projek profil.

Contoh Modul P5 Kewirausahaan Fase D

Ilustrasi modul P5 Kewirausahaan. Foto: Pexels.

Modul Kewirausahaan fase D dirancang untuk kelas 7 - 9. Pada modul kewirausahaan, peserta didik akan menggali potensi ekonomi di tingkat lokal dan masalah-masalah yang ada untuk menemukan solusinya.

Melalui proyek ini, siswa diharapkan mempunyai kreativitas, menambah wawasan, budaya kewirausahaan, serta mampu melihat peluang di masa depan. Berikut contoh modul P5 Kewirausahaan fase D yang dapat diunduh oleh tenaga pendidik.

Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)

Tema: Kewirausahaan

Jenjang sekolah : SMP

Fase : D

Kelas : 7

Alokasi waktu : 4 Hari

Topik : Pembuatan sabun cuci piring dengan bahan-bahan ramah lingkungan

Tujuan proyek: Membuat sabun cuci piring dengan pewarna ramah lingkungan

Fokus: Akhlak pribadi

Menginternalisasi norma-norma sosial dan agama yang ada sehingga menjadi nilai personal.

Dimensi Profil Pelajar Pancasila:

- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

- Gotong royong

- Bernalar kritis

Asesmen dilakukan sebelum projek dimulai untuk mengukur kompetensi awal peserta didik yang dipakai untuk menentukan kebutuhan diferensiasi peserta didik, pengembangan alur dan kegiatan projek, dan penentuan perkembangan sub-elemen antarfase.

Bentuk asesmen modul kewirausahaan yang digunakan adalah pelaksanaan pembuatan sabun cuci piring dengan bahan-bahan ramah lingkungan, menyajikan informasi (pengemasan produk), rubrik observasi.

Baca Juga: Materi Modul 2.3 Guru Penggerak: Coaching untuk Supervisi Akademik

(GLW)