Contoh Pidato Hari Kesaktian Pancasila Bertema Pandemi COVID-19

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari Kesaktian Pancasila diperingati pada 1 Oktober setiap tahunnya. Ini dilakukan sebagai bentuk pengingat akan kesaktian Pancasila yang tidak pernah luntur meski mendapat ancaman dari berbagai arah.
Mengutip jurnal berjudul Peristiwa G30S/PKI Di Balik Penetapan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 1965 oleh Fitri Yanti, Pancasila telah berkali-kali mendapatkan ancaman dilengserkan dari berbagai golongan yang anti terhadap prinsip-prinsip dan ideologi bangsa. Namun, berkat persatuan dan kesatuan masyarakat Indonesia, Pancasila mampu bertahan sampai sekarang.
Untuk memperingati Hari Kesaktian ancasila, masyarakat Indonesia biasanya melakukan berbagai upacara peringatan. Upacara ini kerap diisi dengan pidato yang membahas tentang semangat juang menjaga Pancasila dan harapan ke depannya.
Contoh Pidato Hari Kesaktian Pancasila
Dikutip dari Channel YouTube SMA Negeri 1 Manggar, berikut contoh pidato Hari Kesaktian Pancasila yang bisa Anda simak.
Teks Pidato
Judul: Tantangan dan Penguatan Ideologi Pancasila di Hati Masyarakat Indonesia Guna Menghadapi Virus Corona
Ciptaan: Helena Nurhayatul Hafifa
Assalamualaikum wr. wb.
Salam sejahtera untuk kita semua, shalom, om swastiastu, namo budaya dan salam kebajikan untuk kita semua.
Puji syukur atas kehadirat Allah SWT karena atas berkat, rahmat, dan ridhonya jualah kita masih bisa melakukan aktivitas kita walaupun di masa pandemi virus corona.
Seperti yang kita ketahui, pancasila adalah ideologi bangsa Indonesia yang memiliki peran penting mengatur moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga, ancaman-ancaman yang datang dari luar dan dalam negeri pun mampu kita cegah dengan sebaik-baiknya. Sebab, pancasila merupakan ideologi yang terbuka bagi segala perkembangan zaman.
Pancasila adalah ideologi bangsa yang mampu mewakili setiap nadi kehidupan dan kegiatan konstitusional. Sehingga, dalam kondisi apapun, bangsa Indonesia mampu mengatasi tantangan, ancaman, bahkan hambatan.
Sejarah telah membuktikan bahwa bangsa Indonesia mampu mengatasi ancaman tersebut. Mulai dari ancaman ideologi seperti pemberontakan G30S/PKI, pemberontakan DI/TII, atau ancaman lainnya yang bersifat sosial, politik dan budaya. Hal ini membuktikan bahwa pancasila memiliki kesaktian.
Sekarang, kita menghadapi ancaman virus yang membuat sebagian dari kita acuh tak acuh akan keberadaannya, tapi mampu memberikan ancaman ke segala hal, yakni pandemi virus corona. Di masa pandemi ini, pancasila mampu memberikan kekuatan kepada masyarakat Indonesia untuk menghadapinya dengan baik.
Yang menjadi masalahnya adalah banyak dari kita masyarakat Indonesia yang belum menanamkan nilai-nilai pancasila di hatinya. Belum sadar akan pentingnya kehadiran pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Lalu bagaimana cara mengimplementasikannya? Mari kita kaji secara lebih mendalam.
Sila Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai sila pertama mengandung nilai-nilai religius yang sangat kuat. Di tengah ancaman virus pandemi corona kita mampu menjalaninya. Hal ini dikarenakan peran kita selalu berpasrah kepada tuhan Yang Maha Esa.
Sungguh, kita manusia merasakan takut, cemas, khawatir akan adanya penyakit di sekitar kita. Tapi kedektan kepada Yang Maha Kuasa mampu membuat kita selalu kuat dan semangat.
Saling tolong menolong dan tenggang rasa kepada sesama sangat diperlukan dalam masa sekarang. Hal ini merupakan perwujudan dari nilai kedua pancasila yakni kemanusiaan yang adil dan beradab.
Di sinilah peran kita untuk tolong menolong antar sesama. Membantu mereka yang terkena dampak sehingga bisa melanjutkan kehidupanya.
Sementara persatuan Indonesia sebagai sila ketiga pancasila menjadi kekuatan bangsa Indonesia untuk bersatu padu, bekerja sama, saling gotong royong satu sama lain untuk menghadapi pandemi ini. Ketaatan kita kepada masyarakat merupakan wujud kesetiaan kita kepada negara dan bangsa. Ini juga merupakan wujud realisasi praktis sila ketiga pancasila.
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam puermusyawaratan perwakilan merupakan nilai dasar sila keempat pancasila yang harus kita jalankan dengan cara menghormati pendapat orang lain, tidak saling menyalahkan, dan mencari solusi terhadap masalah. Bukan malah menambah persoalan yang akhirnya menghambat pencegahan.
Kemudian, menciptakan masyarakat yang adil dan merata dapat diciptakan di negara jika kita mampu mengamalkan nilai kelima pancasila. Bukan hanya pemerintah yang bisa menciptakan keadilan, tapi masyarakat Indonesia juga harus menjaga keseimbangan antara hak dan kewajibannya. Sehingga mampu bersikap adil kepada sesama.
Yang kuat membantu yang lemah dan yang kaya membantu yang miskin. Tentunya hal ini harus didorong oleh usaha pemerintahan, sehingga terciptalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa bangsa Indonesia telah memiliki modal yang kuat untuk menghadapi ancaman dan tantangan pandemi virus corona yakni pancasila. Ideologi bangsa telah terbukti kesaktiannya.
Maka dari itu, marilah kita menerapkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna menghadapi pandemi virus corona. Semoga pandemi ini segera berlalu dan kita bisa melakukan aktivitas seperti dahulu.
Selamat Hari Kesaktian Pancasila. Semoga pancasila mampu membawa Indonesia melewati masa kelam pandemi virus corona ini. Terima kasih atas segala perhatian dan mohon maaf atas segala kekurangan.
Wassalamu’alaikum wr. wb
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Kapan Hari Kesaktian Pancasila diperingati?

Kapan Hari Kesaktian Pancasila diperingati?
Tanggal 1 Oktober setiap tahunnya.
Apa itu Hari Kesaktian Pancasila?

Apa itu Hari Kesaktian Pancasila?
Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober berkaitan dengan peristiwa G30S/PKI yang terjadi pada 30 September 1965. Di hari ini, pancasila menunjukkan kesaktiannya yang tidak mudah diselewengkan oleh berbagai ancaman.
Apa makna dari Pancasila?

Apa makna dari Pancasila?
Makna Pancasila sebagai dasar negara adalah bahwa Pancasila merupakan landasan, acuan, panduan juga pedoman resmi dalam menyelenggarakan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam pengertian ini, Pancasila diposisikan sebagai sumber dari segala sumber hukum, sumber nilai, sumber moral dan lain sebagainya.
