Konten dari Pengguna

Contoh Pidato Maulid Nabi SAW Pendek untuk Lomba di Sekolah

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pidato Maulid Nabi. Foto: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pidato Maulid Nabi. Foto: Pexels.

Acara Maulid Nabi di sekolah biasanya diperingati dengan berbagai kegiatan menarik, salah satunya yaitu lomba pidato. Maka, contoh teks pidato Maulid Nabi SAW pendek dan bermakna pun banyak dicari oleh siswa untuk dijadikan referensi.

Maulid Nabi jatuh setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Islam. Momen ini dianggap penting karena bertepatan dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang diutus oleh Allah SWT untuk membawa rahmat kepada seluruh makhluk.

Umat Muslim di berbagai belahan dunia biasa memperingati momen Maulid Nabi dengan berbagai kegiatan positif. Di Indonesia, peringatannya diwarnai dengan aktivitas bertema keagamaan seperti tausiyah, tablig akbar, pembacaan Al-Qur'an, dan lomba-lomba Islami.

Lomba pidato sering digelar di tingkat sekolah untuk melatih keberanian dan kemampuan public speaking siswa. Jika butuh referensinya, simak contoh teks pidato Maulid Nabi SAW pendek berikut ini.

Contoh Pidato Maulid Nabi Pendek untuk Lomba di Sekolah

Ilustrasi pidato Maulid Nabi. Foto: Pixabay.

Dihimpun dari buku Anti Panik Berbicara di Depan Umum oleh Asti Musman (2018), berikut contoh teks pidato Maulid Nabi yang singkat untuk mengikuti lomba pidato di sekolah:

Contoh Pidato 1

Assalamualaikum wr. wb. Alhamdulillaahilladzi hada naa lihaadaa wama kunna linnah tadia laulaa an hadanallah, asyahdualla illaaha illallah wah dahuu laa syarikalah wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuuluh alladzi laa nabiya ba'da.

Qaalallahu ta'aala fil quraanilkariim a'uudzu billaahi minasy syaitanirrajim bismillaahirrahmaanirrahiim: "laqad kaana lakum fi rasulillaahi uswatun hasanah', shadaqallahul 'adzim ma'nana wallahu a'lam.

Hadirin yang berbahagia,

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT, yang mana pada kesempatan kali ini kita bisa berkumpul dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga acara ini menjadikan sarana diturunkannya hidayah juga taufiknya dari Allah SWT.

Shalawat serta salam semoga tetap terlimpah curah kepada Nabi Muhammad SAW kepada para keluarganya, pada sahabatnya, para tabiin, dan tabi'at, juga mudah-mudahan sampai kepada kita selaku umatnya.

Para hadirin rahimakumullah, Bulan Rabi'ul Awwal adalah bulan di mana Allah SWT telah menakdirkan terlahirnya sosok manusia yang agung melalui rahim ibunda Siti Aminah, yakni Muhammad, tanggal 12 bulan Rabi'ul Awwal, yang mana bulan ini populer dengan sebutan "bulan mulud" karena di bulan ini ada momen hari kelahiran Nabi Muhammad saw. Kalau bahasa Arabnya disebut Maulid Nabi.

Para hadirin rahimakumullah,

Untuk apa kita memperingati Maulid Nabi Muhammad? Untuk menjawab ini, marilah kita telaah kembali firman Allah dalam surah al-Anbiya' ayat 107:

Allah berfirman yang artinya, "Dan tidaklah Kami (Allah) mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk memberi rahmat kepada seluruh alam."

Dari ayat itu jelas bahwa kedatangan Nabi Muhammad SAW adalah untuk memberi rahmat, untuk menebarkan kasih sayangnya ke seluruh alam, baik alam insani (manusia), alam hayawani (binatang), alam nabati (tumbuh-tumbuhan), maupun semua makhluk lainnya. Pendek kata, apa pun yang ada di dunia ini pasti mendapat rahmat atau kasih sayang dari utusan Nabi Muhammad SAW.

Sekarang kita teliti, apakah benar manusia menerima rahmat dari Rasulullah? Untuk menjawab pertanyaaan ini, kita lihat dari sudut politik dan kemasyarakatan. Dari segi politik, perang antarkelompok, permusuhan antar suku, jurang pemisah antara miskin dan kaya sudah membudaya dalam masyarakat jahiliyah.

Kemudian, Islam datang membawa rahmat dengan menjelaskan bahwa nilai manusia bukan terletak pada suku, harta, rupa, kekuatan, maupun lainnya. Tetapi, nilai manusia terletak pada akhlak dan takwanya. Seperti yang ditegaskan dalam firman Allah dalam Alquran surah al-Hujurat ayat 13:

Artinya, "Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui."

Dari ayat ini, Islam menghilangkan permusuhan antarsuku menghilangkan jurang pemisah antara kaum wanita dengan kaum pria, tidak ada lagi si kaya dan si miskin, si pandai dan si bodoh. Dengan demikian, terciptalah masyarakat yang marhamah, masyarakat yang damai, satu sama lain saling hormat-menghormati. Inilah bentuk rahmat yang dibawa Rasulullah.

Sementara itu rahmat lainnya dari segi kemasyarakatan sebelum Islam datang, yang berlaku adalah hukum rimba. Kedisiplinan dan ketaatan pada pemimpin sama sekali tidak dikenal. Padahal, untuk membina masyarakatyang teratur dan tertib amat diperlukan disiplin dan kepatuhan pada pemimpin.

Maka, Islam datang membawa rahmat, memberikan dasar umum bermasyarakat, mengatur hubungan antarindividu,individu dengan masyarakat, antara satu kelompok dengan kelompok lain.

Para hadirin rahimakumulloh,

Demikian uraian saya tentang Maulid Nabi Muhammad untuk mengenal lebih jauh tentang siapa sebenarnya Nabi Muhammad, hadirin dapat menelaahnya dari buku-buku, internet dan sumber-sumber lain yang berkaitan dengan biografi Nabi Muhammad SAW.

Semoga yang sedikit ini dapat kita kembangkan, sehingga kita akan bisa mengambil manfaat yang besar. Akhirul kalam, mohon maaf jika ada salah kata dan kekurangan dalam memberikan penjelasan. Yang benarnya mutlak dari Allah SWT yang salahnya dari kekhilafan diri pribadi saya. Semoga Allah mengampunikita semua. Billahit taufik walhidaayah, wa ridlaa wal inaayah, wassalaamualaikum wr. wb.

Ilustrasi teks pidato Maulid Nabi pendek. Foto: Pexels.

Contoh 2

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Marilah kita panjatkan puji dan syukur kita kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan nikmat-Nya kepada kita semua, sehingga kita bisa berkumpul di tempat yang mulia ini.

Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah membebaskan kita dari zaman jahiliah menuju zaman yang penuh dengan ilmu pengetahuan, dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang seperti sinar matahari.

Tanggal 12 bulan Rabiul Awwal merupakan hari dilahirkannya seorang yang paling mulia di dunia ini, ia adalah Nabi Muhammad SAW. Sebagai seorang muslim yang baik sudah menjadi keharusan bagi kita semua untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW dan mengambil hikmah dari kelahiran sang kekasih Allah.

Hari ketika dilahirkan Nabi Muhammad SAW dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa alam semesta ikut bergembira, langit teduh, bumi sejuk, dan seluruh pohon-pohon berbuah dengan sempurna.

Kelahiran Nabi Muhammad SAW bukan saja menjadi kebahagiaan bagi seluruh alam, akan tetapi juga kebahagiaan seluruh makhluk di muka bumi. Beliau adalah khataman nabiyyin yang bagaikan nurun fauqa kulli atau cahaya di atas cahaya dan basyarun lakal basyari, manusia tidak seperti manusia).

Hikmah yang dapat kita petik dari adanya peringatan Maulid Nabi adalah kita kembali mengingat bahwa Nabi Muhammad SAW sebagai panutan kita. Jadi, sudah seharusnya kita terus berusaha meniru akhlak nabi untuk dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagaimana Allah Swt. berfirman di dalam Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 31. Allah SWT berfirman artinya, "Katakanlah (Muhammad), 'Jika kamu mencintai Allah ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.' Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang”.

Dengan mengenang Maulid Nabi, marilah kita kaum muslimin untuk senantiasa mengikuti akhlak Rasulullah SAW, agar kita mendapatkan rida dan ampunan dari Allah SWT, sebagaimana telah tertera dalam ayat tersebut.

Demikian pidato singkat ini, mohon maaf atas kesalahan yang tidak disengaja terucap. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Contoh 3

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah Swt yang telah memberikan kita kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul di sini. Shalawat dan salam kita curahkan kepada Nabi Muhammad SAW, penuntun kita dari kegelapan menuju terang benderang.

Pada kesempatan ini, izinkan saya menyampaikan sedikit tentang sifat-sifat terpuji Rasulullah saw. Dalam Al-Qur'an, Allah telah menjadikan Rasulullah sebagai teladan terbaik. Meskipun kita tidak dapat meniru seluruh sifat beliau secara sempurna, kita bisa menjadikannya acuan dalam perilaku kita sehari-hari.

Salah satu sifat utama Rasulullah adalah kejujuran. Kejujuran memudahkan kita diterima di masyarakat dan juga penting dalam berperilaku terhadap diri sendiri. Kejujuran adalah cermin akhlak yang baik dan harus menjadi standar dalam hidup kita.

Marilah kita sambut peringatan Maulid Nabi dengan penuh rasa syukur, dan terus berusaha meningkatkan iman serta akhlak kita. Semoga Allah memudahkan segala urusan kita dan menambah rezeki serta taqwa kita.

Demikian pidato singkat ini, mohon maaf atas kekurangan, dan jazakumullah khairan katsiran. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Baca Juga: 5 Puisi Maulid Nabi Pendek dan Penuh Makna

(GLW)