Contoh Pohon Harapan MPLS dan Cara Membuatnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kerap diisi dengan berbagai program literasi yang menumbuhkan semangat belajar siswa baru. Salah satu kegiatan MPLS yang populer dilakukan adalah membuat pohon harapan.
Melalui media pohon harapan, siswa dapat menuliskan cita-cita dan harapan selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Simak contoh pohon harapan MPLS dan cara membuatnya berikut ini!
Konsep Pohon Harapan dalam MPLS
Menurut buku Program Gerakan Literasi Sekolah (2023) oleh Rimuf Onec, konsep pohon harapan adalah siswa menulis harapan, impian, atau cita-cita pada selembar kertas, kemudian ditempel pada pohon buatan. Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat belajar menyusun harapan dan menghargai proses pertumbuhan diri.
Kegiatan membuat pohon harapan ini juga memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan yang perlu dipahami sekolah sebelum menerapkannya, di antaranya:
Kelebihan: Memotivasi siswa dalam merefleksikan tujuan belajar serta mendorong pertumbuhan dan perkembangan pribadi siswa baru.
Kekurangan: Interpretasi makna harapan yang luas sehingga sulit diukur dan dievaluasi.
Contoh Bentuk Pohon Harapan
Ada beberapa bentuk pohon harapan yang dapat disesuaikan dengan ketersediaan waktu, dana, dan ruang di sekolah, yaitu:
Pohon Kertas Dinding: Batang pohon dibuat dari karton cokelat dan ditempel di dinding kelas. Harapan siswa ditulis pada kertas berbentuk daun atau buah.
Pohon Ranting Asli: Menggunakan ranting kering yang ditancapkan pada pot berisi pasir atau batu. Kartu harapan digantung menggunakan tali rami.
Pohon Cap Jari: Batang pohon digambar di kanvas, sementara daun dibuat dari cap jempol siswa menggunakan tinta warna-warni.
Cara Membuat Pohon Harapan
Mengacu pada tutorial di kanal Youtube SD Imam Syuhodo dan sumber lainnya, berikut alat, bahan, dan langkah pembuatan pohon harapan versi dinding dan versi ranting asli yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekolah.
Cara Membuat Pohon Harapan Versi Dinding
Versi ini paling mudah dilakukan secara berkelompok di dalam kelas dan tidak memakan banyak tempat.
Alat dan Bahan
Kertas karton warna cokelat untuk membuat batang pohon.
Kertas origami untuk dijadikan daun harapan.
Spidol warna untuk menuliskan harapan siswa.
Double tape untuk menempelkan pola pada dinding.
Langkah Pembuatan
Gambar pola batang pohon beserta cabang pada karton cokelat berukuran besar.
Gunting pola batang, lalu tempelkan pada dinding kelas menggunakan double tape.
Gunting kertas origami berbentuk daun, lalu bagikan kepada setiap siswa.
Arahkan siswa menuliskan nama dan harapan mereka pada daun yang telah dibagikan.
Minta siswa menempelkan daun harapan pada cabang pohon yang telah disediakan.
Cara Membuat Pohon Harapan Versi Ranting Asli
Versi ini cocok diletakkan di sudut ruangan kelas, meja guru, atau area lobi sekolah sebagai pajangan.
Alat dan Bahan
Ranting kering yang bercabang banyak dan sudah dibersihkan.
Pot bunga sebagai wadah untuk menegakkan ranting.
Batu koral yang akan diisikan ke dalam pot agar ranting berdiri kokoh.
Kertas tebal untuk bahan kartu harapan.
Tali rami untuk gantungan kartu harapan.
Pembolong kertas untuk melubangi bagian atas kartu.
Langkah Pembuatan
Masukkan ranting kering ke dalam pot, lalu isi dengan batu koral hingga padat agar ranting berdiri tegak.
Potong kertas tebal menjadi ukuran kecil berbentuk daun atau bintang.
Lubangi bagian atas setiap kartu menggunakan pembolong kertas.
Masukkan tali rami ke dalam lubang kartu, lalu ikat ujungnya agar membentuk gantungan.
Bagikan kartu kepada siswa untuk dituliskan harapannya, lalu gantungkan pada ranting pohon.
Baca Juga: 5 Cara Menumbuhkan Karakter Anak agar Siap MPLS
(FHK)
