Contoh Rumus Kimia Garam Lengkap dengan Sifat yang Dihasilkan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Garam merupakan salah satu senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion). Dalam ilmu kimia, ada berbagai jenis garam yang masing-masing memiliki rumus kimianya sendiri.
Mengutip buku Asam, Basa, dan Garam di Lingkungan Kita karya M. Yusnita, garam terbentuk akibat adaya reaksi antara asam dan basa. Hasil reaksi asam dan basa menghasilkan suatu zat bersifat netral, yaitu garam. Reaksi antara asam dan basa ini dikenal dengan istilah reaksi penggaraman.
Dalam kehidupan sehari-hari, hasil reaksi penggaraman banyak dimanfaatkan di bidang pangan, pertanian, dan kesehatan. Salah satu hasil reaksi penggaraman yang sering dijumpai adalah garam dapur (NaCl).
Selain garam dapur (NaCl), ada berbagai jenis garam dan rumus lain yang dihasilkan dari reaksi penggaraman. Simak beberapa contoh rumus kimia garam beserta sifatnya dalam ulasan berikut ini.
Sifat Garam
Sebelum membahas rumus kimia, perlu diketahui bahwa setiap reaksi penggaraman akan menghasilkan sifat garam yang berbeda-beda, tergantung dari asam dan basa pembentuknya.
Berdasarkan tulisan dalam buku Kimia 1 SMP Kelas VII terbitan Yudhistira Ghalia Indonesia, berikut adalah beberapa sifat garam berdasarkan kandungan asam dan basanya.
Campuran asam kuat dengan basa kuat akan menghasilkan garam yang sifatnya netral.
Campuran asam kuat dengan basa lemah akan menghasilkan garam yang bersifat agak asam.
Campuran asam lemah dengan basa kuat akan menghasilkan garam yang bersifat agak basa.
Contoh Rumus Kimia Garam dan Sifatnya
1. Natrium klorida (NaCl)
Natrium klorida lebih dikenal dengan sebutan garam dapur. Jenis senyawa ini terbentuk dari reaksi asam kuat asam klorida (HCl) dengan basa kuat natrium hidroksida (NaOH), sehingga garam yang dihasilkan bersifat netral. Berikut rumus kimianya.
HCl (aq) + NaOH (aq) = NaCl (aq) + H2O (l)
asam kuat basa kuat garam netral
2. Amonium klorida (NH4Cl)
Amonium klorida merupakan garam kristal putih yang sangat mudah larut dalam air. Senyawa ini seringkali digunakan sebagai bahan tambahan dalam obat batuk.
Amonium klorida terbentuk dari asam kuat (HCl) dengan basa lemah (NH4OH), sehingga garam yang dihasilkan bersifat asam. Berikut rumus kimianya.
HCl (aq) + NH4OH (aq) = NH4Cl (aq) + H2O (l)
asam kuat basa lemah garam bersifat asam
3. Natrium asetat (CH3COONa)
Natrium asetat adalah garam natrium dari asam asetat yang sering digunakan sebagai bahan pengawet. Natrium asetat terbentuk dari reaksi antara asam lemah asam asetat (CH3COOH) dengan basa kuat natrium hidroksida (NaOH), sehingga garam yang dihasilkan bersifat basa. Berikut rumus kimianya.
CH3COOH (aq) + NaOH (aq) = CH3COONa (aq) + H2O (l)
asam lemah basa kuat garam bersifat basa
Frequently Asked Question Section
Apa nama kimia dari garam dapur?

Apa nama kimia dari garam dapur?
Nama kimia garam dapur adalah Natrium Klorida (NaCl)
Apa manfaat Amonium klorida?

Apa manfaat Amonium klorida?
Amonium klorida adalah garam asam yang sering digunakan sebagai bahan tambahan dalam obat batuk.
Apa kegunaan natrium asetat?

Apa kegunaan natrium asetat?
Natrium asetat adalah garam natrium dari asam asetat yang sering digunakan sebagai bahan pengawet.
(AAA)
